Ekonomi

Faisal Basri: Pemerintah Jangan Ambil Sosok Politisi untuk Urus Badan Pangan Nasional!

Faisal Basri mengatakan figur kepemimpinan BPN jangan lagi berasal dari kalangan partai politik


Faisal Basri: Pemerintah Jangan Ambil Sosok Politisi untuk Urus Badan Pangan Nasional!
Ekonom Senior INDEF, Faisal Basri (AKURAT.CO/Andoy)

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membentuk satu badan baru di bidang pertanian yaitu Badan Pangan Nasional (BPN). 

Pembentukan BPN ini ditandai dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional sejak 29 Juli 2021 lalu.

Ekonom Senior Indef Faisal Basri mengatakan figur kepemimpinan BPN jangan lagi berasal dari kalangan partai politik.

Meski memang kedepan Faisal Basri melihat BPN tak bakal terlalu bertaring, karena masih banyak ego sektoral dalam kebijakan pangan. Faisal Basri pun menekankan agar urusan pangan harus dijauhi dari kepentingan partai politik.

"BPN itu enggak boleh diisi figur politik, tak bisa berafilifasi partai politik, ini harus bebas dari kepentingan partai. Jangan dipilih pengurus partai lah," serunya saat webinar yang digelar Indef, Senin (30/8/2021).

Menurutnya sosok yang cocok untuk memimpin BPN sudah memiliki kiprah cukup lama di dunia pangan dengan keilmuan yang dalam.

"Figur yang cocok untuk Ketua BPN yaitu yang sudah memiliki darah pangan, orang yang sudah panjang makan asam garam di dunia pangan. Kemudian punya latar belakang ilmu yang dalam. Selain itu juga punya pengalaman praktik sebagai perumus kebijakan, dan punya wawasan yang luas," ungkap Faisal.

Sosok itu menurut Faisal salah satunya adalah Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria yang menurutnya sudah berpengalaman di dunia pangan.

" Sosok itu tidak jauh-jauh dari kita, Prof Arif Satria. Jadi fitur paling lengkap dan belum uzur, belum tua," jelasnya.