Ekonomi

Elon Musk Curhat Soal Berita Ini, Kenapa Lagi?

Miliarder Elon Musk memang selalu menjadi bahan perbincangan


Elon Musk Curhat Soal Berita Ini, Kenapa Lagi?
Elon Musk, founder Tesla (DAILYMAIL.CO.UK)

AKURAT.CO Miliarder Elon Musk memang selalu menjadi bahan perbincangan. Setelah heboh memiliki masalah tanggungan pajak lebih dari US$15 miliar (Rp213 triliun) hingga membuat dirinya harus rela menjual sebagian saham Tesla, kini Elon Musk kembali berulah di media sosial.

Pasalnya, Elon Musk curhat dengan para followersnya lantaran merasa sukar menemukan sumber berita objektif yang baik.

"Sulit untuk menemukan sumber berita yang relatif objektif akhir-akhir ini. Ada saran?" tulis CEO SpaceX dan Tesla beberapa waktu lalu, melansir warta ekonomi.

Sebagai tanggapan, dia dibanjiri beberapa saran.

"Saya akan membelikan Anda sub ke @USATODAY. Kami memiliki penjualan Black Friday. DM info Anda," tulis seorang reporter dari publikasi.

Sementara pengguna lain menyarankan Musk untuk membuat jaringan beritanya sendiri. Karena dia orang terkaya di dunia, apapun pasti bisa dilakukan.

"Bisakah Anda memulai atau membeli jaringan 'berita' yang benar-benar akan memberi kami jurnalisme nyata. Sejujurnya saya telah mencari beberapa tahun untuk sumber jurnalisme nyata dan sepertinya tidak dapat menemukannya di mana pun," tulis pengguna lain.

Beberapa pengguna juga mulai berasumsi bahwa Elon Musk mungkin berencana untuk membuat jaringan beritanya sendiri.

"Ya, outlet media massa yang didukung miliarder lainnya. Itulah yang dibutuhkan dunia. Jenius," tulis seorang pengguna di Twitter.

"Ah ya, hanya apa yang dibutuhkan dunia: pria kaya yang tidak senonoh dengan perusahaan media," tulis pengguna lain.

Seperti diketahui, Elon Musk memutuskan untuk menjual hampir US$5 miliar (Rp71,3 triliun) saham Tesla, menurut pengajuan keuangan.

Menurut laporan, Elon Musk masih memegang lebih dari 166 juta saham. Elon Musk menjual lebih dari 3,5 juta saham senilai lebih dari $3,88 miliar dalam serangkaian perdagangan yang dilakukan Selasa dan Rabu. Transaksi tersebut tidak ditandai sebagai 10b5, artinya bukan penjualan terjadwal.

Sebelumnya pada Rabu malam, melansir CNBC International di Jakarta, Kamis (11/11/21) pengajuan menunjukkan Musk menjual blok terpisah saham Tesla melalui rencana yang dia mulai pada 14 September tahun ini. Penjualan tersebut berjumlah lebih dari 930.000 saham senilai lebih dari US$1,1 miliar.

Elon Musk menjual saham ini sebagian untuk memenuhi kewajiban pajak terkait dengan pelaksanaan opsi saham. Sebelum rencana penjualan itu diumumkan, Musk meminta 62,5 juta pengikut Twitter-nya untuk memilih dalam jajak pendapat informal, Elon Musk memberi tahu mereka bahwa suara mereka akan menentukan masa depan kepemilikannya di Tesla.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.