News

Fadli Zon: Presiden Jokowi Perlu Dibantu Orang yang Kompeten di Bidangnya

Fadli Zon menilai, Jokowi perlu dibantu orang-orang kompeten, sehingga persoalan-persoalan yang menjadi prioritas saat ini bisa segera diselesaikan.


Fadli Zon: Presiden Jokowi Perlu Dibantu Orang yang Kompeten di Bidangnya

AKURAT.CO, Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju sudah mencuat belakangan ini, namun belum ada kepastian kapan akan dilakukan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu dibantu orang-orang yang kompeten di bidangnya. Sehingga persoalan-persoalan yang menjadi prioritas saat ini bisa segera diselesaikan.

"Sebenarnya Presiden ini harus dibantu di dalam memikirkan ini, karena orang yang pintar sekalipun, itu sangat ditentukan oleh orang yang berada di sekelilingnya dan itu menurut saya," ujar Fadli dalam diskusi daring, Sabtu (24/4/2021).

Menurut Fadli, semakin banyak menteri yang sesuai dan berkompeten di bidangnya, akan semakin memudahkan pekerjaan Presiden Jokowi. Begitu juga sebaliknya, jika tidak sesuai, bisa menjadi beban pemerintah.

"Menteri ini kan pembantu presiden, semakin banyak orang profesional di bidangnya, sebenarnya kerja presiden semakin mudah. Semakin banyak orang yang cuma coba-coba trail and error itu akan menjadi beban bagi Presiden dan pemerintahan sendiri," terangnya.

Fadli mempertanyakan mengapa jarak reshuffle sangat dekat dengan reshuffle yang dilakukan terakhir kali oleh Presiden Jokowi. Karena dia menilai, reshuffle yang sangat berdekatan justru akan memunculkan pertanyaan dari berbagai pihak.

"Nah itu kan baru beberapa bulan. Apakah ada sesuatu yang salah dalam jangka waktu yang sangat pendek dalam waktu hanya waktu April-Mei? Ini masih kurang dari enam bulan," urainya.

Untuk itu, Fadli berharap, Jokowi bisa fokus dan memprioritaskan pada sektor penanganan masalah ekonomi dan kesehatan.

"Kalau ada yang lain-lain mestinya dipikirkan dahulu melakukan intervensi, jadi jangan mencoba-coba cari orang yang profesional di bidangnya dan juga tergantung pada partai politik," tandasnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co