News

Erupsi Gunung Semeru, Korban Jiwa Bertambah Jadi 14 Orang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali melaporkan kabar terbaru terkait korban erupsi Gunung Semeru. 


Erupsi Gunung Semeru, Korban Jiwa Bertambah Jadi 14 Orang
Gunung Semeru mengeluarkan awan panas terlihat dari kawasan Pranajiwo, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (5/3/2020). Aktivitas vulkanik Gunung Semeru meningkat sejak sepekan terakhir dengan mengeluarkan awan panas sejauh tiga kilometer dan intensitas delapan kali guguran lava pijar dengan status level II atau waspada. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

AKURAT.CO, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali melaporkan kabar terbaru terkait korban erupsi Gunung Semeru. 

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyebutkan, korban meninggal dunia akibat erupsinya Gunung Semeru bertambah satu orang.

Dengan demikian, total korban tewas hingga Minggu sore berjumlah 14 orang.

"Jumlah korban jiwa bertambah 1 orang dari rilis terakhir kami yang disampaikan pada Minggu jam 12.00 WIB. Sebelumnya 13 orang," ujarnya dalam jumpa pers, Minggu (5/12/2021).

Selain itu, ia juga melaporkan sebanyak 35 orang mengalami luka berat dan sebanyak 21 orang mengalami luka ringan.

“Jumlah total korban luka berkurang dari siang tadi 69 orang,” kata dia.

Adapun, korban tewas masing-masing dua orang berasal dari Desa Supiturang. Kemudian, lima jenazah dibawa ke Rumah Sakit Haryoto. Berikutnya, lima jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara.

Sementara dua jenazah berasal dari Desa Sumberwuluh. Hingga pukul 15.30 WIB, jumlah warga yang mengungsi terdapat sebanyak 1.300-an orang. Untuk lokasi pengungsi tersebar di beberapa titik.

Terkait musibah ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirimkan bantuan logistik senilai Rp1,1 miliar.