Ekonomi

Erick Siapkan 4 Platform Dukung Kreator Lokal

Menteri Erick menyiapkan empat platform dalam rangka mendukung kreator lokal lebih berkembang dan mendunia.


Erick Siapkan 4 Platform Dukung Kreator Lokal
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyiapkan empat platform dalam rangka mendukung kreator lokal lebih berkembang dan mendunia.

"Platform pertama terkait pendanaan kita sudah siapkan lokomotif besar yang namanya BRI, yang mana bank tersebut fokus mendukung UMKM dan juga ke depannya mudah-mudahan mendukung brand lokal," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (4/12/2021).

Kedua, Erick Thohir mengubah Gedung Sarinah untuk fokus 100 persen kepada merek lokal.

"Ketiga, kita juga sekarang lagi setup Merah Putih Fund. Merah Putih Fund ini akan menanamkan investasi ke startup-startup lokal yang founder startup itu adalah orang Indonesia, operasional kantornya di Indonesia, dan go public-nya di Indonesia," katanya.

Terakhir, lanjut Erick, Telkomsel akan fokus ke B to C untuk mendukung gim lokal dan konten lokal.

"Ini semua menjadi ekosistem, ada pembiayaan, ritel, ada yang mendukung startup, dan ada juga yang mendukung konten serta gim lokal. Kebetulan, BUMN merupakan sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia dan sudah waktunya kita bisa menjadi penyeimbang dan melakukan intervensi pasar. Namun, ini bukan berarti kita antiasing, tidak. Ini sebagai keseimbangan," katanya.

Sebelumnya, Erick mengungkapkan BUMN siap meneruskan kolaborasi dengan seluruh komunitas kreatif Indonesia.

BUMN pun siap meneruskan kolaborasi program dan kegiatan dengan jejaring komunitas kreatif di seluruh Indonesia, sehingga dapat memajukan berbagai potensi kreativitas bangsa mendunia.

Menteri BUMN mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai, mengapresiasi, membeli serta mengonsumsi produk-produk buatan dalam negeri untuk memastikan pasar Indonesia untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.