image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Kemenkop Gaet Hippindo Dongkrak Level Produk UMKM

Andi Syafriadi

Image

Dukungan dari pihak swasta kepada UMKM untuk berkembang sangatlah diperlukan. Melalui Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) berharap, akan lebih banyak pelaku UMKM yang dibantu untuk naik kelas. | AKURAT.CO/Andoy

AKURAT.CO Kementerian Koperasi dan UKM mengakui pihaknya sangat berharap keterlibatan swasta kepada UMKM untuk berkembang. Pasalnya, akan ada sekitar 100 produk UMKM yang dibantu untuk naik level, lewat jaringan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) yang sangat luas. 

Adapun Hippindo dinilai mampu menjadi jembatan dan fasilitator produk UMKM, di mana produk tersebut bisa dipromosikan di jaringan ritel perusahaan besar bahkan di mall yang ada saat ini.

"Sinergi dengan Kemenkop dan UKM, membuat pelaku UMKM dibantu Hippindo dari sisi profiling dan di-scale-up usahanya. Karena Hippindo memiliki kapasitas dan kendaraan untuk menaikkan produk UMKM," tutur Staf Khusus Menkop dan UKM Tb Fiki Chikara Satari saat mendampingi Menteri menerima Pengurus Hippindo di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

baca juga:

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengungkapkan sebagai pengusaha, mereka telah melakukan langkah konkret dalam mendorong UMKM Naik Kelas. Selama ini telah ada yang berjalan baik dan akan terus ditingkatkan.

"Di Cafe Betawi salah satu jaringan Hippindo, sudah menjual kerupuk dari hasil produksi pelaku UMKM yang terkurasi. Transmart, Indomaret, Pojok Busana itu menjual produk lokal, tapi memang brand-nya belum kuat. Nanti akan kami perkuat mereknya, agar produk bangsa bisa Naik Kelas," imbuhnya.

Budi menyebut beberapa produk UMKM yang terkurasi sudah dipajang dan dipromosikan di jaring toko ritel dan mall yang ada di Indonesia. Namun selama ini, belum cukup terframing secara baik atau berjalan sendiri-sendiri.

"Makanya nanti akan ada semacam satu proses inkubasi dari semua produk UMKM yang terbaik, untuk kita branding, di-manage dengan teratur, sehingga jadi lebih terarah," jelasnya.

Untuk tahap pertama, akan ada sekitar 100 produk UMKM yang masuk inkubasi dan dibantu oleh Hippindo. Proyek itu pun diharapkan akan segera terealisasi dalam waktu dekat ini.

Tak hanya itu, Hippindo juga berjanji bakal mendatangkan buyer-buyer dari luar negeri untuk kerja sama dengan pelaku usaha.

"Bahkan tadi pak Menteri bilang, dari pada bantuan enggak jelas, mending dibelikan tiketnya untuk bisa pameran kemudian mendatangkam buyer potensial," ucapnya.

Di saat bersamaan, salah satu kendala yang dihadapi oleh produk UMKM untuk Naik Kelas adalah banyaknya serbuan barang Impor dari luar negeri. Produk UMKM yang masih stagnan, dinilai tak mampu bersaing dengan produk luar yang harganya lebih murah.

Untuk itu Hippindo pun mendukung keluarnya aturan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 199 Tahun 2019 tentang ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak atas Barang Impor Kiriman yang mulai berlaku pada 30 Januari mendatang.

Dalam aturan itu disebutkan, bakal menurunkan ambang batas bea masuk dari 75 dolar Amerika Serikat (AS) menjadi hanya 3 dolar AS atau setara Rp42 ribu. Itu artinya, harga barang Impor yang lebih dari 3 dolar AS akan dikenakan bea masuk sehingga harganya lebih mahal.

Dewan Penasehat Hippindo Tutum Rahanta menyatakan aturan tersebut mampu menguatkan produk lokal dalam negeri untuk Naik Kelas. Selama ini sulitnya produk UMKM berkembang, karena tak mampu bersaing dengan barang impor.

"Tak hanya UKM, IKM nya juga harus bertumbuh. Kita ini marketnya besar sekali, jadi jangan sampai diambil pihak asing. Salah satunya dengan cara melarang praktik yang tak benar lewat PMK ini," tegasnya.

Ia mencontohkan di Batam saja, hampir 45 juta barang kirim jasa titipan merupakan barang Impor yang didatangkan ke Indonesia.

"Itu namanya kita hanya jadi pasar, tidak menikmati kue pertumbuhan industri ini," cetusnya.

Menurutnya jangan sampai masyarakat justru lebih cinta dengan produk asing ketimbang produk lokal.

Di sisi lain, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengungkapkan adanya isu larangan lewat PMK tersebut, saat ini ketiga industri seperti tas, sepatu dan garmen yang cukup banyak serbuan barang impornya, justru telah mengalami kenaikan omzet hingga 10 persen.

"Tumbuh dua digit omzetnya, sejak Desember 2019 lalu. Kita berharap, aturan ini semakin meningkatkan produksi lokal dan omzet para pelaku usaha yang kebanyakan berbasis UMKM ini terus naik," tambahnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Domino Effect Wabah Corona, LIPI: Pariwisata Lemah, UMKM Terhantam!

Image

Ekonomi

Sandiaga Uno Prihatin Banjir Jakarta Bikin UMKM Merugi

Image

Ekonomi

Menkop Dorong Sleman Bentuk Gerakan Relawan Kembangkan Koperasi dan UMKM

Image

Ekonomi

Kemenkop UKM Berburu Strategi Bantu Koperasi Kembangkan Wisata Super Prioritas

Image

Ekonomi

Dihadapan Wakil Rakyat, Bahlil Beberkan Rencana Investasi 2020-2024

Image

Ekonomi

Kemenkop UKM Genjot Daya Saing UMKM di Destinasi Wisata Super Prioritas

Image

Ekonomi

Menkop Teten Klaim Hadirnya Omnibus Law Mampu Permudah Pendirian Koperasi

Image

Ekonomi

Jubir Erick Bareng 100 BUMN Kunjungi Rumah Kreatif di Sleman

Image

Ekonomi

Pemerintah Perlu Perkuat Basis Data UMKM Nasional

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Erick Terima Kunjungan Menteri Perkeretaapian Bangladesh

Kerjasama Indonesia dengan Bangladesh sangat baik terutama untuk perusahaan BUMN.

Image
Ekonomi

Koperasi Harus Jadi Pelaku Strategis Industrialisasi Perikanan

Produksi perikanan tangkap dunia mengalami penurunan 2 juta ton pada 2015 - 2016.

Image
Ekonomi

Ganasnya Corona Buat Rupiah Makin Terkapar

Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Jumat (28/2/2020) melemah 0,41% atau 58 poin ke Rp14.093 per satu dollar AS di pasar spot.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Terima Aset Sitaan dari Kejagung, Apa Itu?

Hal ini sebagai bukti kerja cepat dan nyata yang dilakukan oleh Kejagung dan Kementerian BUMN

Image
Ekonomi

IHSG Makin Ambyar, Terbebani Banyak Sentimen Tak Hanya Corona

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan Kamis (27/2/2020) tambah lesu. Pelemahan ini mencapai 1,8% atau 99,5 poin.

Image
Ekonomi

Gandeng Pertamina Garap Pembangkit Listrik Tenaga Gas, PLN Hemat Rp3 Triliun

Kementerian ESDM memastikan akan mengoptimalkan konsumsi gas bumi dalam negeri mulai tahun 2020 ini.

Image
Ekonomi

BNI Siapkan Hadiah Berlimpah di BNI Java Jazz Festival 2020

Hadiah-hadiah tersebut akan diberikan sejak hari pertama hingga hari terakhir gelaran musik kelas dunia tersebut.

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Terapkan Strategi Dagang Efektif Pasca Dikeluarkannya RI dari Negara Berkembang

CIPS menginginkan pemerintah dapat menerapkan strategi perdagangan yang lebih efektif.

Image
Ekonomi

IHSG Diproyeksi Masih Lemah, Waspada dan Pililah Saham-saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (28/2/2020) masih akan lesu.

Image
Ekonomi

Omnibus Law: Tsunami Bagi Pengusaha Pelayaran Nasional

"Perubahan ini akan menjadi kabar mengerikan bagi industri pelayaran nasional."

terpopuler

  1. Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan

  2. Tayang di Bioskop Trans TV, 5 Fakta Menarik Film Horor The Boy yang Bikin Merinding

  3. Ini Alasan Pemilik Mobil Pukul Sopir Ambulan

  4. Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

  5. Amien Rais Minta Pemerintah Tidak Sahkan Kepengurusan PAN Periode 2020-2025

  6. Pilih Melukai daripada Terlukai, 5 Zodiak Ini Cenderung Miliki Karakter Tak Setia

  7. Perayaan Pra-Paskah: Paus Imbau Warga Dunia Berhenti Menghina Orang Lain di Medsos

  8. Ratusan Karyawan BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Mau Apa?

  9. Batu Alam di Monas Rusak karena Pengaspalan Formula E, Jakpro: Nanti Diperbaiki Lagi

  10. Ingin Tebus Dosa, Tiga Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Tolak Penangguhan Penahanan

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan