Olahraga

Erick Thohir: Kalau Didukung, Saya Pertimbangkan Jadi Ketum PSSI

Erick Thohir: Kalau Didukung, Saya Pertimbangkan Jadi Ketum PSSI
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) saat mengikuti rapat kerja dengan komisi VI di kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2022). Rapat kerja ini membahas kinerja keuangan BUMN yang terdampak utang luar negeri serta perkembangan investasi di Indonesia pada 2021 dan 2022. AKURAT.CO/Sopian (Sopian)

AKURAT.CO, Menteri BUMN, Erick Thohir, secara terbuka mempertimbangkan kemungkinan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum (Ketum PSSI). Erick mengatakan bahwa dia akan melihat seberapa besar dukung pemilik suara (voter) untuk maju dalam pencalonan ketua umum induk organisasi sepakbola terbesar di Indonesia tersebut.

“Kalau (ada dukungan) voters kami akan perhitungkan. Jangan juga saya melakukan sesuatu tetapi tidak dapat dukungan, buat apa? Kalau kita mau tapi tidak didukung buat apa? Ya sama saja mimpi di siang bolong,” kata Erick di Jakarta, Sabtu (3/12), sebagaimana dipetik dari Antara.

Sejak PSSI mengumumkan akan mengumumkan kongres luar biasa yang digelar selambatnya pada Maret 2023, nama Erick masuk dalam jajaran teratas beberapa jajak pendapat kandidat ketua.

baca juga:

Indikator Politik Indonesia, misalnya, menghasilkan 24,1 persen dari 1.220 responden memilih Erick pada survei November lalu sebagai angka tertinggi. Sementara Polling Institute memberikan Erick 17,6 persen dari 1.205 responden sebagai angka tertinggi.

Erick dinilai layak karena pengalamannya di dunia sepakbola di antaranya pernah menjadi presiden klub Italia, Inter Milan. Juga karena perannya ketika melakukan lobi ke FIFA selepas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 130 orang pada 1 Oktober lalu.

“Kalau didukung, kita pikirkan. Tapi harus dengan kebersamaan, jangan saling menyalahkan antar suporter, klub, PSSI, ini mesti jadi kesatuan,” kata Erick.

Erick mengatakan bahwa perubahan besar-besaran harus dilakukan PSSI imbas tragedi Kanjuruhan. Anggota Komite Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) tersebut juga punya impian besar agar Indonesia bisa lolos ke piala dunia.

“Ini transformasi total. Saya sudah bilang harus bongkar total. Bongkar total bukan berarti saya menyalahkan siapapun,” kata Erick.

“Semua Ketua PSSI pasti ada bagusnya, tinggal mau tidak menyatukan barisan untuk mempunyai mimpi yang lebih besar? Timnas lebih baik, liga lebih baik, tidak terjadi tawuran suporter, fasilitas olahraga lebiha dan Piala Dunia 2040.”[]