News

Fahmi Idris Orang Baik yang Perfeksionis, Yusril Ihza Banyak Berhutang Budi

Fahmi Idris menghembuskan nafas terakhir Minggu pagi di RS Medistra Jakarta.


Fahmi Idris Orang Baik yang Perfeksionis, Yusril Ihza Banyak Berhutang Budi

AKURAT.CO, Doa dan duka disampaikan banyak tokoh mengiringi kepergian politikus senior Golkar yang juga mantan Menteri Perindustrian era Presiden SBY, Fahmi Idris. 

"Innalillahi wainnailaihirojiun. Beliau orang baik yang perfeksionis. Semoga almarhum Prof Dr Fahmi Idris diterima Iman Islamnya oleh Allah SWT," tulis Agun Gunandjar Sudarsa, rekan almarhum di Partai Golkar, dikutip dari akun Twitternya @kangagun.

Agun mengenang cerita dirinya mendampingi almarhum saat menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar MPR.

baca juga:

"Saya di MPR RI mendampingi beliau, saat itu Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI di awal-awal Reformasi tahun 1999-2004," ujarnya.

Ucapan duka juga disampaikan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra. Yusril mengatakan dirinya banyak berhutang kepada almarhum.

"Tak pernah putus mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dan kebaikan kepada beliau. Saya adalah salah seorang yang banyak berhutang budi kepada Pak Fahmi," kata Yusril Ihza.

Yusril menilai sosok Fahmi Idris adalah telada. Baginya dalam berjuang dan menuntut ilmu.

"Beliau juga dikenal sebagai pengusaha yang sukses," ujarnya.

Bahkan, sepanjang hidupnya beliau tak henti-henti nya membantu orang yang susah.

"Membantu mahasiswa yang tak mampu membayar uang kuliah dan mendorong setiap orang untuk maju," ucapnya. Pada kesempatan itu, Yusri juga mendoakan agar Fahmi Idris.

"Atas segala kekhilafan dan menerima amal kebajikannya, serta memasukkan Pak Fahmi ke dalam surga Jannatun Naim," tutupnya.

Fahmi Idris berpulang hari ini, Minggu (22/5/2022) pukul 10.00 WIB di RS Medistra, Jakarta.

Kabar duka disampaikan oleh sang putri, Fahira Idris melalui akun Twitter resminya, @fahiraidris,.

Fahmi Idris lahir di Jakarta, 20 September 1943. Dia sempat dipercaya Presiden Habibie menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Mei 1998 sampai Oktober 1999.

Berlanjut di Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Fahmi Idris kembali ditunjuk di posisi yang sama. Tepatnya pada Oktober 2004 sampai Desember 2005.

Kemudian politisi Golkar itu direshuffle Menjadi Menteri Perindustrian pada Desember 2005 hingga 2009.

Fahmi Idris diketahui merupakan putra dari pasangan Minangkabau. Ia menghabiskan masa kecilnya di Kenari, Jakarta Pusat.[]