Rahmah

Etika Memberi Kritik Kepada Pemimpin

Pesan ini disampaikan langsung oleh Nabi Muhammad.


Etika Memberi Kritik Kepada Pemimpin
Ilustrasi Pemimpin (Pixabay.com)

AKURAT.CO Setiap pemimpin pasti memiliki salah dan lupa, oleh sebab itu sebagai rakyatnya harus bisa menasehati dan mengkritik pemimpin. Sebagai rakyat tidak boleh mencaci pemimpin.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri RA, beliau berkata:

سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: من رأى منكم منكرا فليغيره بيده، فإن لم يستطع فبلسانه، فإن لم يستطع فبقلبه، وذلك أضعف الإيمان

baca juga:

وفي رواية : ليس وراء ذلك من الإيمان حبة خردل

Artinya: "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa di antara kamu yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah dengan hatinya, dan itulah keimanan yang paling lemah.” [HR. Muslim no. 49].

Jauh-jauh hari Nabi Muhammad juga sudah mengingatkan kepada umatnya akan adanya pemimpin yang tidak melakukan kebijakan sesuai petunjuk yang benar. Dari sahabat Hudzaifah bin Yaman Rasulullah bersabda:

يكون بعدي أئمة، لايهتدون بِهداي، ولا يستنّون بِسنتي، وسيقوم فيهِم رجال، قلوبهم قلوب الشياطينِ في جثْمان إِنس. قَال (حذيْفة): قلت: كيف أصنع يا رسول الله إن أدركت ذلك؟ قَال: تَسمع وتطيع للأمير، وإن ضرب ظهرك وأخذ مالك، فاسمع وأطع!

Artinya: “Akan ada setelahku para penguasa yang tidak melakukan petunjuk-petunjukku dan tidak melakukan sunnah-sunnahku. Dan akan ada diantara mereka orang-orang yang hati-hati mereka adalah hati-hati syaitan yang terdapat di jasad manusia.” Aku (Hudzaifah) berkata, “Bagaimana aku harus bersikap jika aku mengalami hal seperti ini?.”

Namun bagaimana etika kita dalam mengkritik dan menasehati pemimpin? Begini menurut Rasulullah SAW sebagaimana riwayat sahabat Anas RA:

ﻋﻦ ﺃﻧﺲ ﻗﺎﻝ : ﻧﻬﺎﻥ ﻛﺒﺮﺍﺅﻧﺎ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﻣﺤﻤﺪ، ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﷲ : ﻻ ﺗﺴﺒﻮﺍ ﺃﻣﺮﺍﺀَﻛﻢ ﻭﻻ ﺗﻐﺸﻮﻫﻢ ﻭﻻ ﺗﺒﻐﻀﻮﻫﻢ ﻭﺍﺗﻘﻮﺍ ﺍﷲ ﻭﺍﺻﺒﺮﻭﺍ ﻓﺈﻥ ﺍﻷﻣﺮ ﻗﺮﻳﺐ

Artinya: "Dari Anas radliyallahu ‘anhu berkata, telah melarang kami para pembesar kami dari shahabat Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, mereka berkata : Bersabda Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Janganlah kalian mencela pemerintah kalian dan janganlah kalian mendengki mereka, janganlah kalian membenci mereka, bertakwalah kepada Allah, bersabarlah karena urusan ini sudah dekat.”

Etika yang baik menurut Rasulullah dalam mengkritik pemimpin adalah tidak boleh mencela, mengatakan hal-hal yang buruk, dan tentu saja tidak boleh merusak fasilitas publik. Kita diharuskan taat pada pemimpin salama mereka tidak memerintahkan kepada kemaksiatan.

Rasulullah SAW bersabda: