News

Enam Pengeroyok Anggota TNI AD Jadi Tersangka, Tiga Diantaranya Buron

Jajaran Polda Metro Jaya menetapkan enam orang sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI bernama Pratu Sahdi (23).


Enam Pengeroyok Anggota TNI AD Jadi Tersangka, Tiga Diantaranya Buron
Ilustrasi Penangkapan (Lukman Hakim Naba)

AKURAT.CO, Jajaran Polda Metro Jaya menetapkan enam orang sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI bernama Pratu Sahdi (23). Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, awalnya polisi menangkap empat orang dan menetapkan tiga diantaranya sebagai tersangka. Sedangkan seorang lagi masih menjalani pemeriksaan.

"Dari empat orang yang kami amankan, terhadap tiga orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan satu lainnya masih dilakukan pendalaman," kata Tubagus Ade Hidayat dalam konferensi pers, Selasa (18/1/2022).

baca juga:

Masih kata Tugabus, tiga orang lain yang sudah ditetapkan sebagai tersangka belum ditangkap. Mereka kini masuk  dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kemudian masih ada yang belum tertangkap, tapi kepadanya sudah ditetapkan sebagai tersangka, statusnya sudah masuk DPO," jelasnya.

Tubagus kemudian membeberkan peran serta identitas tersangka yang DPO. "Orang tersebut antara lain adalah atas nama Baharudin, ini orangnya dialah yang diduga kuat melakukan aksi penusukan. Kemudian yang kedua adalah DPO atas nama Sapri, ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan saat ini sedang kita lakukan pengejaran, dan yang ketiga adalah DPO atas nama Ardi ini orangnya," kata dia.

Polisi meminta pelaku segera menyerahkan diri. Polisi menegaskan bahwa pihaknya telah memiliki bukti yang cukup untuk menetapkan pelaku sebagai tersangka.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dan Pasal 170 tentang Pengeroyokan.

Sebelumnya diberitakan, seorang prajurit TNI AD berinisial S (23) meregang nyawa akibat menjadi dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal pada Minggu 16 Januari 2022. Peristiwa itu terjadi di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Pluit, Penjaringan, Jakut, pada Minggu (16/1) pagi.[]