image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Cetak 'Master Trainer' Sektor Industri, Pemerintah Gandeng Jerman

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Pekerja menyelesaikan pesanan jahitan pakaian muslim di De'Cantiqu Factory, Cibiru, Bandung, Jawa Barat, Senin (30/10). Kementerian Perindustrian menargetkan laju pertumbuhan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional hingga akhir 2017 mencapai 2,59 persen dengan nilai ekspor USD12,09 miliar dan penyerapan tenaga kerja 2,73 juta orang. Sementara pada 2019 diproyeksikan laju pertumbuhan industri . | ANTARAFOTO/M.Agung Rajasa

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian ikut aktif berperan dalam upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, khususnya bagi sektor industri. Hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah saat ini untuk meningkatkan kualitas SDM yang unggul agar bisa mewujudkan visi Indonesia Maju.

“Kami sangat menyambut baik adanya kolaborasi di antara stakeholder pendidikan vokasi, mulai dari pemerintah, asosiasi, sampai pelaku industri. Melalui program ini, kami berupaya memperkecil kesenjangan tenaga kerja khususunya di level menengah,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko S A Cahyanto melalui keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Kepala BPSDMI menjelaskan, guna mewujudkan pembangunan SDM industri yang kompeten, pihaknya telah menetapkan enam langkah strategis. Pertama, pengembangan pendidikan vokasi industri menuju dual system model Jerman. Kedua, pembangunan politeknik dan akademi komunitas di kawasan industri atau kawasan pusat pertumbuhan industri dan wilayah pusat pertumbuhan industri.

baca juga:

“Yang ketiga adalah penyelenggaraan pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) dengan industri. Hingga saat ini, kami telah memfasilitasi kerja sama 2.612 SMK dengan 855 perusahaan industri yang membentuk 4.997 kerja sama,” tuturnya.

Langkah keempat, Kemenperin rutin menggelar Diklat 3in1 (pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja). Berikutnya, pembangunan infrastruktur kompetensi dan sertifikasi kompetensi tenaga kerja industri. “Dan, yang keenam adalah pengembangan SDM industri 4.0. Salah satunya melalui pembangunan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) 4.0,” sebutnya.

Eko mengungkapkan, kegiatan Pelatihan Senior dan Master Trainer bertujuan untuk menghasilkan tenaga pelatih di tempat kerja (perusahaan). Upaya ini mendukung implementasi program pendidikan sistem ganda (dual system).             

Eko menyebutkan, melalui pelatihan tersebut, akan membekali para instruktur atau karyawan industri yang telah memiliki kemampuan teknis (skill) bidang industri, dengan kemampuan pedagogi untuk mengajar atau menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik.

Kemudian, menyiapkan tenaga pelatih tersertifikasi yang selanjutnya memultiplikasi jumlah trainer atau pelatih tempat kerja pada perusahaan-perusahaan industri. Selain itu, bertujuan untuk menyiapkan silver expert atau karyawan purna bakti dari industri yang akan diberdayakan sebagai tenaga pengajar pada pendidikan vokasi.

“Melalui pelatihan ini, kita bisa belajar dari negara maju seperti Jerman, yang telah sukses menerapkan pendidikan vokasi dengan sistem ganda. Di sana, para lulusannya dibekali skill yang sesuai kebutuhan pasar sehingga langsung terserap kerja. Ini juga adalah hasil nyata dari kerja sama antara dunia pendidikan dengan sektor industri,” paparnya.

Kegiatan Pelatihan Senior dan Master Trainer merupakan wujud kolaborasi antara Kemenperin dengan Deutsche Gesselschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman (Ekonid), Industrie und Handeskammer (IHK) Trier, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Lembaga Diklat Edukadin Jawa Tengah, serta Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jawa Timur.

“Kami berharap, para peserta yang mengikuti pelatihan ini, bisa mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya sekaligus melakukan multiplikasi kepada rekan-rekan kerja di perusahaan. Selain itu, dapat menyiapkan pelatihan yang menciptakan instruktur bagi siswa SMK yang melakukan praktik kerja maupun guru-guru SMK yang melakukan kegiatan magang industri,” tutur Eko.

Lebih lanjut, Kepala BPSDMI berpesan kepada para peserta agar nanti ketika sudah lulus dapat terus memperkuat dan memperluas jejaring kerja sama dan saling mendukung di antara para peserta. “Sebab, mereka merupakan aset besar bagi bangsa ini, yang punya tanggung jawab untuk mencetak instruktur-instruktur baru di industri dalam upaya mengembangkan ekosistem pendidikan vokasi,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama 13 hari kerja, mulai tanggal 25 Januari - 6 Februari 2020, diikuti sebanyak 16 peserta untuk program Master Trainer dan lima peserta program pelatihan Senior Master yang berasal dari berbagai perusahan industri dan institusi.

Hingga saat ini, BPSDMI Kemenperin telah menggelar Pelatihan Pelatih Tempat Kerja (In-Company Trainers) sebanyak tiga batch dengan total 56 peserta. Selanjutnya, Pelatihan Master Trainer sebanyak dua batch dengan total 32 peserta, serta Pelatihan Senior Master (Grand Master) dengan total 5 peserta (satu batch). []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Iptek

Kominfo Punya Peran dalam Pengembangan SDM Digital

Image

Ekonomi

Erick Thohir Memproses Anak Buah Baru, Tugasnya Urus SDM di BUMN

Image

Ekonomi

Kemenperin Kejar Pertumbuhan Investasi dan Ekspor di 8 Persen

Image

Ekonomi

Industri Elektronik RI Didorong Rebut Pasar Ekspor Amerika Serikat

Image

Ekonomi

Kemenperin dan ESDM Bakal Pisahkan Wewenang Pemberian Izin Pertambangan

Image

Ekonomi

Mayoritas Perusahaan Jepang Harap Infrastruktur Masih Jadi Prioritas Utama Jokowi

Image

Ekonomi

Pemerintah Kembangkan Teknologi Pintar Fermentasi Biji Kakao Hanya dalam Satu Hari

Image

Ekonomi

Pemerintah Gandeng Jepang Sulap Limbah Sawit Jadi Bahan Baku Kertas

Image

Ekonomi

DPR Desak KKP Perkuat SDM untuk Cegah Pencurian Ikan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Ingin Ada Inovasi Pengawasan Kelautan dan Perikanan

Pokmaswas adalah contoh pendekatan yang baik dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga laut.

Image
Ekonomi

IHSG Lesu Lagi Terserang Virus Corona

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Selasa (18/2/2020) melanjutkan pelemahannya.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Memproses Anak Buah Baru, Tugasnya Urus SDM di BUMN

Posisi SDM cukup vital dalam upaya membenahi BUMN ke depan.

Image
Ekonomi

Minyak Merangkak Tipis, Terangkat Potensi Penurunan Produksi

Minyak mentah berjangka Brent naik tipis 27 sen menjadi diperdagangkan di 57,59 dolar AS per barel.

Image
Ekonomi

IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan, Saham-saham Ini Dinilai Akan Cuan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini akan menguat.

Image
Ekonomi

Pasca 'Nyindir', Erick Minta Telkom Berburu Model Bisnis Tak Hanya Andalkan Infrastruktur

Masyarakat cenderung menghabiskan dananya lebih besar ke aplikasi yang infrastrukturnya dibangun oleh PT Telkom.

Image
Ekonomi

Pinjaman Online Ilegal 'Mangsa' Masyarakat Menengah Bawah

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyebut para perusahaan fintech ilegal menyasar konsumen kelas menengah ke bawah.

Image
Ekonomi

Marak Pinjol Ilegal, CIPS: Pemerintah Perlu Perkuat Sinergi Regulasi Pemerintah dan Perlindungan Konsumen

Pemerintah perlu terus memperkuat sinergi antara regulasi dengan perlindungan konsumen di industri fintech lending.

Image
Ekonomi

Ini Upaya BTN Turunkan NPL, Walau Dihadang Virus Corona

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, sudah menyiapkan langkah-langkah khusus untuk menurunkan NPL.

Image
Ekonomi

Arcandra Tahar Sebut Pasokan Minyak Mintah RI Tak Terlalu Bergantung Timur Tengah

Arcandra Tahar mengatakan, suplai minyak mentah Indonesia sebenarnya tidak terlalu bergantung dari negara-negara di Timur Tengah.

terpopuler

  1. Kisah Musa Samiri, Pencipta Patung Anak Sapi yang Membuat Kaum Bani Israil Sesat

  2. Kisah Inspiratif Suciati Saliman, Berawal dari Jualan Ayam Kampung hingga Sukses Membangun Masjid Menyerupai Nabawi

  3. Geng Motor Beraksi di Cempaka Putih, Pedagang Pecel Lele Tewas dengan Luka Tusukan

  4. Jasa Marga Dinilai Melanggar UU, Lantaran Banyak Jalan Tol Berlubang

  5. Jadi Sorotan, 6 Artis Bollywood Ini Disebut Berpenampilan Terbaik di Filmfare Awards 2020

  6. Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

  7. Khawatir Terinfeksi Virus Corona, Warga India Hingga Arab Saudi Nekat Lakukan Bunuh Diri

  8. Kandungan Penggalan Ayat "Allah Tidak Akan Mengubah Nasib Suatu Kaum Kecuali Mereka Sendiri yang Mengubahnya"

  9. Tengah Hamil Muda, Ini 10 Potret Baby Bump Vanessa Angel yang Memesona

  10. Washington jadi Kota Pertama yang Legalkan Pengomposan Manusia

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian

Image
News

Korea Hingga Kanada, 10 Potret Hangat Sekretaris Kabinet Pramono Anung Jamu Dubes dari Negara Sahabat

Image
News

10 Potret Putri Ketum PAN Zita Anjani dan Suami, Romantis di Berbagai Kesempatan