Ekonomi

Ekspor UMKM Masih Lemah, Indonesia Tertinggal dari Negara APEC

Kontribusi ekspor UMKM masih relatif rendah yaitu di angka 14,37%.


Ekspor UMKM Masih Lemah, Indonesia Tertinggal dari Negara APEC
Ilustrasi - Sektor UMKM (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam webinar Konferensi 500k Eksportir Baru menyatakan bahwa kontribusi ekspor UMKM masih relatif rendah yaitu di angka 14,37%. Angka tersebut menjadikan Indonesia tertinggal dalam hal ekspor produk UKM dibandingkan negara-negara APEC yang rata-rata kontribusi ekspor UKM-nya mencapai 35%.

Teten menilai UKM sulit menembus pasar ekspor karena minimnya pengetahuan tentang pasar luar negeri, kualitas produk yang belum memenuhi standar internasional, kapasitas produksi yang masih rendah, dan biaya sertifikasi yang tidak murah.

"Kami bersama Sekolah Ekspor menyusun kurikulum dan modul pelatihan UKM untuk ekspor," kata Teten.

Selain itu, Kemenkop UMKM juga bekerja sama dengan asosiasi perusahaan ekspor dan asosiasi UKM lainnya dalam memberikan pelatihan perdana pada pelaku UMKM yang dilakukan di Bandung Jawa Barat pada awal April 2021.

Teten mengatakan pemerintah berupaya memacu ekspor produk UMKM melalui marketplace seperti Amazon. Menurutnya, ekspor produk UMKM lebih mudah dilakukan melalui marketplace, dibandingkan harus dengan logistik yang menggunakan kontainer sebagaimana pelaku industri besar.

Nilai ekspor Indonesia pada tahun 2020 sebesar 163,31 miliar dolar AS. Jumlah tersebut mengalami penurunan 2,61% yoy dibandingkan tahun 2019.

" Namun kita tetap optimis melihat neraca perdagangan Indonesia surplus 21,74 miliar dolar, dengan sektor pertanian dan industri pengolahan," jelas Teten.

Dia menyebutkan bahwa industri UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia dengan kontribusi 60 persen terhadap PDB dan melakukan penyerapan tenaga kerja hingga 97%.

Sekadar informasi, Kementerian Koperasi dan UMKM bekerja sama dengan Sekola Ekspor memberikan pelatihan dan pendampingan pada pelaku UKM agar bisa menembus pasar internasional untuk meningkatkan pangsa pasar UKM Indonesia di luar negeri.[]

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu