News

Erupsi Gunung Semeru, 65 Warga Dikabarkan Mengungsi

Akibat dari peristiwa ini, sebanyak 65 warga di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan mengungsi.


Erupsi Gunung Semeru, 65 Warga Dikabarkan Mengungsi
Gunung Semeru erupsi. (Dok. Tangkapan Layar)

AKURAT.CO, Bencana alam kembali mengguncang Indonesia. Kali ini, Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur meletus pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.00 WIB.

Akibat dari peristiwa ini, sebanyak 65 warga di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan mengungsi.

"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, sebanyak 65 warga mengungsi di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, sehingga seluruh tim BPBD kami kerahkan untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman," kata Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Sabtu (4/12/2021).

Indah mengatakan saat ini pihaknya tengah bergerak menuju lokasi untuk menjemput warga yang terjebak yang terjebak di dalam rumah dan tidak berani keluar karena abu vulkanik cukup tebal.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa terkait letusan Gunung Semeru dan mudah-mudahan tidak ada, sehingga kami bergerak cepat untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman dan ada warga yang mengungsi di masjid," tuturnya.

Hujan abu vulkanik menyebabkan sejumlah wilayah di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro gelap seperti malam hari, sehingga Pemkab Lumajang akan membuka posko pengungsian di Kamar Kajang dan Pronojiwo.

"Ada tiga dusun di Pronojiwo dan Candipuro yang masih diguyur hujan abu vulkanik cukup tebal, di antaranya Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan," katanya.

BPBD bersama Dinas Sosial Lumajang, lanjut dia, akan membuka dapur umum untuk menyuplai kebutuhan makanan bagi warga yang terdampak letusan Gunung Semeru.