Olahraga

Fajar: Kami Mau Upgrade Medali, Kalau Bisa yang Paling Tinggi

Fajar: Kami Mau Upgrade Medali, Kalau Bisa yang Paling Tinggi
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Hendra Setiawan/Fajar Alfian, ketika bertanding menghadapi Ben Lane/Sean Vendy di perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 di Tokyo, Jepang, Jumat (26/8). (PBSI)

AKURAT.CO, Jalan pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, untuk merebut gelar juara dunia pertama mereka semakin terbuka di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Setidaknya mereka saat ini sudah menembus semifinal selepas mengalahkan wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy.

Masuk ke semifinal saja sudah memastikan pasangan ranking lima dunia itu setidaknya mendapat perunggu. Namun demikian, kali ini Fajar/Rian berniat untuk mendapatkan pencapaian yang lebih lagi, yakni gelar juara.

"Kita sudah memastikan medali, tapi tidak mau cukup sampai di sini. Kita mau upgrade medali kalau bisa sampai yang paling tinggi. Semoga di setiap pertandingan kita bisa mengeluarkan permainan yang terbaik dan meraih kemenangan lagi," kata Fajar sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

baca juga:

Menghadapi Lane/Vendy di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Jumat (25/8), Fajar/Rian menang dengan skor 21-11 dan 21-16. Mereka menang dengan pertandingan yang relatif lancar dengan durasi 29 menit.

"Pertama mengucap alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan diberikan kemenangan. Hari ini kita diuntungkan dengan kondisi lapangan yang menang dan kalah anginnya cukup terasa. Berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya," kata Fajar.

"Di gim pertama kita posisinya menang angin dan sangat nyaman untuk bermain menyerang. Di gim kedua karena kita sudah menang di gim pertama, jadi bisa lebih rileks dan menikmati pertandingan."

Kejuaraan Dunia tahun ini adalah yang keempat bagi Fajar/Rian sejak partisipasi pertama pada 2018. Mereka mengulangi capaian 2019 di mana Fajar/Rian ketika itu sampai ke semifinal namun kalah dari senior mereka, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Sayangnya, kisah tersebut terulang lagi kali ini karena Fajar/Rian akan kembali menghadapi Hendra/Ahsan di semifinal, besok. Mereka bersiap untuk mengubah kisah karena sepanjang tahun Fajar/Rian menunjukkan tren positif dengan lolos ke tujuh final dan tiga gelar.

“Untuk besok kita tidak mau lengah lagi karena di tahun 2019 kita kalah melawan Ahsan/Hendra, senior kita, di semifinal. Kita coba tetap fokus, mempersiapkan diri, menjaga kondisi," kata Rian.[]