News

Elektabilitas Kian Jeblok Jelang Pemilu 2024, Anak Pendiri PPP: Ini Harus Diselamatkan!

Salah satu anak pendiri Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Irene Rusli Halil mengaku elektabilitas partai di masa kepemimpinan Suharso Monoarfa menurun.


Elektabilitas Kian Jeblok Jelang Pemilu 2024, Anak Pendiri PPP: Ini Harus Diselamatkan!
Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa (Dok. PPP)

AKURAT.CO, Salah satu anak pendiri Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Irene Rusli Halil mengaku elektabilitas partai di masa kepemimpinan Suharso Monoarfa sangat menurun.

Hal tersebut memicu keprihatinan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.

“Saya sebagai salah satu anak pendiri partai sangat sedih melihat kondisi seperti ini. Maka ini harus segera diselamatkan,” ujar Irene Rusli Halil dalam pernyataannya yang diterima redaksi, Rabu (22/6/2022).

baca juga:

Irene menilai, manajemen PPP saat ini sangat memprihatinkan. Sehingga perlu adanya penyegaran dan pembaruan.

“Saya pribadi dan banyak di luar sana yang masih menginginkan PPP ada. Memang penyegaran dan pembaruan lah yang bisa menyemangati PPP berlambang Kabah ini,” tegasnya.

Irene menyebut seharusnya figur pemimpin partai bisa menjalankan amanah sesuai dengan lambang partai. Dia berharap kedepannya agar PPP bisa tetap jaya, dengan mengimbau para petinggi untuk memperbaiki kondisi saat ini.

“Ini partai Islam berlambangkan Kabah, seharusnya figur yang memimpin partai harus amanah. Saya berharap dan mengharapkan orang-orang besar bisa loyalitas, agar PPP tetap ada dan jaya,” tutupnya.

Berdasarkan survei Charta Politika pada Maret 2014, elektabilitas PPP mencapai 5,1 persen. Angka tersebut menurun dalam survei Charta Politika pada bulan Januari 2019 menjadi 4,3 persen, dan kembali turun pada bulan Maret 2019 menjadi 3,6 persen.

Dalam rilis hasil survei terkait dengan elektabilitas partai di DPR oleh Charta Politika yang terbaru dan disiarkan di platform Zoom Meeting pada hari Senin (13/6/2021) menunjukkan elektabilitas PPP yang kian menurun hingga menjadi 2,7 persen. []