image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Sektor Peternakan Dituntut Lebih Berkelanjutan

Andi Syafriadi

Image

Sapi-sapi yang terdapat di kawasan Peternakan Sapi Perah Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (12/7/2019). Meski berstatus ibukota dengan padatnya penduduk serta bangunannya, di Jakarta terdapat peternakan sapi yang menghasilkan ribuan liter susu setiap harinya. Yaitu Peternakan Sapi Perah Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur yang menghasilkan susu sapi sebanyak 13 ribu liter setiap harinya, untuk memenuhi kebutuhan susu di Jabodetabek. Disana terdapat 33 peternak sapi perah yang menjadi satu-satunya sentra kawasan para peternak sapi perah di Jakarta. Harga susunya bervariasi mulai dari Rp9 ribu hingga Rp12 ribu. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menyatakan ke depan usaha sektor peternakan dituntut untuk lebih berkelanjutan (sustainability) sebagai salah satu upaya mendukung penyelamatan lingkungan.

Pengajar pada Fakultas Peternakan UGM Dr. Panjono IPM dalam seminar bertema “Dampak peternakan sapi bagi Lingkungan” di Jakarta, Senin, menyatakan, ada penilaian di Indonesia saat ini sektor peternakan, khususnya ternak ruminansia turut menyumbang terhadap pembentukan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), seperti halnya sektor transportasi.

"Namun sumbangan sektor peternakan di Indonesia terhadap emisi Gas Rumah Kaca belum terlalu besar jika dibandingkan dengan sektor transportasi. Meskipun demikian ke depan sektor peternakan harus berkelanjutan," katanya dalam seminar yang digelar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) bekerja sama dengan Northern Territory Cattlemen's Association (NTCA) dan Red Meat and Cattle Partnership Australia itu.

baca juga:

Dalam sebuah laporan berjudul Animal Agriculture’s Impact on Climate Change disebutkan, gas metana menyumbang 16 persen dari total efek Pemanasan Global. Potensi Pemanasan Global mencapai 28 hingga 36 kali lipat, yang berujung menghasilkan karbon dioksida.

Emisi Gas Rumah Kaca dari sektor peternakan sapi ikut menyumbang 65 persen. Dalam hal sapi, gas metana ikut meningkatkan efek rumah kaca. Ternak berkaki empat atau ruminansia (sapi, kambing, domba) menghasilkan gas metana yang keluar dari sendawa, kentut, dan kotoran hewan ternak.

Menurut laporan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) pada 2016 disebutkan bahwa ternak memberikan kontribusi sebesar 18 persen emisi Gas Rumah Kaca dunia.

Kepala Humas Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Pebi Purwosuseno mengatakan sektor peternakan muncul sebagai salah satu penyumbang bagi masalah lingkungan. Temuan ini mendorong setiap negara untuk memiliki kebijakan yang fokus pada masalah degradasi lahan, perubahan iklim dan polusi udara, kekurangan air dan polusinya, serta berkurangnya biodiversitas.

Memperhatikan permasalahan tersebut, menurut dia, perlu mempertimbangkan pula pentingnya peternakan bagi penghidupan masyarakat di tingkat lokal, nasional, maupun global, serta mengingat perannya dalam aspek sosial, ekonomi dan ketahanan pangan, maka kita harus secara jeli dan berhati-hati mengambil sikap terkait kondisi tersebut.

Terlebih, skala masalah akibat sektor peternakan di Indonesia mungkin tidak semasif permasalahan di negara-negara yang sektor peternakannya jauh lebih besar dan maju.

“Terwujudnya produk peternakan Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan, dan ini telah secara eksplisit diterapkan ke dalam startegi utama yang selalu mengedepankan konsep keberlanjutan dalam langkah-langkah operasionalnya," katanya.

CEO NTCA Ashley Manicaroos menyatakan, usaha peternakan sapi di Australia sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak perubahan iklim yang muncul dari sektor peternakan baik dengan teknologi maupun dari pemberian pakannya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Bicara di Forum Ekonomi Dunia, Greta Thunberg Desak Para Pemimpin Dunia Dengarkan Aktivis Muda

Image

Iptek

Sains

Krisis Dunia, Microsoft Bertekad Kurangi Setengah Karbon pada 2030

Image

News

Alumni UGM Tunggu Kebijakan Presiden untuk Dukung dan Support Regulasi Profesi Penilai

Image

News

Tifatul Sembiring: Kenapa UAS Terus Dilarang? Apakah Sikap Ini Dilatari Islamphobia?

Image

Ekonomi

Jonan Tegaskan Pentingnya Pengembangan Energi Ramah Lingkungan

Image

Ekonomi

Menteri Jonan Akui Sektor Kelistrikan Penyebab Utama Pemanasan Global

Image

Iptek

Bill Gates Danai Awan Kimia untuk Membantu Menghentikan Pemanasan Global

Image

Ekonomi

Dukung Pengembangan Energi Bersih, Ini 5 Strategi PLN Ke Depan

Image

Ekonomi

Kemenko Maritim-UNDP Teken Komitmen USD1 Juta Untuk Tangani Krisis Perubahan Iklim

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Luhut Klaim Berubahnya Status Negara Indonesia, Tak Akan Hilangkan Insentif Dagang AS

Bila Indonesia mendapat fasilitas GSP, nantinya bisa memangkas bea masuk impor.

Image
Ekonomi

Pertamina Minta Insentif Untuk Turunkan Harga Gas Industri

Melalui aset di hilir pun perusahaan ingin LMAN menghapus sewa aset kilang.

Image
Ekonomi

Lelang SBSN, Pemerintah Serap Dana Rp7 Triliun

Pemerintah menyerap dana Rp7 triliun dari lelang empat seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Image
Ekonomi

Tips Memilih Reksa Dana yang Aman Terhindar dari Gonjang-ganjing Pasar

Isu negatif seringkali menerpa industri reksa dana akhir-akhir ini. Beberapa kasus membuat cemas para investor.

Image
Ekonomi

BEI Akan Perbaiki Mekanisme Minimalisir Pergerakan 'Aneh' Saham

Bursa Efek Indonesia akan memperbaiki mekanisme pergerakan saham.

Image
Ekonomi

Imbas Corona, Pemerintah Diskon Tiket Penerbangan 30 Persen

Pemerintah akan memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat domestik sebesar 30 persen mulai Maret 2020.

Image
Ekonomi

Virus Corona Makin Parah, Rupiah Makin Lemah

Nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan Selasa (25/2/2020) melemah 0,09% atau 13 poin ke Rp13.883 per satu dollar AS di pasar spot.

Image
Ekonomi

Ada Kesamaan, Omnibus Law Bakal Berbenturan dengan RUU Minerba?

Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan menilai terdapat tabrakan dan kesamaan antara RUU Cipta Kerja dengan RUU Minerba.

Image
Ekonomi

DPR Minta Menteri KKP Agar Segera Perbaiki Polemik Regulasi Kelautan dan Perikanan

Hasil revisi aturan juga bakal diserahkan secara tertulis kepada Komisi IV DPR RI.

Image
Ekonomi

Sandiaga Uno Prihatin Banjir Jakarta Bikin UMKM Merugi

Mantan Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku prihatin dengan kejadian banjir pada hari ini yang bisa merugikan sektor UMKM.

terpopuler

  1. Kisah Para Malaikat Tak Bersayap Selamatkan Puluhan Siswa di Tragedi Susur Sungai Sempor

  2. 5 Fakta Vera Dijkmans, Putus Sekolah hingga Dilamar 50 Pria Setiap Hari

  3. Dinilai Langgar Hukum Internasional, Uni Eropa Tak Akan Akui Pemukiman Israel di Yerusalem Timur

  4. Doa yang Selalu Dibaca Rasulullah Saat Bulan Rajab Tiba

  5. Didakwa Bersalah dalam Kasus Penganiayaan, Nikita Mirzani Terancam Dua Tahun Penjara

  6. Suasana Tahlilan Hari Ke-7 Mendiang Ashraf Sinclair

  7. Jadi Tersangka, Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Dapat Bantuan Hukum

  8. Menkum HAM Tak Akan Gubris Panggilan Ombudsman RI Soal RUU Ciptaker

  9. Kisah Driver Taksi Online, Bawa Jenazah Tak Mau Dibayar Malah Berikan Uang Duka

  10. Hadiri Tahlilan Mendiang Ashraf Sinclair, Ini Kata Anang - Ashanty

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Tewas Saat Luncurkan Roket Buatannya, Ini 6 Fakta Menarik Penganut Bumi Datar Mike 'Mad' Hughes

Image
Ekonomi

7 Fakta Menarik Ryan Angkawijaya, Sukses Raup Omzet Rp250 Juta Per Bulan dari Arum Manis

Image
News

Masuk 30 Under 30 Forbes, 10 Pesona Cucu Luhut Pandjaitan Faye Simanjuntak