Tech

EVOS Legends Terjegal, Bigetron Alpha Tersingkir dari MSC 2021

EVOS Legends dan Bigetron Alpha sama-sama mendapat hasil buruk pada playoff MSC 2021


EVOS Legends Terjegal, Bigetron Alpha Tersingkir dari MSC 2021
EVOS Legends kalah dari Blacklist International dengan skor 3-0 pada pertandingan final upper bracket MSC 2021 (Tangkap layar)

AKURAT.CO, Perwakilan Indonesia di ajang Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup (MSC) mendapatkan hasil buruk pada babak playoff hari kedua. EVOS Legends dan Bigetron Alpha sama-sama harus menerima kekalahan dari lawan mereka.

Bigetron Alpha (BTR) mengawali hasil negatif saat menghadapi tim asal Malaysia, RSG MY dengan skor 2-1. BTR sebenarnya mengawali gim pertama dengan sempurna. Turun dengan skuad KYY, Rippo, Matt, Renbo, dan Dreams, BTR unggul mutlak dengan menorehkan selisih poin kill 18-4.

Sayangnya, finalis MPL Indonesia Season 7 gagal mempertahankan performa mereka pada dua gim selanjutnya. RSG yang tampil lebih solid, mampu membuat BTR tertekan dan menyamakan skor menjadi 1-1.

Pada gim penentu, peluang BTR untuk menang sebenarnya lebih terbuka dibandingkan lawannya itu. Tancap gas sejak awal gim, BTR percaya diri dan mendominasi hingga mid game. Namun, RSG mampu membalikan keadaan dan membawa gim menjadi pertandingan yang panjang. Memanfaatkan kesalahan tim BTR, RSG pada akhirnya keluar sebagai pemenang.

Hasil ini membuat BTR harus pulang dan gagal melaju ke babak selanjutnya dan mengubur mimpi berlaga di laga grand final MSC 2021.

Pada pertandingan final upper bracket, EVOS Legends menelan kekalahan telak oleh tim asal Filipina, Blacklist International dengan skor 3-0. Turun dengan skuad Rexxy, Clover, Antimage, Ferxiic, dan LJ, EVOS terpaksa harus menunda langkah mereka ke grand final.

Pada gim pertama, EVOS mengawali pertandingan dengan apik. Namun, permainan tersebut tidak bertahan lama. Blacklist International tak lama kemudian mengambil alih dan mendominasi permainan. EVOS yang kewalahan harus takluk pada gim pertama.

Permainan sengit dan ketat ditunjukkan kedua tim pada gim kedua. Kali ini, Blacklist International yang terus menekan tanpa memberi kesempatan EVOS. Tak seketat awal gim, EVOS menyerah dan harus tertinggal 0-2.

Pada gim terakhir, EVOS mencoba mengubah keadaan dengan permainan lebih agresif sejak awal. Situasi seperti gim pertama kembali terulang, EVOS tak bisa mempertahankan serangan dan malah mendapat serangan lebih berbahaya dari lawannya. Tak bisa berbuat banyak, EVOS kembali takluk pada gim ini.

Hasil ini membuat langkah EVOS ke grand final harsu tersendat. LJ dan kawan-kawan masih memiliki satu kesempatan besok, pada pertandingan lower bracket menghadapi Execration. Sementara Blacklist International sudah menunggu lawan mereka di grand final.