Ekonomi

Ekspor Melonjak, Industri Mainan Anak Diminta Tingkatkan Inovasi

Kemenperin mendorong industri mainan anak di Tanah Air semakin meningkatkan inovasi produknya.


Ekspor Melonjak, Industri Mainan Anak Diminta Tingkatkan Inovasi
Bapak Umar (79) saat menjaga toko mainan miliknya di kawasan Kalibata, Jakarta, Kamis (25/2/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian terus mendorong industri mainan anak di Tanah Air semakin meningkatkan inovasi produknya agar mampu berdaya saing dengan impor-ekspor. Apalagi, industri tersebut mencapai nilai yang cukup besar yakni US$343 juta pada 2020.

"Kami berupaya untuk meningkatkan kinerja industri mainan anak agar dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangan resminya di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Apalagi, Indonesia sebagai pasar yang besar menjadi peluang bagi pengembangan industri mainan anak.

Menperin mengemukakan performa industri mainan anak nasional menunjukkan tren yang positif.

Hal ini tercermin dari capaian nilai ekspornya yang kian meningkat selama tiga tahun terakhir. Pengapalan produk mainan anak yang mencapai US$320 juta sepanjang 2018, melonjak menjadi US$343 juta pada 2020.

"Potensi kita, terdapat 131 unit usaha mainan anak pada skala industri menengah dan besar. Dari jumlah unit usaha tersebut, telah mempekerjakan lebih 36 ribu orang. Artinya, sektor padat karya ini termasuk yang memiliki orientasi ekspor," paparnya dilansir dari Antara.

Menperin memberikan apresiasi atas peluncuran mainan Bima S sebagai karya anak bangsa yang patut dibanggakan.

"Dengan adanya launching Bima S Toys ini, kami berharap dapat semakin menggairahkan kinerja industri mainan anak nasional," tuturnya. 

Mainan tersebut lahir dari serial Bima S, produksi MNC Animation.

"Langkah yang telah diambil oleh MNC Group dalam memperkenalkan mainan baru ini diharapkan dapat menstimulasi dan mendorong industri mainan anak dalam negeri untuk terus tumbuh dan berkembang," imbuhnya.

MNC Animation, salah satu unit bisnis MNC Pictures, yang merupakan anak usaha PT MNC Studios International Tbk (MSIN) telah mengukir sejarah bagi perkembangan industri ekonomi kreatif Indonesia.

Melalui kerja sama dengan Royal Kreasi Cemerlang, pabrik mainan di Indonesia, mereka menghadirkan rangkaian mainan lokal yang pertama kali dengan menggunakan intellectual property (IP) lokal Bima S dan diproduksi dalam negeri untuk didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Agus mengimbau industri mainan anak dalam negeri diberikan kesempatan yang lebih luas untuk dapat memproduksi mainan Bima S ini.

Selain itu, perlu diperhatikan kualitas produknya sesuai dengan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) mainan anak yang diberlakukan secara wajib.

"Dengan peluncuran seri mainan Bima S ini, semoga dapat menjadikan MNC Group sebagai salah satu perusahaan yang senantiasa menjadi rujukan inovasi dan kreativitas dalam memproduksi mainan anak," ujarnya. []