Olahraga

EKSKLUSIF! Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara

Akurat.co berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan para pemain Satria Muda Pertamina Jakarta untuk membahas gelar juara IBL 2022.

EKSKLUSIF! Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara
(Kiri-kanan) Pebasket Satria Muda Pertamina Muhammad Rizal Falconi, Juan Laurent Kokodiputra, Muhammad Sandy Ibrahim Aziz, Laurentius Steven Oei, serta Kelvin Sanjaya berpose dengan pialanya saat wawancara khusus di kantor redaksi Akurat.co, Jakarta, Kamis (15/9/2022). AKURAT.CO/Endra Prakoso (Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Satria Muda Pertamina Jakarta merupakan tim bolabasket tersuksesdi Indonesia. Beberapa waktu lalu, tim besutan Youbel Sondakh baru saja meraih back-to-back juara atau mempertahankan gelar Indonesia Basketball League (IBL) 2022.

Satria Muda merebut gelar ke-12 setelah berhasil mengalahkan rival utamanya, Pelita Jaya Bakrie Jakarta, di final pada 27 dan 28 Agustus 2022 lalu.

Nha, masih larut dalam euforia juara, Akurat.co mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara bersama dengan lima pemain Satria Muda, yakni Laurentius Steven Oei, Juan Laurent Kokodiputra, Muhammad Sandy Ibrahim Aziz, Kelvin Sanjaya, dan Rizal Falconi.

baca juga:

Mereka meluangkan waktunya datang ke kantor Akurat.co pada Kamis (15/9)untuk berbagi cerita mengenai perjuangan Satria Muda menjadi juara IBL 2022. Berikut hasil wawancaranya: 

*Seberapa penting gelar IBL 2022?*

JUAN LAURENT: Seberapa penting? Ya penting banget karena pertama kami sudah bikin history, kami sudah bisa back-to-back champions juga. Itu buat pribadi kami sejarah masing-masing lah. Semoga ke depannya SM (singkatan Satria Muda) bisa ada history yang baru lagi, kami masing-masing punya target pribadi.

LAURENTIUS STEVEN: Yang pasti penting banget karena ini sejarah juga karena katanya SM belum pernah juara di Bandung. Jadi ini juara pertama di Bandung. Lalu ini juga back-to-back setelah sekian lama tidak back-to-back. Lalu gelar juara ke-12 ini juga juara terbanyak lho, di seluruh Indonesia. Di antara semua klub, SM dengan 12 gelar ini jadi tim dengan juara terbanyak. Jadi kami menciptakan sejarah baru buat SM.

*Saat seri IBL kembali dimulai di Jakarta pada Maret, setelah seri Bandung ditunda karena Covid-19, SM awal kurang meyakinkan, bahkan kalah dua kali. Sebenarnya bagaimana kondisi tim saat itu?*

LAURENTIUS STEVEN: Yang pasti itu di masa-masa Covid-19 itu memang banyak di antara kita ada yang kena, jadi otomatis dibutuhkan waktu untuk pemulihan. Karena Covid-19 juga kami tidak bisa latihan tim. Jadi udah sakit, kondisi drop, tidak ada chemistry karena tidak ada waktu buat latihan. Selain itu, kami juga ganti pemain asing, jadi ketika kami main di awal, jadi butuh waktu untuk menemukan chemistry lagi dan membalikkan kondisi. Tapi bagusnya, menjelang akhir kami makin hari makin bagus dan makin improve, dan di ujungnya kami menjadi juara.

EKSKLUSIF Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara - Foto 1
Pebasket Satria Muda Pertamina Jakarta Brachon Griffin (tengah) melakukan lay up shoot saat bertanding melawan tim Pelita Jaya Bakrie Jakarta pada final gim 2 IBL Tokopedia 2022 di Gor C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/8). ANTARA FOTO/Novrian Arbi.

*Setelah musim reguler tuntas, ada jeda lebih dari empat bulan karena agenda timnas. Bagaimana penyesuaian tim saat itu?*

SANDY IBRAHIM: Sebenarnya waktu itu kami struggle karena tidak bisa latihan tim karena ada beberapa pemain yang ke timnas, jadi kami butuh penyesuaian lagi, kami harus matangkan lagi sistem bermain, terus dengan adanya jeda empat bulan terasa banget di play-off round pertama melawan [Amartha] Hangtuah. Kami kalah start, telat panasnya, jadi memang itu sangat krusial bagi kami. Apalagi waktu itu yang timnas baru gabung dua minggu sebelum play-off. Jadi itu yang bikin kami struggle.

*Apa keunggulan SM yang tidak dimiliki tim lain?*

JUAN LAURENT: Menurut aku sih, yang aku lihat ya, mungkin SM, pertama, dengan banyak pemain yang sudah sering masuk final, beberapa kali ke final, mungkin kami sudah punya mental juara dan mentalnya lebih baik dibandingkan tim-tim lain. Kedua SM juga, kami memiliki size, bisa kelihatan semua posisi, dan lapis pertama maupun kedua merata. Bisa dibilang size-nya tinggi-tinggi, badannya juga gede-gede dibandingkan dengan tim yang lain.

EKSKLUSIF Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara - Foto 1
Satria Muda Pertamina (Kiri-kanan) Pebasket Satria Muda Pertamina Muhammad Rizal Falconi, Juan Laurent Kokodiputra, Muhammad Sandy Ibrahim Aziz, Laurentius Steven Oei, serta Kelvin Sanjaya berpose dengan pialanya saat wawancara khusus di kantor redaksi Akurat.co, Jakarta, Kamis (15/9/2022). AKURAT.CO/Endra Prakoso Endra Prakoso.

*Apa kunci bisa menang di Bandung lawan Prawira?*

RIZAL FALCONI: Saya sih melihatnya paling lebih ke kami satu tim fokus di kebersamaan. Kami semua dari awal itu komitmennya, apapun yang terjadi di lapangan baik lagi unggul atau tertinggal, kami harus sama-sama, stick together. Kami juga saling kompak dan paling penting saling percaya satu sama lain. Jadi enak mainnya. Siapa yang ada di lapangan, dukung penuh saja.

Kalau lawan tuan rumah yang pasti kami harus siapkan mental yang lebih kuat lagi. Karena otomatis lawan tim tuan rumah, otomatis pasti suporter mereka habis-habisan dukung tuan rumah. Apalagi di Bandung, itu Prawira punya basis suporter yang kuat dari dulu. Saya sempat lima tahun bergabung di sana, jadi merasakan suporter itu bisa bikin pemainnya punya mental dan semangat yang bagus banget.

Kalau untuk SM sendiri, karena kami sudah terbiasa dengan situasi seperti itu, kami sudah bertahun-tahun dan kalau bisa dibilang selama enam tahun saya bergabung, kami selalu masuk final jadi kami sudah terbiasa dengan hype-nya, dengan euforia-nya, jadi ya sudah sikat dan hajar aja lawan tim tuan rumah.

LAURENTIUS STEVEN: Rahasianya sebenarnya dari persiapan. Kami memang sudah mempersiapkan main di situasi itu. Kami juga sudah sering tanding, banyak pengalaman, sering sparing. Jadi semua persiapan itu ketika di laga ada teriakan suporter atau apa, ya kami fokus sama diri sendiri. Yang penting kami sudah siapkan dan latih, jadinya bakal keluar dan tidak ada grogi dan lain-lain.

EKSKLUSIF Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara - Foto 3
Pebasket Satria Muda Pertamina Jakarta Brachon Griffin (tengah) melakukan lay up shoot saat bertanding melawan tim Pelita Jaya Bakrie Jakarta pada final gim 2 IBL Tokopedia 2022 di Gor C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/8).ANTARA FOTO/Novrian Arbi.

SANDY IBRAHIM: Kalau saya mungkin kami fokus sama offense dan defense. Terus juga kami kan udah SF (semifinal), jadi all out saja, keluarin apa yang kita punya dan tunjukkan di lapangan. Teriakan-teriakan itu sebenarnya kayak, ya udah mereka kan cuma teriak-teriak, bukan yang lain. Jadi ya sudah kami lakukan apa yang diinstruksikan oleh pelatih. Hasilnya? Juara.

JUAN LAURENT: Sama, persiapan. Pertama struggle saat lawan Hangtuah, terus ada evaluasi setelah game. Terus juga SM itu kalau main di kandang lawan lebih beringas dibanding main di kandang sendiri. Karena kami pikir harus kalahkan lawan di kandangnya, kalau di kandang sendiri kan sudah biasa.

Kami juga menghilangkan ego masing-masing, kami dengarkan pelatih, percaya sama manajemen pelatih, ada juga dukungan dari luar kota. Itu hal yang paling kita respect karena jauh-jauh ke Bandung buat nonton.

KELVIN SANJAYA: Kalau aku melihatnya ketika kami sudah main, tim sudah terlalu fokus ke game, sampai tidak mengkhawatirkan suporter lawan. Cuma kalau ngomongin fans di Bandung, juga ada SM fanatics di beberapa titik.

*Kemarin final lawan Pelita Jaya lagi, tahun lalu juga menang tapi 2-1. Tapi tahun ini menang 2-0. Apa yang membuat SM bisa menang dua game langsung?*

LAURENTIUS STEVEN OEI: Sebenarnya sama seperti yang Juan bilang, mental juara, itu yang pasti karena ya ada waktu, terutama di game kedua kami di awal tertinggal hampir sebelas poin. Tapi balik lagi, game itu tidak penting siapa yang menang di awal, yang penting menang di akhir. Jadi kami pelan-pelan kurangi ketertinggalannya, kami perbaiki kesalahan dan size itu juga berpengaruh banget karena kami secara size lebih unggul dan kami bisa memanfaatkan itu.

*Bagaimana pengaruh dua pemain asing SM, Elijah Foster & Brachon Griffin?*

KELVIN SANJAYA: Soal dua pemain asing, menurut saya mereka bisa beri pelajaran buat kami, di mana kami belajar dan melihat bagaimana mereka main, mereka mau fight buat tim, mereka juga bisa menurunkan ego mereka buat tim, banyak.

Tentu saja saya banyak belajar karena latihan bareng, lihat rutinitas mereka sebelum dan sesudah bertanding, dan cara mereka menghadapi lawan.

*Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia FIBA, tapi tidak lolos. Bagaimana kalian melihat ini?*

JUAN LAURENT: Ya paling bagus sih Indonesia jadi tuan rumah, mungkin bisa jadi ilmu buat kita, jadi ada kesempatan buat nonton langsung di Jakarta, bisa nonton langsung tim-tim dan papan atas dan pemain-pemain kelas dunia akan berlaga di Jakarta. Itu jadi pelajaran yang sangat berharga buat para pemain muda yang mungkin pengen punya prestasi lebih tinggi, mereka bisa datang menonton dan bisa belajar dari para pemain dunia itu.

EKSKLUSIF Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara - Foto 2
Satria Muda Pertamina (Kiri-kanan) Pebasket Satria Muda Pertamina Muhammad Rizal Falconi, Juan Laurent Kokodiputra, Muhammad Sandy Ibrahim Aziz, Laurentius Steven Oei, serta Kelvin Sanjaya berpose dengan pialanya saat wawancara khusus di kantor redaksi Akurat.co, Jakarta, Kamis (15/9/2022). AKURAT.CO/Endra Prakoso Endra Prakoso

*Apakah di antara kalian ada keinginan untuk bermain di luar negeri?*

KELVIN SANJAYA: Ada, kemauan ada, pengen main di luar negeri. Cuma ya, lihat ke depan. Tawaran belum ada.

RIZAL FALCONI: Saya sih mau, tapi banyak yang harus diperhitungkan dan dipikirkan. Apalagi bagi yang sudah berkeluarga, bagaimana harus stay close atau dekat dengan keluarga. Jadi banyak yang dipikirkan, tapi kalau ada tawaran saya mau.

JUAN LAURENT: Kalau aku mau banget kalau ada tawaran. Ya bikin sejarah juga lah, pengen dari kami SM ada yang bisa main di liga luar. Sebuah kebanggaan untuk Indonesia main di luar.

SANDY IBRAHIM: Pengen juga. Penasaran juga gimana atmosfer liga di negara lain. Kami juga kan dari situ pengen belajar apa sih kelebihan dan kekurangan dari kultur basket Indonesia dengan basket liga luar. Itu juga jadi impian, maksudnya pengen main di liga negara luar. Tapi untuk sekarang fokus dulu di SM, kan kontrak masih ada jadi masih fokus buat mencari piala ketiga beruntun alias three peat.

LAURENTIUS STEVEN: Kalau ada kesempatan untuk main di luar negeri, itu bisa dibilang suatu gifts karena tidak banyak pebasket Indonesia yang dapat privilege itu buat main di luar negeri. Jadi kalau misalnya dapat sih, itu wajib diambil karena itu kesempatan untuk dapat pengalaman baru, main dengan lawan yang lebih jago-jago. Itu jadi pengalaman berharga buat kami ketika balik ke Indonesia. Jadi kalau ada tawaran sih, berminat. Cuma sampai sekarang belum ada.

*Ada pesan untuk penggemar bolabasket Indonesia?*

RIZAL FALCONI: Kalau untuk akhir akhir ini sih, apalagi setelah meraih prestasi di SEA Games 2021, saya yakin banget basket Indonesia sudah mulai makin maju, mulai populer di kalangan anak-anak umur 4-5 tahun, mereka sudah kenal basket. Jadi kami yang dulu berpikir bola itu olahraga yang populer, sekarang basket sekarang juga di kalangan anak-anak kompleks sudah populer dan tahu olahraga basket. Jadi optimislah untuk ke depannya, apalagi sekarang anak-anak muda size-nya banyak tinggi-tinggi.

SESI PERTANYAAN INDIVIDU

Selain melontarkan pertanyaan tim secara keseluruhan, Akurat.co juga berkesempatan menanyakan sejumlah pertanyaan pribadi kepada masing-masing pemain.

1. JUAN LAURENT

EKSKLUSIF Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara - Foto 3
Satria Muda Pertamina Pebasket Satria Muda Pertamina Kelvin Sanjaya berpose dengan pialanya saat wawancara khusus di kantor redaksi Akurat.co, Jakarta, Kamis (15/9/2022). AKURAT.CO/Endra Prakoso Endra Prakoso.

*Prestasi lengkap kamu sekarang terbilang lengkap. Selanjutnya target apa? Jadi MVP kah?*

Sebenernya sih pertama pengen juara IBL lagi sama SM. Kedua pengen gelar pribadi juga.

*Sebagai salah satu pemain senior, bagaimana pandanganmu soal regenerasi SM? Apakah kamu sudah jadi mentor untuk para pemain muda?*

Ya kalau regenerasi yakin lah SM tidak ada habisnya. Contohnya ada Kelvin, Ali Bagir, dan segala macem. Jadi mungkin tidak ada habisnya untuk regenerasi. Kalau aku sih, semoga bisa tetap bertahan di sini, bisa jadi senior mereka, dan juara lagi bareng mereka.

*Apakah di masa yang akan datang ada kemungkinan jadi pelatih?*

Semua mungkin di sini atlet ada chance jadi pelatih. Itu kemungkinannya besar, bakal gede lah jadi pelatih.

2. SANDY IBRAHIM

EKSKLUSIF Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara - Foto 4
Satria Muda Pertamina Pebasket Satria Muda Pertamina Muhammad Sandy Ibrahim Aziz berpose untuk difoto saat wawancara khusus di kantor redaksi Akurat.co, Jakarta, Kamis (15/9/2022). AKURAT.CO/Endra Prakoso Endra Prakoso.

*Proses kamu di SM cukup panjang, mulai dari awal binaan sampai starter. Apa yang membuat tetap teguh sampai sekarang?*

Kenapa bisa bertahan di SM dari dulu, pertama karena saya merasa dipercaya sama manajemen, pelatih, rekan setim juga mereka saling meyakini kalau saya bisa jadi andalannya SM. Terus juga apalagi memang sudah berkecimpung di basket, tidak tahu mau ngapain lagi. Jadi ya sudah kejar terus sajalah, percaya sama prosesnya.

*Kamu termasuk pemain yang suka melakukan dunk, apa kira-kira rahasianya?*

Tidak ada rahasia. Ya latihan seperti biasa aja, ikuti program dari pelatih. Enggak ada latihan yang khusus, bareng-bareng semua di sini. Paling latihan tambahan saja, enggak aneh-aneh.

*Kamu masuk Timnas Basket 3x3 di SEA Games dua edisi terakhir. Kalau boleh pilih, nyaman di 5 on 5 atau 3x3?*

Kalau disuruh pilih, kan sebentar lagi ada SEA Games, ya tahun depan (Kamboja 2023). Kalau diberi kepercayaan buat 5 on 5, mungkin mau.

Apalagi 3x3 saya sudah dua kali, SEA Games tahun ini sama 2019, jadi mungkin bakal coba tantangan baru di 5 on 5."

3. LAURENTIUS STEVEN

*Lebih nyaman sama Coach Milos atau Coach Youbel? Kan keduanya sama-sama bawa SM juara?*

Kalau buat saya sih Coach Youbel. Ini bukan berarti Milos jelek. Tapi kalau sama Milos saya dipakai di posisi 5, nah sedangkan sekarang dengan adanya pemain asing itu jadi agak susah bersaing karena tinggi badan. Jadi sekarang sama Coach Youbel mau dieksperimenkan di posisi empat dan tiga, nah itu mungkin lebih bagus buat saya ke depannya. Jadi tantangan lah, dan di satu sisi kalau itu bisa dijalanin, ya lebih bagus juga.

*Kontrak sama SM mau habis. Rencana ke depan bagaimana?*

Sebenarnya sih kalau ditanya, saya sama SM udah ada koneksi yang baik. Saya juga pengen kejar three-peat. Jadi kalau dikasih kesempatan berikutnya, kalau bisa pengen usaha dapatkan three-peat. Tapi balik lagi karena posisi kontrak kan habis, jadi ya tidak sepenuhnya tutup mata, tengok kanan-kiri dulu siapa tahu ada "barang" bagus kan.

4. KELVIN SANJAYA

EKSKLUSIF Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara - Foto 5
Satria Muda Pertamina Pebasket Satria Muda Pertamina Muhammad Kelvin Sanjaya berpose untuk difoto saat wawancara khusus di kantor redaksi Akurat.co, Jakarta, Kamis (15/9/2022). AKURAT.CO/Endra Prakoso Endra Prakoso

*Saat memastikan juara, kamu sempat selebrasi sampai nangis terharu. Sebenarnya apa yang dirasakan saat itu?*

Lebih ke terharu ya, karena sejak awal main basket itu tidak pernah kepikiran akan juara IBL. Kayak dreams come true, lah. Kayak ada perasaan 'oh kenyataan nih, juara IBL'. Juga ada perasaan sedih juga karena aku belum kontribusi banyak. Jadi aku ada motivasi lebih untuk tahun ke depannya, tahun depan aku harus kontribusi lebih banyak

*SM gudang big man seperti Ronaldo Sitepu (Dodo) dan Ronny Gunawan (Rogun). Sering minta masukan sama mereka?*

Kalau dari Bang Dodo, Koh Rogun, dan Koh Lau juga, mereka sudah ngasih tanpa saya minta. Jadi tidak usah khawatir harus cari ilmu ke mana, karena ilmu itu ada di situ

*Kamu jadi pemain paling sibuk musim ini, bolak balik timnas juga. Bagaimana kamu menjalani itu?*

Kalau ditanya capek, iya capek. Tapi menurut saya ada hal yang lebih penting, jadi memang ada yang harus dikorbankan lah. Seperti waktu buat leha leha, istirahat, dll. Memang itu harus jadi pengorbanan buat saya

*Musim depan akan banyak main di SM. Apakah menjadi tantangan?*

Sebenarnya saya belum mikirin itu, saya mau persiapan bagus dulu, di latihan off-season-nya biar siap pas tanding. Ingin buktikan dulu di latihan untuk dapatkan setiap menit bermain bareng SM.

5. RIZAL FALCONI

EKSKLUSIF Satria Muda: Kami Rebut Gelar IBL 2022 karena Punya Mental Juara - Foto 6
Satria Muda Pertamina Pebasket Satria Muda Pertamina Muhammad Rizal Falconi berpose dengan pialanya saat wawancara khusus di kantor redaksi Akurat.co, Jakarta, Kamis (15/9/2022). AKURAT.CO/Endra Prakoso Endra Prakoso.

*Kamu belakangan, terutama di playoff suka threepoint. Apakah sengaja latihan?*

Kalau ditanya, untuk season ini memang lebih banyak latihan three point. Jadi di latihan, saya fokus di sana sehingga saat pertandingan ketika momennya pas, alhamdulillah ternyata apa yang sudah dilatih kepakai.

Arahan khusus, ya karena sudah banyak latihan saat off season dan sebelum tanding, jadi ya otomatis pelatih kasih lampu hijau buat eksekusi three point.[]