Ekonomi

Erick Berencana Hadirkan BUMN Day Bakal Startup

Erick: Ini yang kita harapkan kenapa nanti sekitar enam bulan lagi kita rencanakan juga ada yang namanya BUMN Day untuk startup.


Erick Berencana Hadirkan BUMN Day Bakal Startup
Menteri BUMN saat meresmikan logo Baru Kementerian BUMN. Erick berencana menghadirkan BUMN Day untuk startup dalam rangka mengkolaborasikan startup dan anak muda dengan BUMN. (HUMAS KEMENTERIAN BUMN)

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berharap bahwa anak-anak muda Indonesia memiliki keahlian dan pola pikir digital.

"Anak-anak kita agar secepatnya semua berubah, mindset (pola pikir) digital ada, skill (keahlian) digital ada sehingga terbentuk sebuah kultur digital di negara kita," jelasnya. 

Kepala Negara menyampaikan hal tersebut saat peluncuran "Gerakan Akselerasi Generasi Digital" yang juga dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, pendiri Narasi TV Najwa Shihab dan pejabat terkait lainnya.

baca juga:

"Kalau kita tidak bisa menyiapkan ini, akan sulit sekali kita mengejar negara-negara lain dan kuncinya adalah dalam jumlah yang banyak. Saya minta semua perusahaan teknologi, perusahaan besar agar mau ditempati untuk magang mahasiswa-mahasiswa kita," terangnya.

Indonesia, menurut Presiden Jokowi, memiliki potensi pasar digital yang berkembang dan sangat besar sekali.

Pada 2019 pasar digital Indonesia adalah sebesar USD40 miliar, pada 2020 meningkat menjadi USS47 miliar, pada 2021 kembali meningkat menjadi sekitar USD70 miliar, dan diperkirakan pada 2025 nilainya menjadi USD146 miliar.

"Hal ini dipercepat karena adanya pandemi. Jadi pertumbuhan pasar digital kita dipercepat karena pandemi. Kita lihat logistik naik 60 persen akibat penggunaan delivery, e-grocery juga naik 60 persen, konsumen digital juga naik 10,2 persen, ini yang konsumen barunya," jelas Jokowi.[]