Ekonomi

Erick Thohir Angkat Bicara Soal Kebangkitan Ekonomi Indonesia

saat ini Indonesia telah menunjukan hasil akan pencapaian penanganan pandemi Covid-19


Erick Thohir Angkat Bicara Soal Kebangkitan Ekonomi Indonesia
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menghadiri acara Pembekalan Peserta Rekrutmen Bersama BUMN (Youtube.com/KementerianBUMN)

AKURAT.CO, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengklaim saat ini Indonesia telah menunjukan hasil akan pencapaian penanganan pandemi Covid-19. Sebagai buktinya, ia memberikan contoh nyata dari pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5 persen.

Selain itu, ia menambahkan bila saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah kembali normal bila dibandingkan dengan sebelumnya yang sempat terperosok akibat pandemi tahun lalu. Bahkan negara besar sekalipun menurut Erick Thohir kalah.

"Buktinya sekarang pertumbuhan ekonomi kita sudah kembali ke 5 persen. Ini adalah pertumbuhan ekonomi yang salah satu tertinggi di dunia. Amerika kalah, China kalah, Eropa kalah," ucapnya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (18/5/2022).

baca juga:

Menurutnya, banyak bangsa lain yang mengatakan bila Indonesia gagal dan tidak mampu dalam menangani pandemi Covid-19. Sebagai bentuk bukti nyata, kerjasama dan gotong royong bisa ditunjukan kepada bangsa-bangsa lain yang memandang Indonesia remeh.

"Ketika bangsa lain bicara Indonesia gagal menangani COVID. Kita tidak mampu menangani COVID. Kita jawab dengan kerjasama kita, dengan gotong royong kita, kita bisa tunjukkan ke bangsa-bangsa lain yang tadinya melihat kita sebelah mata ternyata kita menjadi salah satu negara yang bisa menangani COVID dengan amat baik," katanya.

Pada kesempatan itu, Erick Thohir juga bicara peran BUMN yakni sebagai value creator dan agent development. Terkait agent development, Erick mengatakan, BUMN merupakan institusi yang bisa melakukan dobrakan ketika tidak ada keseimbangan pasar.

"Contoh di awal-awal COVID ketika harga masker Rp100 ribu, BUMN operasi pasar dengan harga Rp5.000, kita lakukan itu," imbuhnya.

Sekadar informasi, Presiden Jokowi pada Selasa (17/5/2022) mengumumkan pelonggaran kebijakan memakai masker serta perjalanan menuju dalam negeri atau luar negeri. 

Seperti diketahui, Jokowi menyampaikan bahwa masker tidak lagi diwajibkan untuk kegiatan di luar ruangan, yang tidak padat orang.