Olahraga

Eng Hian Optimistis Fadia/Ribka Bisa Bawa Pulang Medali di Kejuaraan Dunia

Bagi Fadia/Ribka, ini merupakan turnamen perdananya sejak dipisah beberapa bulan lalu.

Eng Hian Optimistis Fadia/Ribka Bisa Bawa Pulang Medali di Kejuaraan Dunia
Ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto dalam pertandingan Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020 (PBSI)

AKURAT.CO, Kepercayaan diri tinggi dimiliki oleh pelatih sektor ganda putri Pelatnas PBSI Cipayung, Eng Hian terkait dengan peluang Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Ia yakin duet yang sebenarnya sudah dipisah itu bisa mendapatkan medali.

Bagi Fadia/Ribka, ini merupakan turnamen perdananya sejak dipisah beberapa bulan lalu. Keduanya kini sudah memiliki pasangan baru, yakni Fadia dengan Apriyani Rahayu dan Ribka berduet dengan Febby Valencia Dwijayanti Gani.

Terakhir kali mereka berduet adalah di Kejuaraan Asia Bulutangkis 2022 pada 26 April hingga 1 Mei 2022, di mana Fadia/Ribka mencapai babak perempat final.

baca juga:

Meski baru dipasangkan kembali, Fadia/Ribka diandalkan oleh PP PBSI untuk minimal mencapai semifinal atau mendapatkan medali perunggu. Pelatih Eng Hian pun memiliki keyakinan yang sama bahwa anak didiknya bisa mewujudkan hal tersebut.

“Kalau optimis ya kita harus optimis dengan kemampuan atlet kita. Dan tentunya atletnya juga harus optimis dari kemampuan mereka sendiri,” ucap Eng Hian dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/8).

Pria yang akrab disapa Didi ini mengaku menaruh ekspektasi tinggi kepada mereka, terutama Fadia, yang sebelumnya sudah berhasil menjuarai Malaysia Terbuka 2022 dan Singapura Terbuka 2022 saat berpasangan dengan Apriyani meski baru dua bulan.

Didi berharap agar Fadia bisa memberikan dampak positif saat kembali dipasangkan dengan Ribka.

“Begitu juga dengan Ribka, melihat Fadia bisa mendapatkan prestasi yang baik dengan Apriyani, tentunya jadikan motivasi tambahan untuk Ribka dapat membuktikan bahwa kemampuannya pun juga bisa mendongkrak kemampuan,” tambhanya.

“Mereka dulu kan digadang-gadang jadi penggantinya Greysia [Polii] dan Apriyani. Tapi ternyata ada faktor-faktor X yang membuat mereka tidak bisa menonjol. Tentunya kami harapkan dari pembelajaran kemarin dipisahkan itu mereka bisa belajar dan nanti kami bisa lihat kemampuan mereka bisa keluar dengan maksimal di kejuaraan dunia itu.”

Selain Fadia/Ribka, Indonesia memiliki satu wakil lain dari ganda putri, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Ini akan menjadi edisi perdana keduanya mengikuti kejuaraan dunia.

Eng Hian sendiri juga berharap agar Febriana/Amalia bisa mendapatkan medali, mengingat persiapannya sudah mencapai 90 persen.

“Tentunya kami harapkan dari pasangan-pasangan muda ini bisa meraih medali ya tentunya targetnya. Kami tidak bicara medali apa warnanya. Tapi kami harapkan bisa memberi sumbangsih untuk mendapatkan medali untuk prestasi pribadi mereka sendiri juga dan tentunya menjadi satu target pencapaian yang diharapkan dari ganda putri ini,” jelas Eng Hian.[]