News

Enggan Minta-minta, Presiden Venezuela Usulkan Barter Vaksin Corona dengan Minyak

Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Minggu (28/3) mengusulkan pembayaran vaksin virus corona dengan minyak.


Enggan Minta-minta, Presiden Venezuela Usulkan Barter Vaksin Corona dengan Minyak
Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengusulkan pembayaran vaksin COVID-19 dengan minyak (Associated Press)

AKURAT.CO, Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Minggu (28/3) mengusulkan pembayaran vaksin virus corona dengan minyak. Namun, hanya sedikit detail yang dibeberkan soal bagaimana skemanya.

Dilansir dari Reuters, ekspor minyak mentah negara yang dilanda krisis ini telah anjlok ke level terendah sejak Washington menjatuhkan sanksi kepada perusahaan minyak negara Petroleos de Venezuela pada 2019. Sanksi itu pun menghentikan ekspor Venezuela ke Amerika Serikat (AS) dan menghalangi banyak pelanggan lain yang juga membeli minyak Venezuela.

Maduro mengaku Venezuela tengah berupaya untuk membayar vaksin dari mekanisme COVAX WHO, baik melalui dana Venezuela yang dibekukan di rekening luar negeri akibat sanksi maupun melalui pengiriman minyak.

"Venezuela punya kapal minyak dan pelanggan yang akan membeli minyak kami. Kami siap untuk menyiapkan minyak untuk vaksin. Tapi kami tidak akan minta-minta kepada siapa pun," kata Maduro dalam pidato di TV pemerintah.

Venezuela telah menerima dosis vaksin dari sekutunya, Rusia dan China. Pemerintah dan oposisi pun telah berunding dengan Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) mengenai akses Venezuela ke vaksin melalui COVAX. Namun, pemerintah mengatakan pekan lalu bahwa mereka tidak akan menerima vaksin AstraZeneca, salah satu vaksin utama yang digunakan oleh COVAX di Amerika Latin.

Washington mencap Maduro sebagai diktator yang mencurangi Pemilu ulang 2018 dan telah melanggar HAM dalam tindakan keras terhadap perbedaan pendapat. Di sisi lain, Maduro mengatakan Washington berusaha untuk menggulingkannya melalui kudeta untuk mengontrol cadangan minyak Venezuela.[]