Ekonomi

Ekspansi Citilink ke China Dukung Skema OBOR


Ekspansi Citilink ke China Dukung Skema OBOR
Penandatanganan MoU Citilink dan China untuk penerbangan reguler ke China. (Wayan Adhi Mahardhika)

AKURAT.CO Citilink dan Megacap pada Jumat(7/9) menandatangani perjanjian awal bersama untuk mendukung penerbangan dalam skema OBOR China.

Skema OBOR yang mendukung perkembangan ekonomi dan perdagangan kedua negara dapat dilakukan melalui penambahan rute penerbangan.

"Melalui misi OBOR, kami ingin mengembangkan hubungan dengan Indonesia dan penerbangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kedua negara, baik untuk pertukaran turis, bisnis, dan kepentingan-kepentingan lainnya," kata CEO Megacap di Pelantaran Ramayana, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Melalui kerjasama ini, China berharap akan semakin dekat dengan Indonesia dan jumlah pengunjung dari dan ke China semakin meningkat.

"Indonesia tidak hanya bagian yang penting untuk jalur sutera China di Asia, tetapi tempat pertama dalam abad 21 dalam beberapa tahun belakangan. Dan hal ini sama pentingnya dengan kerjasama Mega dan Citilink menuju ke China pada saat yang bersamaan untuk merealisasikan jalur sutera Cina," tambahnya.

"China dan Indonesia memiliki hubungan yang dekat dalam ekonomi dan perdagangan. Melalui kerjasama Megacap dan Citilink diharapkan dapat semakin mendekatkan hubungan kami," kata Sekertaris I Duta Besar Cina untuk Indonesia.

Megacap merepresentasikan 20 penerbangan di China yang menawarkan e-commerce, call centre, logistik, express, layanan perjalanan. Megacap juga percaya akan melanjutkan passion dan komitmen yang sama dengan grup Citilink.

Citilink telah menjadi maskapai bintang 4 dari Skytrax dan The Best Low Cost Carrier di Asia dari TripAdvisor. Citilink Indonesia merupakan maskapai pertama di Asia dan ketiga di dunia yang mendapatkan peringkat bintang 4 untuk low cost carrier.

Penandatanganan kerjasama GSA ini dilakukan oleh Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo dan Chairman Megacap Kevin Chen yang dihadiri juga oleh jajaran Management Citilink Indonesia dan Megacap Aviation Service. []