Ekonomi

Erick Thohir Tegaskan Perusahaan Rintisan Perlu Didukung Infrastruktur Digital

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan, upaya membantu perusahaan rintisan atau startup perlu didukung infrastruktur digital dan pusat data (data center).


Erick Thohir Tegaskan Perusahaan Rintisan Perlu Didukung Infrastruktur Digital
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Rapat ini membahas evaluasi pelaksanaan APBN 2019 dan road map Kementerian BUMN dalam beberapa tahun ke depan. Adapun realisasi anggaran kementerian pada 2019 senilai Rp202,52 miliar dari pagu yang diberikan Rp208 miliar.

AKURAT.CO Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan, upaya membantu perusahaan rintisan atau startup perlu didukung infrastruktur digital dan pusat data (data center).

"Banyak startup kita ini sekarang yang didukung oleh BUMN. Namun membantu startup tanpa didukung juga dengan data center, server komputasi awan (cloud), infrastruktur digital pasti berat," kata Erick dalam Rakernas Hipmi di Jakarta, Jumat (5/3/2021).

Di Telkom sendiri, ujar Erick, sudah memiliki perusahaan yang namanya MDI Ventures untuk berinvestasi pada perusahaan startup.

baca juga:

MDI Ventures merupakan anak usaha Telkom yang bermitra untuk pengembangan startup digital.

Tidak hanya di Telkom, upaya mendukung startup juga dilakukan oleh Telkomsel, Mandiri dan beberapa perusahaan BUMN lainnya.

"Maka dari itu Telkom dan Telkomsel kamj ubah model bisnisnya sekarang bahwa Telkom tidak hanya bisa berdasarkan infrastructure based, tapi juga service based yang salah satunya adalah data center," ujar Menteri BUMN.

Erick ingin ada data center yang kuat, memiliki jaringan Wifi dan fiber optic yang kuat karena semua hal tersebut berkaitan dengan data.

Sebelumnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya MDI Ventures perusahaan modal ventura bersama dengan Finch Capital perusahaan teknologi keuangan berkolaborasi meluncurkan Arise Fund yaitu perusahaan pendanaan tahap awal bagi para startup teknologi Indonesia.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen TelkomGroup untuk menciptakan ekosistem teknologi digital yang sehat dan terus berkembang, demi memperkuat ekonomi digital Indonesia serta membangun sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang modern.

Kedua pihak sepakat mendorong investasi untuk pengembangan startup dengan meluncurkan Arise Fund, yaitu perusahaan investasi dengan fokus pendanaan tahap awal bagi startup teknologi Indonesia. []

Sumber: Antara

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu