News

Eropa Membara! Kebakaran Hutan Merajalela di Italia hingga Spanyol

Turki ternyata tak memiliki pesawat pemadam kebakaran, meski sepertiga wilayahnya berhutan dan semakin sering terjadi kebakaran.


Eropa Membara! Kebakaran Hutan Merajalela di Italia hingga Spanyol
Sejumlah turis menunggu perahu untuk evakuasi di Bodrum, Mulga, Turki. (Foto: Associated Press) ()

AKURAT.CO, Kebakaran hutan yang berkobar selama 5 hari terakhir telah merenggut 8 nyawa di Turki. Kobaran api juga melalap Yunani, Italia, dan Spanyol.

Dilansir dari AFP, para ahli mengatakan kebakaran ini dipicu oleh kenaikan suhu dan angin kencang. Selain itu, perubahan iklim meningkatkan frekuensi dan intensitasnya. Akibatnya, musim kebakaran tahun ini jauh lebih merusak daripada rata-rata sebelumnya, menurut data Uni Eropa.

Turki mengalami kebakaran terburuk dalam setidaknya 1 dekade, dengan hampir 95 ribu hektare lahan terbakar sepanjang tahun ini. Angka ini jauh lebih luas dibandingkan rata-rata 13.516 hektare di titik yang sama pada 2008-2020.

Sebuah lingkungan di kota wisata Bodrum telah dievakuasi ketika angin kencang mengembus api dari Distrik Milas di dekatnya. Lantaran jalan darat tak bisa dilalui, 540 penduduk di bawa ke hotel dengan perahu.

Eropa Membara Kebakaran Hutan Merajalela di Italia hingga Spanyol - Foto 1
Associated Press

Warga juga dievakuasi dari kota resor Antalya. Dua mayat pun ditemukan di wilayah tersebut pada Minggu (1/8), sehingga jumlah orang yang tewas menjadi  delapan.

Setelah memecahkan rekor bulan lalu, suhu di Turki masih tinggi. Suhu 49,1 derajat Celsius tercatat di kota tenggara Cizre pada 20 Juli. Sementara itu, termometer menunjukkan 40 derajat Celsius di Antalya pada Senin (2/8).

Kementerian pertahanan Turki pun merilis gambar satelit yang menunjukkan tingkat kerusakan. Kawasan hutan tampak hitam dan asap masih terlihat.

Presiden Recep Tayyip Erdogan juga menuai banyak kritik. Pasalnya, terungkap bahwa Turki ternyata tidak memiliki pesawat pemadam kebakaran. Padahal, sepertiga wilayahnya berhutan dan semakin sering terjadi kebakaran.

Eropa Membara Kebakaran Hutan Merajalela di Italia hingga Spanyol - Foto 2
Associated Press

Menurut data Uni Eropa, Turki telah dilanda 133 kebakaran hutan sepanjang 2021, dibandingkan dengan rata-rata 43 di titik yang sama pada 2008-2020.

Kebakaran besar juga melanda di dekat Patras, Yunani barat, pada Sabtu (31/7) pagi. Lima desa telah dievakuasi dan 8 orang dirawat di rumah sakit akibat luka bakar dan masalah pernapasan. Wilayah itu pun masih dalam status siaga.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Turki Mulai Terkendali, Korban Meninggal 6 Orang

Menurut angka sementara dari pemadam kebakaran, sekitar 20 rumah telah terbakar. Kepala Desa Aigialeias Dimitris Kalogeropoulos menyebutnya sebagai 'bencana besar'.

Api juga menghanguskan sekitar 30 rumah, lumbung, dan peternakan di Desa Ziria, Kamares, Achaias, dan Labiri.

"Kami tidur di luar semalaman. Kami takut kehilangan rumah ketika kami bangun," ucap seorang penduduk Labiri.

Resor tepi laut Loggos juga dievakuasi dan hampir 100 penduduk serta turis diungsikan ke kota terdekat Aigio.

Eropa Membara Kebakaran Hutan Merajalela di Italia hingga Spanyol - Foto 3
Associated Press

Menurut data Uni Eropa, 13.500 hektare telah terbakar di Yunani, dibandingkan dengan rata-rata 7.500 di titik yang sama pada 2008-2020.

Kebakaran juga kembali melanda Italia setelah lebih dari 20 ribu hektare hutan, kebun zaitun, dan tanaman pangan dihancurkan oleh kobaran api di Sardinia akhir pekan lalu. Lebih dari 800 kebakaran tercatat akhir pekan ini, terutama di bagian selatan.

"Dalam 24 jam terakhir, petugas pemadam kebakaran telah melakukan lebih dari 800 penanganan, meliputi 250 di Sisilia, 130 di Puglia dan Calabria, 90 di Lazio, dan 70 di Campania," twit brigade pemadam kebakaran.

Petugas juga masih berjuang melawan kobaran api di Kota Catania, Palermo, dan Syracuse di Sisilia.

Ketika selatan Italia dilanda kebakaran, wilayah utaranya diterjang badai ganas.

"Kerugian yang ditimbulkan di seluruh pedesaan Italia utara oleh badai dahsyat dan hujan es selama musim panas yang gila ini mencapai puluhan juta euro," ungkap organisasi pertanian Coldiretti.

Sementara itu, di Spanyol, puluhan petugas pemadam kebakaran yang didukung oleh pesawat pengguyur air sedang berjuang melawan kebakaran hutan pada Sabtu (31/7) sore di dekat waduk San Juan. Menurut keterangan petugas pemadam kebakaran pada Minggu (1/8), mereka telah berhasil mengendalikan kobaran api. Namun, pemerintah setempat mendesak warga untuk menjauh dari waduk yang menjadi tempat pemandian populer bagi penduduk ibu kota Spanyol.[]