Olahraga

Eks Kapten Timnas Rusia: Saya Bisa Dipenjara karena Menentang Invasi

Invasi Rusia ke Ukraina sendiri sudah nyaris memasuki empat bulan sejak pertama kali dilancarkan pada 24 Februari.

Eks Kapten Timnas Rusia: Saya Bisa Dipenjara karena Menentang Invasi
Mantan Kapten Tim Nasional Rusia, Igor Denisov, menentang invasi ke Ukraina. (TWITTER/Fuad Alakbarov)

AKURAT.CO, Mantan Kapten Tim Nasional Rusia, Igor Denisov, adalah satu dari sedikit tokoh olahraga di negaranya yang menentang invasi ke Ukraina. Denisov bahkan sudah bersiap jika suatu hari sikapnya tersebut bisa membuatnya dipenjara atau bahkan dibunuh.

“Mungkin mereka bakal memenjarakan saya atau membunuh saya karena ucapan-ucapan ini, tetapi saya bicara pada adanya,” kata eks pesepakbola berusia 38 tahun tersebut sebagaimana dipetik dari BBC.

Denisov mengatakan hal tersebut dalam wawancara dengan jurnalis olahraga terkemuka Rusia, Nobel Arustamyan, yang diunggah melalui saluran Youtube. Denisov mengatakan bahwa ia tak ingin meninggalkan Rusia meski ia tahu risiko dengan sikap yang dinyatakan soal invasi ke Ukraina.

baca juga:

Mantan gelandang dengan 54 penampilan untuk Rusia pada periode 2008-2016 tersebut bahkan mengaku menyampaikan perlawanannya terhadap invasi ke Ukraina kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Hal tersebut dilakukannya di awal-awal periode invasi pada Februari lalu.

“Saya adalah orang yang punya kebanggaan. Itu tiga atau empat hari setelah (awal invasi). Saya bahkan bilang kepada dia (Putin) bahwa saya bersedia berlutut di hadapannya agar dia menghentikan semuanya,” kata Denisov.

Selain Denisov, penyerang Tim Nasional Putri Rusia, Nadya Karpova, juga ikut menyampaikan perlawanannya terhadap invasi. Pesepakbola yang saat ini bermain untuk klub La Liga Spanyol, Espanyol, tersebut mengatakan bahwa warga Rusia yang mendukung invasi merupakan korban propaganda Pemerintah Putin.

Invasi Rusia ke Ukraina sendiri sudah nyaris memasuki empat bulan sejak pertama kali dilancarkan pada 24 Februari. Dunia olahraga memberikan respons keras seperti mendiskualifikasi Tim Nasional Rusia dari Piala Dunia Qatar 2022 dan memindahkan final Liga Champions 2021-2022 dari St Petersburg ke Paris, Prancis.

Selain itu, sejumlah pemain dan pelatih asing yang bekerja di kompetisi sepakbola Rusia juga sudah meninggalkan negara tersebut. Demikian juga dengan beberapa pemain dan pelatih yang berkiprah di Liga Ukraina.

Salah satunya adalah eks Pelatih Inter Milan dan Tim Nasional Turki yang saat ini menangani klub ibukota Ukraina, Dynamo Kiev. Mircea Lucescu. Pelatih asal Rumania ini kembali ke negaranya tak lama setelah serangan awal dilancarkan Rusia ke Ukraina.[]