Olahraga

Enes Kanter Serukan Atlet Boikot Olimpiade Musim Dingin

Menurut Enes Kanter Freedom, atlet mesti memilih moral ketimbang uang karena memboikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.


Enes Kanter Serukan Atlet Boikot Olimpiade Musim Dingin
Pebasket NBA untuk Boston Celtics, Enes Kanter Freedom, mengkritik pelanggaran HAM di China sehubungan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. (NBA)

AKURAT.CO, Pebasket NBA yang bermain untuk Boston Celtics, Enes Kanter Freedom, mengambil posisi yang cukup berisiko soal Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Pemain Tim Nasional Turki dengan paspor Amerika Serikat itu meminta atlet memboikot Olimpiade Musim Dingin Bejing sehubungan isu pelanggaran hak asasi manusia.

“Sementara kita berbicara sedang terjadi genosida (pembunuhan massal),” kata Kanter Freedom dalam wawancara dengan BBC. “Penting bagi para atlet menggunakan platform mereka untuk menyuarakan orang-orang tak bersalah yang tak bisa bersuara di seluruh dunia.”

Menurut Kanter Freedom, atlet mesti memilih moral ketimbang uang karena memboikot Olimpiade Musim Dingin bakal mengancam pekerjaan mereka. Sebagai pebasket, Kanter Freedom tahu betul betapa besar investasi China untuk NBA.

baca juga:

Beberapa hal yang disoroti Kanter Freedom di antaranya adalah dugaan genosida yang dilakukan China terhadap etnis musli Uighur di Provinsi Xinjiang. Juga kontroversi pemerkosaan yang terjadi terhadap petenis terkemuka negara tersebut, Peng Shuai, yang diduga dilakukan oleh Mantan Wakil Presiden China, Zhang Gaoli.

“Saya duduk dengan banyak atlet dan melakukan pembicaraan dengan mereka. Topik pertama yang saya selalu katakan pada mereka adalah, ‘lihat apa yang mereka lakukan terhadap pemain tenis mereka sendiri, Peng Shuai. Apakah kita benar-benar bakal memercayai pemain kita sendiri’?” kata Kanter Freedom.

Pada saat yang sama, Kanter Freedom mengambil sikap yang bertentangan dengan organisasi dunia seperti Komite Olimpiade Internasional (IOC). Lembaga ini mengatakan bahwa memboikot Olimpiade Musim Dingin tak akan menyelesaikan persoalan.

“Saya rasa semua atlet mesti keluar dan bilang ‘saya tidak bisa bermain ketika ada genosida yang sedang terjadi, di mana ada banyak pelanggaran hak asasi manusia, di mana ada orang-orang yang disiksa dan diperkosa di kamp konsentrasi,” kata Kanter Freedom.

“Saya masih tetal berharap karena ketika saya bicara dengan para atlet olimpiade saya cenderung (mau bilang bahwa) semua medali emas di dunia yang bisa Anda menangi tidak lebih penting ketimbang moralitas Anda, prinsip Anda dan moral Anda, jadi saya merasa kita perlu berdiri untuk hal yang benar.”

Olumpiade Musim Dingin Bejing akan diselenggarakan di Beijing, China, 4-20 Februari mendatang. Sejumlah negara barat seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris sudah berkomitmen tidak akan mengirim utusan diplomatik mereka ke pesta olahraga musim dingin terbesar di dunia tersebut.[]