News

Fadli Zon Sebut Tragedi Kanjuruhan Sita Perhatian Delegasi P20

Fadli Zon Sebut Tragedi Kanjuruhan Sita Perhatian Delegasi P20
Ketua BKSAP DPR Fadli Zon menjadi pembicara dalam Diskusi Dialektika Demokrasi di Media Center, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9). Diksusi mengangkat tema (Sopian)

AKURAT.CO, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon menuturkan bahwa tragedi berdarah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang turut menjadi perhatian para delegasi Parliamentary Speakers Summit (P20). 

Menurut dia, para delegasi banyak yang menyampaikan rasa belasungkawa atas insiden yang menewaskan kurang lebih 125 suporter itu. 

"Hampir semua memberikan condolences (perhatian mendalam). Barusan saya makan siang dengan Ketua Parlemen Inggris (Sir Lindsay Harvey Hoyle), dia juga memberikan ucapan duka cita yang mendalam," kata Fadli Zon kepada awak media di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, dikutip Kamis (6/10/2022). 

baca juga:

Menurut dia, ucapan belasungkawa dari negara Inggris sangat berpengaruh, mengingat negara dengan Ibukota London itu, menjadi salah satu pusat permainan sepakbola dunia. 

Adapun, kata Fadli, ucapan duka cita turut hadir dari negara lain, namun tragedi berdarah seperti yang terjadi Kanjuruhan tidak pernah terjadi di negara manapun. 

"Sangat tragis. Apalagi Inggris merupakan salah satu pusat permainan olahraga sepak bola dunia, dan di situ tidak pernah ada kejadian yang luar biasa seperti ini," ujar Politikus Gerindra itu.

"(Tragedi berdarah di Kanjuruhan) tidak perlu sama sekali (terjadi), unnecessary tragedy," tandasnya.

Sebagai informasi, pemerintah memutuskan membentuk TGIPF berisi gabungan dari berbagai organisasi dan kementerian. TGIPF dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD bersama Menpora Zainuddin Maliki dan unsur-unsur masyarakat, organisasi suporter hingga mantan pemain timnas Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Zainuddin Amali menargetkan, penanganan kasus tragedi Kanjuruhan selesai dalam dua pekan. Dia memastikan pihak yang terlibat pidana dalam tragedi tersebut akan ditindak tegas.

"Intinya kita akan mau kerja secara transparan dan akuntabel serta secepat-cepatnya. Jadi malam ini baru itu yang kita sampaikan dan rapatkan," katanya.[]