News

Fahira: Waspadai Kampanye dan Propaganda LGBT di Platform Media Sosial

Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Jakarta, Fahira Idris, meminta keluarga masyarakat Indonesia untuk mewaspadai propaganda dan kampanye LGBT di tanah air.


Fahira: Waspadai Kampanye dan Propaganda LGBT di Platform Media Sosial
Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Fahira Idris (Screenshot/Instagram/Fahiraidris)

AKURAT.CO, Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Jakarta, Fahira Idris, meminta masyarakat Indonesia untuk mewaspadai propaganda dan kampanye LGBT di tanah air. Sebab propaganda dan kampanye LGBT digambarkan sebagai sesuatu yang wajar itu kini telah bertebaran di berbagai platform media sosial. 

"Dengan kemajuan teknologi informasi yang luar biasa ini, kampanye atau propaganda bahwa praktik LGBT adalah sesuatu yang wajar bertebaran di berbagai platform. Ini sudah menjadi sebuah kampanye global. Untuk itu kita harus terus waspada, jaga diri dan keluarga,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (11/5/2022). 

Dia mengungkapkan, di banyak negara upaya pihak-pihak tertentu mempromosikan LGBT dengan pesan utama menyukai sesama jenis dan perilaku seks menyimpang adalah hal yang wajar, terutama kepada remaja sangat gencar. Termasuk di Indonesia. 

baca juga:

Tetapi, sebagian besar dari kita tidak menyadarinya karena memang kampanye tersebut menggunakan berbagai platform populer. Terutama melalui media internet yang dikemas melalui konten-konten populer. Bahkan ada beberapa yang mengemasnya lewat media populer yang disukai anak dan remaja misalnya film, musik, bahkan lewat komik dan animasi.

Namun, lanjut Fahira, Indonesia berbeda dengan beberapa negara di dunia yang saat ini tidak mempersoalkan LGBT. Justru melegalkan pernikahan sejenis walau sebelumnya negara-negara tersebut melarang keras praktik LGBT. 

"Untuk itu, jangan coba-coba melakukan propaganda agar bangsa ini mengubah pandangan agama, tatanan sosial, etika, norma dan nilai untuk beradaptasi atas praktik LGBT, karena sudah pasti akan mendapat penolakan keras," ungkapnya. 

Terkait konten pasangan LGBT yang tayang di youtube milik Deddy Corbuzier, Fahira mengatakan, banyak pihak yang menilai bahwa tayangan tersebut termasuk bentuk kampanye dan propaganda agar LGBT dianggap sebuah hal yang lumrah dan wajar.

Dia menegaskan, dirinya tidak mengetahui persis seperti apa pemahaman Deddy Corbuzier tentang kerasnya penolakan umat baik tentang praktik LGBT itu sendiri maupun kampanye atau propaganda nya. 

"Sebagai orang cerdas harusnya dia paham bahwa konten seperti ini akan mendapat protes keras. Namun, terlepas dari itu semua, tentunya kita apresiasi yang bersangkutan sudah meminta maaf dan men-take down videonya,” tutupnya.[]