image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Wall Street Runtuh Karena Kegelisahan Ekonomi dari Corona

Prabawati Sriningrum

Image

Ilustrasi - Saham Wall Street | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Wall Street mengalami hari terburuk pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), ketika China memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek karena wabah virus yang memicu kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari upaya penahanan penyebaran virus di ekonomi terbesar kedua dunia.

Indeks acuan S&P 500 mengalami kinerja mingguan terburuk sejak September pada pekan lalu, ketika China mengisolasi beberapa kota dan menghentikan perjalanan, mengingatkan Investor akan virus SARS mematikan yang menewaskan hampir 800 orang pada 2002-2003 dan menelan kerugian miliaran ekonomi global.

Namun, beberapa Investor melihat dampak ekonomi jangka panjang sebagai tidak mungkin, mengingat pengalaman masa lalu dengan wabah virus.

"Semua ini sangat berlebihan," kata Stephen Massocca, wakil presiden senior di Wedbush Securities di San Francisco, melansir Antara, Selasa (28/1/2020).

“Tampaknya bagi saya orang China melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik untuk mengatasinya daripada dengan SARS dan apa yang akhirnya menyebabkan SARS? Apakah itu menyebabkan semacam bencana ekonomi -- tidak.”

Setelah wabah SARS ( Severe Acute Respiratory Syndrome) 2003, S&P menguat lebih dari 10 persen dari awal wabah hingga pengumuman upaya mengatasinya.

Saham yang terkait dengan perjalanan, termasuk maskapai penerbangan, kasino dan hotel, termasuk yang paling terpukul di Wall Street, sementara saham sektor terpapar pertumbuhan China, termasuk teknologi, material dan energi menekan pasar.

Laba perusahaan diperkirakan menunjukkan penurunan 0,5 persen untuk kuartal keempat, menurut data Refinitiv. Dari 87 perusahaan yang telah melaporkan pada Senin pagi (27/1/2020), tercatat 67,8 telah melampaui harapan, di bawah tingkat 74 persen pada kuartal empat terakhir.

baca juga:

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 453,93 poin atau 1,57 persen, menjadi berakhir pada 28.535,80 poin. Indeks S&P 500 turun 51,84 poin atau 1,57 persen, menjadi ditutup di 3.243,63 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 175,60 poin atau 1,89 persen, menjadi berakhir di 9.139,31 poin.

Dow dan S&P mengalami persentase penurunan satu hari terbesar sejak 2 Oktober, sedangkan penurunan Nasdaq adalah yang terbesar sejak 23 Agustus. Indikator rasa takut Wall Street, indeks Volatilitas CBOE mencapai 19,02, tertinggi sejak 10 Oktober.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan energi dan teknologi masing-masing turun 2,6 persen dan 2,29 persen, memimpin kerugian.

Saham-saham teknologi dan internet kelas berat yang telah mendukung reli baru-baru ini termasuk Apple Inc, Microsoft Corp, Alphabet Inc dan Amazon.com Inc, yang menyumbang sekitar 15 persen dari bobot S&P 500, kehilangan setidaknya 1,60 persen.

Saham-saham terkait perjalanan berada di bawah tekanan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap virus korona baru, dengan American Airlines jatuh 5,54 persen. Sementara United Airlines dan Delta Air Lines, masing-masing turun 5,21 persen dan 3,37 persen.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Industri Penerbangan Global Rugi Hingga Rp68 Triliun Karena Virus Corona

Image

Iptek

IBM Putuskan Mundur Sebagai Peserta Sekaligus Sponsor dalam Konferensi Keamanan RSA

Image

News

Wabah Corona

Kasus Covid-19 di Kapal Pesiar Capai 355 Pasien, Sejumlah Negara Mantap Evakuasi Warganya

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Update Virus Corona, Korban Tewas Tembus 1.669 Jiwa

Image

Iptek

Bertahap, Apple Mulai Buka Salah Satu Tokonya di Shanghai

Image

News

Wabah Corona

Pasien Virus Corona di Prancis Meninggal, Kematian Pertama di Luar Asia

Image

News

Mendagri Apresiasi Kekompakan Pemda Layani WNI Pascaobservasi di Natuna

Image

News

Sudah Pasti Sehat, Dinkes Jateng: WNI Pascaobservasi di Natuna Tak Perlu Perlakuan Khusus

Image

News

Menkes: Indonesia Siap Bantu China Atasi Virus Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

OJK Harapkan Status Blokir Rekening Efek Kasus Jiwasraya Rampung Akhir Februari

OJK mengharapkan status pemblokiran rekening efek karena diduga terkait kasus Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung selesai akhir bulan ini.

Image
Ekonomi

Berikut 5 Jenis Pekerjaan untuk Orang yang Suka Berimajinasi

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Tuntaskan Rehabilitasi dan Penataan Waduk Muara Nusa Dua Bali

Kementerian PUPR sejak tahun 2017 melakukan rehabilitasi dan penataan kawasan Waduk Muara Nusa Dua di Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Image
Ekonomi

Pemerintah Tak Jadi Cabut Subsisi Gas Elpiji 3Kg, Namun...

Pemerintah tidak mencabut subsidi Elpiji tabung 3 Kg, namun subsidi hanya diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Image
Ekonomi

Tahun Ini, Elon Musk Akan Menjadi Orang Paling Kaya di Dunia

CEO Tesla, Elon Musk, pada akhirnya akan menjadi orang paling kaya di dunia pada pertengahan tahun ini.

Image
Ekonomi

Industri Penerbangan Global Rugi Hingga Rp68 Triliun Karena Virus Corona

virus korona diprediksikan akan memotong pendapatan berbagai maskapai global hingga US$ 5 miliar pada kuartal pertama.

Image
Ekonomi

Indosat Beberkan Alasan Pecat 677 Karyawannya

Indosat Ooredo menjelaskan alasan pengurangan 677 karyawannya sebagai akibat dari kebijakan perseroan.

Image
Ekonomi

Telkom Mulai Dorong Modernisasi Infrastrukturnya ke Layanan 5G

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mendorong modernisasi jaringan telekomunikasi dengan teknologi 100 persen berbasis fiber optik

Image
Ekonomi

Industri Fesyen Perlu Gandeng UMKM Agar Bekembang Bersama

Industri fesyen perlu menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa berkembang bersama.

Image
Ekonomi

BTN Fokus Tingkatkan Kualitas Bisnis di 2020, Ini Strateginya

Langkah prioritas tersebut diambil untuk mengantisipasi berbagai tantangan ekonomi pada tahun tikus logam.

terpopuler

  1. Irfan Bachdim Ungkap Perbedaan Shin Tae-yong dengan Simon McMenemy

  2. Bertemu Saat Peresmian Stadion Manahan Solo, Ini yang Dibisikkan Purnomo ke Gibran

  3. Adu Baper 5 Keromantisan Dua Kapten Tampan dalam Serial Drama Korea

  4. Gerindra Usung Kadernya Sendiri di Pilgub Sumbar 2020

  5. Kota Suci Bagan Jadi Lokasi Syuting Film Porno, Rakyat Myanmar Geram!

  6. Preview: Mourinho Ingin Tottenham Kalahkan Aston Villa Sebagai Perayaan Hari Jadinya

  7. Lifter Remaja Indonesia Pecahkan Rekor di Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia

  8. Survei Indo Barometer: Anies Baswedan Gubernur DKI Paling Wanprestasi

  9. Roma Kembali Gagal Sabet Kemenangan Usai Takluk dari Atalanta

  10. Ditolak Inggris, Amerika Serikat Cari Dukungan Sekutu Eropa Lainnya.

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Image
Ahmad Irawan

Menanti Kehadiran Omnibus Law, Menyongsong Indonesia Maju

Image
Achsanul Qosasi

Membenahi Tradisi Ilmiah Perguruan Tinggi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Sosok

Image
News

Tutup Usia, 7 Fakta Penting Romo Gregorius Utomo Pr, Penggerak Pertanian dan Pedesaan Lestari

Image
News

10 Pesona Zita Anjani, Anak Ketum PAN Zulkifli Hasan yang Jadi Waketu DPRD DKI Jakarta

Image
Ekonomi

Pernah Punya Kantor Bocor, 5 Fakta Menarik Pendiri Female Daily Network Hanifa Ambadar