Rahmah

Erick Thohir: Santri Harus Jadi Muslim Preneur

Menurut Erick, sebagai negara muslim terbesar di dunia, masyarakat memiliki potensi industri halal yang sangat besar.


Erick Thohir: Santri Harus Jadi Muslim Preneur
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo, Malang, pada Sabtu, (15/1/2022). Kunjungannya kali ini dalam rangka memenuhi undangan Orasi Ilmiah Santripreneur dan Gema Sholawat.

Dalam kesempatan itu, Erick menyampaikan, sebagai negara muslim terbesar di dunia, masyarakat memiliki potensi industri halal yang sangat besar. Dirinya juga optimis dari pesantren akan muncul muslimpreneur yang dapat mengembangkan industri halal Indonesia.

"Walaupun kita merupakan negara Muslim terbesar. Tetapi  di industri halal, yang memproduksinya bukan kita. Kita hanya jadi market. ,Nah itu saya ingin mengetuk hati kita semua, baik pesantren, baik santri dan juga Muslim preneur," ujar Erick lewat akun Instagram pribadinya @erickthohir, Jumat (4/2/2022).

baca juga:

Oleh karena itu, Erick mengajak para santri untuk menjadi pribadi yang lebih produktif. Selain itu, dirinya juga berharap agar pesantren menjadi pelopor peradaban.

"Ayo kita menjadi harus menjadi umat yang produktif," tuturnya.

"Kita kembalikan pesantren menjadi mercusuar peradaban. Santri menjadi Muslim preneur, kita harus dorong, kita harus seimbangkan market industri halal ini," tandasnya.

Dikutip AKURAT.CO, sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir juga mengungkapkan ekonomi syariah Indonesia harus menjadi yang terbesar di dunia sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

"Sesuai arahan Presiden, ekonomi syariah Indonesia harus menjadi yang terbesar di dunia," jelas Erick dikutip dari akun resmi Twitter-nya @erickthohir, Senin (3/1/2022).

Erick juga menambahkan bahwa santri merupakan bagian penting dari pilar perekonomian syariah. "Santri yang cerdas intelektual maupun spiritual, terbukti melahirkan kualitas sumber daya unggul," tambahnya.

Erick Thohir mengharapkan pertumbuhan ekonomi syariah di bawah Bank Syariah Indonesia (BSI) jauh lebih tinggi dibandingkan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Sebagai negara muslim terbesar, ia menginginkan industri halal dan ekonomi syariah Indonesia bisa menjadi pemain yang bisa menyeimbangkan ekosistem syariah negara lain.

Maka dari itu, Erick yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ingin melakukan terobosan melalui sistem bagi hasil BSI, yang selama ini dianggap sedikit lebih mahal daripada bunga Himbara.[]