News

Fadli Zon: Mana Bisa Instruksi Menteri Copot Kepala Daerah

Kepala Daerah dipilih langsung oleh rakyat bukan Instruksi Menteri.


Fadli Zon: Mana Bisa Instruksi Menteri Copot Kepala Daerah
Ketua BKSAP Fadli Zon saat menjadi pembicara dalam diskusi di Media Center MPR/DPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Rabu (1/7/2020). Diskusi ini mengambil tema 'Pernyataan Bersama Anggota Parlemen Berbagai Negara Menentang Aneksasi Israel terhadap Wilayah Palestina'. Anggota parlemen dari berbagai belahan dunia mengutuk keras dan menolak rencana aneksasi Israel terhadap wilayah Palestina baru-baru ini. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik terbitnya Instruksi Menteri yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Kata Fadli Zon, Instruksi Menteri tak bisa mencopot jabatan Kepala Daerah. Hal ini disampaikannya melalui akun Twitter @fadlizon, Kamis (19/11/2020).

"Mana bisa Instruksi Menteri (Inmen) bisa mencopot Kepala Daerah," tulis anggota DPR RI itu.

Fadli Zon mengatakan demikian karena menurutnya Kepala Daerah dipilih langsung oleh rakyat bukan Instruksi Menteri.

"KDH dipilih oleh rakyat dan prosedur pemberhentian melalui proses panjang. Bukan oleh Inmen," ujarnya.

Banyak warganet yang sependapat dengan Fadli Zon, sebab menurut mereka tidak semudah itu memberlakukan Instruksi Menteri.

"Kalau sampai instruksi menteri dapat mencopot gubernur sama saja dengan inkonsistensi hukum atau pengaburan demokrasi kalau tidak mau dikatakan oligarki," kata @ahani_kosim.

"Ini bukan kepolisian pa, gubernur di pilih rakyat bukan di angkat presiden, ga usah sok berkuasa lah..." ujar @theaif4.

Sebagaimana diberitakan, Tito Karnavian mengaku akan menerbitkan Instruksi Mendagri tentang Penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) Pencegahan Covid-19 kepada seluruh kepala daerah imbas peristiwa kerumunan massa yang seolah tidak mampu ditangani kepala daerah.

Ainurrahman

https://akurat.co