image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

KPPU Ingin Pemerintah Segera Perbaiki Tata Niaga Garam

Andi Syafriadi

Image

Petani mengumpulkan garam siap panen yang diolah dengan metode terowongan (tunnel) dan membran plastik di Desa Lam Ujung Baitussalam, Aceh Besar, Aceh, Rabu (1/8/2017). Pemerintah menganjurkan swasembada garam pada 2019 mendatang dalam berbagai bentuk upaya dan metode guna memenuhi kebutuhan garam nasional yang mencapai 3,5 juta ton per tahun. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) beberapa waktu lalu telah memberikan berbagai saran kepada Pemerintah, agar dalam jangka pendek melakukan perubahan tataniaga Impor Garam industri untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuatan pasar oleh importir Garam dan membuat akurasi neraca Garam yang lebih tepat. Sehingga, serapan Garam dalam negeri lebih dapat dioptimalkan.

Hal tersebut mengacu kepada rencana importasi Garam industri sebanyak 2,92 juta ton pada tahun 2020, serta dinilai naik 6% dari tahun sebelumnya yang mencapai 2,75 juta ton.

Langkah ini menjadi perhatian karena kualitas Garam lokal dianggap pelaku industri masih belum sesuai dengan spesifikasi kebutuhan industri, yakni Garam dengan kadar Natrium Chloride (NaCl) di atas 97%. 

baca juga:

KPPU sendiri telah melakukan kajian atas kebijakan industri Garam pada tahun 2019, guna menindaklajuti Putusan KPPU atas perkara Nomor 09/KPPUI/2018 tentang Dugaan pelanggaran Pasal 11 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 dalam Perdagangan Garam Industri Aneka Pangan di Indonesia, yang mengidentifikasi bahwa kebijakan industri Garam telah banyak mendistorsi bekerjanya persaingan usaha yang sehat dalam industri tersebut.

Dalam kajian tersebut, KPPU mendalami karakteristik industri Garam dan kebijakan yang menaunginya. Salah satu problema besar industri Garam saat ini adalah melimpahnya hasil produksi 2019, tetapi hanya sebagian yang terserap pasar.

Taufik Ahmad selaku Direktur Kebijakan Persaingan KPPU mengungkapkan industri pengguna menganggap Garam Petambak tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

"Kondisi ini jelas menjadi ironi, karena di tengah pasokan Garam Petambak yang melimpah, dilakukan Impor dalam jumlah yang besar, sampai saat ini seperti hampir tidak ada solusi bagi upaya pemecahan masalah agar Garam Petambak bisa memenuhi kebutuhan pasar, dan menjadi substitusi Garam Impor," ucapnya ketika ditemui di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Kabar peningkatan jumlah Impor sebesar 6% di tahun 2020 menggambarkan kondisi tersebut, kondisi ini pun terus menekan Garam Petambak. Sehingga, harga Garam Petambak meluncur menjadi Rp150/kg.

"Salah satu problema klasik yang muncul adalah rembesnya Garam industri Impor ke Garam konsumsi, di tengah banyaknya Garam Petambak yang tidak terserap pasar, rendahnya Garam Petambak yang hanya Rp150/Kg, semakin terasa menjadi ironi karena harga eceran Garam konsumsi di retailer berada di atas Rp10.000/Kg," ujarnya.

Menyikapi permasalahan tersebut, KPPU telah memberikan saran pertimbangan kepada Pemerintah terkait upaya perbaikan industri Garam, diantaranya pencegahan perembesan Garam industri dapat dilakukan melalui pengendalian importasi Garam industri, melalui pengajuan kebutuhan oleh industri pengguna Garam, bukan oleh importir. Setelah itu, Garam yang diimpor hanya boleh didistribusikan ke industri pengguna tersebut, bukan ke konsumen lainnya. 

Adapun terkait belum optimalnya serapan Garam Petambak oleh pasar, perlu dilakukan upaya pemberian prioritas kepada Garam Petambak dalam memenuhi pasar dan peningkatan daya saingnya. Hal ini dapat dilakukan melalui perbaikan akurasi data neraca Garam nasional.

"Akurasi diperlukan untuk memastikan bahwa kebutuhan Garam industri tertentu, dapat dipenuhi Garam Petambak secara optimal. Proses penurunan Impor sampai 975.228 ton, bahkan di tahun 2019, memperlihatkan bahwa banyak industri yang pemenuhannya bisa dioptimalkan melalui Garam Petambak," jelasnya.

Sedangkan dalam jangka menengah, Pemerintah harus secara kontinu mengembangkan program peningkatan kualitas dan daya saing Garam Petambak. Selain itu, untuk membantu Petambak perlu dikembangkan sistem resi gudang Garam.

"Hal lain yang perlu dikembangkan adalah pemberian insentif kepada industri pengolah Garam yang mampu  menghasilkan Garam industri dari bahan baku Garam Petambak," imbuhnya.

Dalam jangka panjang, pengembangan industri dapat diarahkan kepada upaya terciptanya berbagai model/teknologi pengolahan Garam dan ekstensifikasi tambak Garam di lokasi yang secara geografis dapat menjadi wilayah yang tepat untuk menghasilkan Garam secara optimal dan kompetitif. 

Untuk perbaikan tataniaga Impor Garam industri, perbaikan dapat dilaksanakan melalui perluasan pengecualian jenis industri yang dapat melakukan Impor langsung (tidak terbatas pada industri klor alkali, farmasi dan kosmetik); dan pelaksanaan mekanisme competition for the market, seperti melalui lelang, tender, beauty contest, atau bentuk seleksi lainnya, untuk menetapkan importir yang akan mengimpor Garam industri.

Importir tersebut haruslah yang mampu memberikan harga termurah bagi industri pengguna, memiliki jaminan ketersediaan pasokan dan waktu pemenuhan, serta merealisasikan seluruh kewajiban impornya (100%). 

Untuk memecahkan permasalahan rendahnya harga pembelian Garam Petambak dan tingginya harga Garam konsumsi di tingkat pengecer dapat dilakukan dengan memasukkan Garam sebagai bagian dari bahan pokok dan penting (Bapokting) yang diatur Pemerintah.  

Dengan demikian, harga acuan Garam di tingkat Petambak (pembelian) dan harga eceran tertinggi (HET) di konsumen dapat ditetapkan.

"Maka dengan itu, posisi dan saran KPPU atas perbaikan industri Garam nasional tersebut, hingga saat ini, KPPU belum menerima tanggapan resmi atas saran dan pertimbangan yang disampaikan," tandasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Akibat Larangan Ekspor, 3,8 Juta Ton Nikel di Dalam Negeri Nasibnya Menggantung

Image

Ekonomi

Kementan Ajukan Impor Gula Konsumsi 130 Ribu Ton dari India

Image

Ekonomi

INFOGRAFIS Amerika Serikat: “Indonesia Negara Maju”

Image

Ekonomi

Apindo Minta Omnibus Law Hapus Kewenangan KPPU sebagai Hakim

Image

Ekonomi

Pakar Akui Impor Masih Dibutuhkan Industri Nasional, Apabila...

Image

News

DPR Minta Kementan Dilibatkan dalam Penentuan Kebijakan Impor Kedelai

Image

Ekonomi

Arcandra Tahar: Mobil Listrik Langkah Tepat Kurangi Impor Minyak Mentah

Image

Ekonomi

Bos BPS Sebut Neraca Dagang RI Januari 2020 Belum Terdampak Virus Corona

Image

Ekonomi

Perang Dangang Belum Usai, Impor RI Januari 2020 Sentuh US$14,28 Miliar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Investor Lebih Tertarik Tarif Listrik EBT Sesuai Harga Pasar

Pemerintah sedang merancang perpres terkait tarif pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan (ET).

Image
Ekonomi

BGR Logistics dan Krakatau Bandara Samudera Kerja Sama Pelabuhan dan Logistik

Dengan sistem digital yang dimiliki BGR Logistics nantinya dapat mendukung setiap kegiatan logistik di pelabuhan.

Image
Ekonomi

Pertamina Buka Peluang Kemitraan Bisnis Pertashop di Seluruh Indonesia

Pertamina membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis Pertashop kepada Pemerintahan Desa, Koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh In

Image
Ekonomi

Penutupan Pendaftaran Pinjaman Online Momentum Restrukturisasi Pasar

Kebijakan OJK untuk menutup pendaftaran perusahaan pinjol atau e-lending harus jadi momentum restrukturisasi pasar teknologi finansial.

Image
Ekonomi

Maxim hingga Anterin, Ini 7 Ojek Online Terbaru Pesaing Gojek dan Grab

Layanan yang cukup menarik adalah Bonceng menyediakan fitur pemesanan perjalanan hingga tujuh hari ke depan.

Image
Ekonomi

Jangan Lupa! Beli Gadget Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI

Jika membawa perangkat atau memesan perangkat dan dikirim dari luar negeri setelah 18 April 2020, masyarakat wajib daftar IMEI.

Image
Ekonomi

Virus Corona Mewabah, Misbakhun Minta Pejabat Tak Bikin Situasi Kian Parah

Antisipasi atas efek penyebaran virus corona juga harus memperhatikan karakter wilayah.

Image
Ekonomi

Kejar Target Setop Impor BBM, Pertamina Kebut Pembangunan Kilang Kapasitas 2 Juta Barel

Pertamina terus mengebut pengembangan kilang proyek RDMP dan pembangunan baru proyek GRR.

Image
Ekonomi

Akibat Larangan Ekspor, 3,8 Juta Ton Nikel di Dalam Negeri Nasibnya Menggantung

APNI mengeluhkan bahwa saat ini pengusaha tambang nasional, memiliki stok sebanyak 3,8 juta ton nikel dengan kadar 1,7 persen yang terpuruk.

Image
Ekonomi

Bos BI: Rupiah dan IHSG Anjlok Gara-gara Keresahan Investor terhadap Virus Corona

Perry Warjiyo mengatakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah dan bursa yang cenderung melemah terpengaruh oleh perilaku investor global.

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Harta Tak Habis hingga Jaminan Surga, Ini 5 Keutamaan Orang Dermawan Menurut Islam

  3. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  4. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  5. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  6. Tidak Mau Tinggalkan Buah Hati, 7 Artis Ini Ajak Anak Ikut Umrah

  7. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  8. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  9. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  10. Presiden PKS: Umat Islam di India Harus Dihormati secara Layak

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan