Ekonomi

Erick Janji Pemerintah Prioritaskan BBM dan Pembiayaan Bakal Nelayan

Erick: Saya telah mendengar bahwa 60-70% dari biaya melaut nelayan adalah untuk membeli BBM. Maka, sewajarnya di tiap-tiap kantung nelayan ada layanan BBM.


Erick Janji Pemerintah Prioritaskan BBM dan Pembiayaan Bakal Nelayan
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Pemeritah menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan fasilitas bagi para nelayan Indonesia. Hal ini dikatakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir di tengah kunjungan kerja ke Kawasan Nelayan di Pantai Muncar Banyuwangi, MInggu kemarin.

Erick mengatakan, prioritas yang pemerintah akan berikan diantaranya memberikan pasokan BBM yang terjangkau dan memadai serta pembiayaan usaha. Pasalnya, ketersediaan BBM pada wilayah sentra nelayan harus memadai.

"Saya telah mendengar bahwa 60-70% dari biaya melaut nelayan adalah untuk membeli BBM. Maka, sewajarnya di tiap-tiap kantung nelayan ada layanan BBM," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/5/2022).

baca juga:

Dalam kunjunganya, seorang wakil kelompok nelayan Muncar, Sudirman menyampaikan keluh kesahnya atas kehidupan nelayan di Muncar. Dia pun menyampaikan terkait regulasi yang selama ini menyulitkan nelayan, meskipun saat ini telah membaik.

Sudirman pun juga mengharapkan agar harga BBM bisa stabil atau tetaop. Serta tidak mengalami kenaikan.

“Kelas nelayan Muncar ini menengah ke bawah. Kapal kita rata-rata 5-10 GT. Ada beberapa yang 30 GT, tapi mayoritas menengah ke bawah,” ujar Sudirman.

Erick meyakini bahwa nelayan memiliki peran sentral bagi masa depan Indonesia. Tidak hanya masa depan perekonomian, melainkan pula kedaulatan pangan. Oleh karena itu, Erick menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung terciptanya ekosistem usaha nelayan yang maju.

"Saya yakin masa depan pangan kita ada di laut. Ada di tangan bapak dan ibu nelayan kecil dan tradisional Indonesia. Karenanya, ekosistem usaha nelayan harus terus disehatkan. Mulai dari akses terhadap BBM, pembiayaan hingga pemasaran," ujar Erick.

Tidak hanya soal BBM, Erick pun menggaransi bahwa BUMN akan memprioritaskan pembiayaan bagi nelayan. Menurut Erick, sejumlah bank himbara telah memberikan sejumlah fasilitas pembiayaan dan kredit usaha berbunga rendah, khususnya pada nelayan.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi