News

Eks Menpora Imam Nahrawi Akhirnya Dijebloskan ke Sukamiskin

Eks Menpora Imam Nahrawi Akhirnya Dijebloskan ke Penjara


Eks Menpora Imam Nahrawi Akhirnya Dijebloskan ke Sukamiskin
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi usai diperiksa di gedung KPK. (AKURAT.CO/Faqih Fathurahman)

AKURAT.CO Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akhirnya dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas I Sukamiskin, Bandung.

Diketahui, Imam divonis pengadilan tipikor Jakarta dengan hukuman pidana penjara selama 7 tahun atas kasus suap dana hibah KONI pada Kemenpora.

"Selasa (6/04/2021) Jaksa Eksekusi KPK Rusdi Amin dan Josep Wisnu Sigit telah melaksanakan putusan MA Nomor : 485 K/ Pid.Sus/2021 tanggal 15 Maret 2021 Jo Putusan PN Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor : 30/PID.SUS-TPK/2020/PT DKI. JKT tanggal 8 Oktober 2020 Jo Putusan PN Tipikor pada PN Jakarta Pusat Nomor : 9/Pid.Sus/TPK/2020/PN. Jkt.Pst tanggal 29 Juni 2020 dengan cara memasukkan terpidana Imam Nahrawi ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IA Sukamiskin," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (7/4/2021).

Ali menegaskan sebelumnya Imam telah diputus dan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut.

"Terpidana juga diwajibkan membayar denda sejumlah Rp400 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," kata Ali.

Selain itu dijatuhi juga adanya pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp19.154.203.882,00 yang mana apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar paling lama 1 bulan setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang.

"Jika terpidana tidak mempunyai harta yang cukup untuk membayar uang pengganti, maka di pidana dengan pidana penjara selama 3 tahun," ucap dia.

Sebagai informasi, dalam putusan Majelis Hakim di tingkat MA disebutkan adanya hukuman tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun terhitung pasca selesai menjalani pidana pokok.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co