Lifestyle

Eksfoliasi, Manfaat dan Dampak Jika Dilakukan Berlebihan

Eksfoliasi adalah proses menghilangkan sel-sel kulit mati. Ini bisa mencerahkan kulit asal tidak dilakukan berlebihan.


Eksfoliasi, Manfaat dan Dampak Jika Dilakukan Berlebihan
Mengenal eksfoliasi dan dampaknya (FREEPIK/ wayhomestudio)

AKURAT.CO, Memiliki kulit bersih, halus dan cerah adalah impian semua orang. Apabila kamu menginginkan hal ini, salah satu cara terbaik adalah eksfoliasi atau pengelupasan. 

Pada dasarnya, setiap 28 hingga 30 hari, sel-sel kulit mati mengelupas secara alami untuk meregenerasi sel-sel pada kulit. Namun, sel-sel kulit mati tidak dapat mengelupas sepenuh.

Inilah yang membuat kulit menjadi kering, bersisik, menyumbat pori-pori, dan tampak kusam. Melakukan eksfoliasi akan menghilangkan kulit mati untuk memberi jalan bagi kulit baru yang bersih muncul.

"Eksfoliasi adalah proses menghilangkan sel-sel kulit mati," dokter kulit bersertifikat Raechele Cochran Gathers, M.D, dikutip Akurat.co pada Selasa, (21/9/2021). 

Menurut American Academy of Dermatology, eksfoliasi dapat membuat kulit terlihat lebih cerah dan meningkatkan efektivitas produk perawatan kulit dengan meningkatkan penyerapan.

Melakukan eksfoliasi secara teratur juga dapat membantu mencegah pori-pori tersumbat, menghasilkan lebih sedikit jerawat. Dalam jangka panjang, eksfoliasi akan meningkatkan produksi kolagen, yang berfungsi untuk kulit bercahaya dan cerah. 

Manusia kehilangan sekitar 500 juta sel kulit setiap hari, yang berarti kulit mati dapat menumpuk dengan cepat. Lalu, apakah kamu harus melakukan eksfoliasi setiap hari?

Secara umum kebanyakan ahli menyarankan agar kamu melakukan eksfoliasi dua hingga tiga kali per minggu, selama kulitmu bisa mengatasinya dan tidak rusak. 

"Kamu ingin melakukan eksfoliasi secukupnya untuk meningkatkan pergantian sel dan menampilkan kulit baru yang segar. Tapi pastikan untuk tidak menggores atau merusak kulit dengan menggunakan perangkat atau produk ini secara berlebihan," kata Ife Rodney, M.D.

Namun, setiap kondisi kulit membutuhkan frekuensi eksfoliasi yang berbeda. Jadi, hindari melakukan eksfoliasi secara berlebihan karena dapat menimbulkan masalah baru pada kulit. 

"Kebanyakan orang dengan kulit normal atau kombinasi bisa melakukan eksfoliasi dua kali atau bahkan tiga kali seminggu," kata Rodney.

"Mereka yang memiliki kulit lebih dewasa, kering, atau sensitif, mungkin hanya ingin melakukan eksfoliasi setiap minggu," imbuhnya. 

Melakukan eksfoliasi berlebihan akan merusak lapisan pelindung kulit dan mengganggu kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembapan alaminya. Berikut beberapa dampak melakukan eksfoliasi secara berlebihan : 

  • Muncul iritasi.
  • Kemerahan.
  • Meradang.
  • Kulit bisa menjadi kering dan bersisik.
  • Muncul tekstur seperti ruam, yang menyebabkan warna kulit tidak rata seperti bercak merah.
  • Jerawat adalah reaksi umum lainnya, terutama jerawat kecil, kasar, bergelombang.

Adapun untuk tubuh, kamu umumnya dapat menggunakan pedoman serupa. Jika kamu cenderung memiliki kulit kering, lakukan eksfoliasi seminggu sekali. Beberapa orang mungkin dapat melakukannya dua atau tiga kali seminggu, tergantung kondisi kulitnya. 

Satu-satunya hal yang perlu diingat di sini adalah bahwa kamu tidak boleh menggabungkan exfoliator tubuh dan wajah.

"Exfoliator tubuh tidak boleh digunakan pada wajah. Itu biasanya lebih tebal dalam konsistensi dan mengandung konsentrasi asam yang lebih tinggi sehingga bisa mengiritasi kulit wajah yang halus," kata Cochran Gather.

"Demikian juga, menggunakan exfoliator wajah pada tubuh mungkin tidak cukup kuat untuk memberikan hasil yang kamu cari," jelasnya.[]