Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia

Pendiri perusahaan mobil listrik Tesla, Elon Musk kini menjadi orang terkaya nomor 4 di dunia


Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia
CEO Tesla Elon Musk saat memperkenalkan mobil pikap listrik pertama milik Tesla, Cybertruck di Tesla Design Studio, Hawthorne, California, Kamis (21/11/2019). Elon Musk mengklaim mobil tersebut tahan terhadap peluru dengan jenis kaliber 9mm berkat teknologi yang ia sebut 'Tesla Armor Glass'. Namun dalam debut mobil tersebut, kaca Cybertruck retak karena lemparan bola logam. (Handout via REUTERS/Robert Hanashiro-USA TODA)

AKURAT.CO Pendiri perusahaan mobil listrik Tesla, Elon Musk kini menjadi orang terkaya nomor 4 di dunia. Di mana harta kekayaan Elon Musk terus bertambah seiring berlanjutnya penguatan harga saham perusahaan mobil listrik tersebut.

Dikutip dari Bloomberg nilai kekayaan CEO Tesla tersebut bertambah US$7,8 miliar atau setara Rp 115,4 triliun (asumsi kurs Rp 14.800 per dollar AS), setelah saham Tesla menguat 11 persen ke level tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan pasar, Senin (17/8/2020) lalu. 

Total kekayaan yang dimiliki oleh Elon Musk saat ini mencapai US$84,8 miliar atau setara Rp1.255 trillun.

Dengan nilai harta kekayaan tersebut, Elon Musk berhasil menyalip pemilik grup perusahaan barang mewah LVMH, Bernard Arnault, untuk menjadi orang terkaya dunia ke-4 versi Bloomberg Billionaires Index.

Penguatan saham Tesla yang terus berlanjut sejak awal tahun ini, menjadi pertanda keberhasilan Elon Musk, setelah dua tahun lalu diminta pemerintah AS untuk mengundurkan diri dari posisi chairman perusahaan mobil listrik tersebut.

Sejak awal 2020, saham Tesla memang telah menguat mencapai 339 persen.

Penguatan tersebut merupakan respons positif dari pasar yang mengantisipasi saham Tesla masuk ke dalam S&P 500 Index. 

Perusahaan luar angkasa Elon, yang dikenal dengan Space X, diproyeksi akan menjadi pundi-pundi kekayaan baru bagi pria kelahiran Afrika Selatan tersebut.

Tesla Bidik Bangun Pabrik di Indonesia, Pemerintah Beri Lampu Hijau?