Olahraga

Fakhri Bantah Borneo Menang karena Skuat Persikabo Dilanda Covid-19

Saat kalah 0-2 dari Borneo FC di pekan ke-23 Liga 1 2021, Tira Persikabo memang tak bisa diperkuat delapan pemain karena terpapar covid-19.

Fakhri Bantah Borneo Menang karena Skuat Persikabo Dilanda Covid-19
Fakhri Husaini bakal melakukan rotasi saat Tim Nasional Indonesia U-19 melakoni laga uji coba kedua kontra Iran tengah pekan mendatang. (ANTARA FOTO/Nova Wahyud)

AKURAT.CO, Pelatih Borneo FC, Fakhri Husaini, membantah anggapan bahwa kemenangan pasukannya atas Tira Persikabo dicapai dalam pertarungan tak seimbang. Anggapan ini muncul karena Tira Persikabo tidak dalam kekuatan seutuhnya.

Dia menegaskan menaruh respek tinggi terhadap tim mana pun. Saat kalah 0-2 dari Borneo FC di pekan ke-23 Liga 1 2021, Tira Persikabo memang tak bisa diperkuat delapan pemain karena terpapar covid-19.

Untuk itu, Fakhri Husaini angkat bicara soal kondisi yang terjadi. Dia menilai tidak adil jika ada yang menyebut Borneo FC menang beruntung karena tampil full team.

baca juga:

"Saya taruh respek ke semua tim, bahwa ada yang kena covid bukan hanya Persikabo tapi kami juga. Bahkan pemain yang sudah disiapkan untuk starter terpaksa diganti," kata Fakhri.

"Ketika laga dimainkan diskusi soal respek tak ada lagi karena semua sudah siap turun. Kami tidak cari keuntungan karena tim lawan banyak pemainnya sakit, saya junjung tinggi sportivitas, jadi jangan sekali-kali katakan kemenangan kami adalah karena hadapi tim yang gak bisa turun full team, itu sama saja meremehkan kerja keras pemain kami," tegasnya.

Prokes Ketat Borneo FC

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 tersebut mengatakan penyebaran covid-19 memang masih tinggi. Karenanya, tim wajib memproteksi para pemain agar bisa meminimalisir penyebaran sehingga tetap bisa bertanding.

"Soal PCR mandiri, Borneo FC adalah klub pertama yang lakukan itu sebelum tim lain. Setiap ada indikasi, kami lakukan PCR buat meyakinkan dan itu sebagai bentuk keseriusan manajemen menangani tim," jelas Fakhri Husaini.

"Kami juga jalankan prokes buat pemain dengan standar tinggi. Ini virus bisa terjadi, ada beberapa pemain kami juga kena tapi tak sebanyak klub lain. Kalau soal tunda atau tidaknya pertandingan, itu kewenangan LIB. Saya pelatih hanya menjalankan tugas dan saya harap tidak ada tim yang kena covid," tuntasnya.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com