Olahraga

Fajar/Rian Kalah karena Sering Bikin Kesalahan di Poin Kritis

Fajar Alfian/Rian Ardianto gagal menyumbangkan poin di partai kedua ketika menghadapi Lee Yang/Wang Chi Lin.


Fajar/Rian Kalah karena Sering Bikin Kesalahan di Poin Kritis
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Rian Ardianto ketika bertanding di Piala Thomas & Uber 2020. ()

AKURAT.CO, Fajar Alfian/Rian Ardianto gagal menyumbangkan poin di partai kedua ketika menghadapi Ketika menghadapi Lee Yang/Wang Chi Lin. Pasangan ganda putra Indonesia itu mengalami kekalahan karena sering melakukan kesalahan di poin-poin kritis.

Dalam pertandingan kedua Piala Thomas & Uber 2020 itu, Fajar/Rian berpeluang untuk merebut set pertama sebenarnya. Namun ketika unggul dengan skor 26-25 di set pertama, mereka membuat kesalahan.

Sayang kesalahan sendiri, termasuk servis Rian yang tidak masuk, menggagalkan mereka merebut gim pertama. Memang Fajar/Rian mampu memaksakan pertarungan hingga tiga gim, namun akhirnya mereka menyerah kalah dengan skor 26-28, 21-16, 14-21 selama 64 menit.

"Sayang kita sudah memimpin tapi karena kesalahan di poin-poin kritis gim pertama, kami jadi kalah," aku Rian usai pertandingan, dalam rilis dari PBSI yang diterima Akurat.co.

"Di set pertama sempat unggul saat setting. Namun kami kurang berani. Sayang kalah di gim pertama," lanjut Fajar.

Fajar/Rian pun gagal memperbesar keunggulan Indonesia atas Chinese Taipei dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup A kejuaraan Piala Thomas 2020 dalam laga yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Rabu (13/10) siang. Skor pun menjadi 1-1

.Gim pembuka memang berjalan sengit. Terjadi kejar-kejaran angka. Fajar/Rian tidak gentar menghadapi pasangan peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 yang kini menduduki rangking 3 BWF tersebut. Bahkan, mereka mampu memaksakan setting.

"Tadi sayang saya melakukan kesalahan di poin penting. Tiga kali servis saya tidak sampai. Padahal di pertandingan penting dan menentukan tidak boleh terjadi. Ini yang harus dievaluasi," ujar Rian.

Sementara di gim kedua, permainan pasangan peraih medali perak Asian Games 2018 ini terus berkembang. Mereka bisa mengeluarkan permainan terbaik dan semua pola permainannya keluar.

Setelah sempat ketinggalan 10-11 di interval kedua, Fajar/Rian bisa menambah angka.Pasangan ini bisa unggul dan memimpin terus. Fajar/Rian bisa lebih nyaman. Mereka pun bisa unggul. Pengembalian Wang yang nyangkut net, menutup gim kedua dengan 21-16 bagi keunggulan wakil Indonesia.

"Di gim kedua, kami bisa mengatur strategi dan bisa enak bermain. Irama permainan pun bisa kita atur," sebut Fajar.

Pada gim ketiga, permainan Fajar/Rian kembali tertekan. Pola permainan kembali dipegang lawan. Start gim ketiga juga sudah dikuasai lawan.

"Gim ketiga kita lambat start. Permainan langsung dipegang lawan. Meski bisa menyusul tetapi poinnya sudah terlampau jauh. Susah untuk mengejarnya," kata Rian.[]