breaking news: Sekolah Adakan Susur Sungai Sempor, Sejumlah Siswa SMP N 1 Turi Hanyut

image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

BI: Dua Sektor Ini Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 2020

Siti Nurfaizah

Image

Suasana gedung yang menjulang di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (22/1/2020). Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan ekonomi Indonesia dapat tumbuh lebih tinggi 0,2 persen jika Ibu Kota Negara dipindahkan ke Kalimantan Timur. Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia berada stagnan di kisaran lima persen. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebutkan terdapat dua faktor sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 yaitu investasi non bangunan dan Ekspor yang diprediksikan akan mengalami kenaikan untuk tahun ini.

Perry mengatakan Bank Indonesia telah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi RI pada 2020 akan berada di kisaran 5,1 persen sampai 5,5 persen namun lebih mengarah di level 5,3 persen.

“Untuk 2020 kita di 5,1 persen sampai 5,5 persen tapi mungkin mengarah ke 5,3 persen terutama didorong oleh investasi khususnya non bangunan lalu Ekspor,” katanya di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (27/1/2020).

baca juga:

Perry menuturkan konsumsi rumah tangga tetap akan menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi RI 2020 namun bukan merupakan yang utama seperti pada 2019 karena beberapa momen istimewa telah terlewat.

“Tahun ini memang lebih rendah (konsumsi rumah tangga) karena Pemilunya hanya tahun lalu jadi pola pertumbuhan 2020 didorong oleh investasi non bangunan dan Ekspor,” ujarnya dilansir dari Antara.

Ia menyatakan investasi untuk tahun ini akan mengalami kenaikan yaitu antara 5,4 persen hingga 5,8 persen, begitu juga dengan Ekspor yang akan mengalami peningkatan di kisaran 2,3 persen sampai 2,7 persen.

Perry menjelaskan pertumbuhan Ekspor tersebut dilandasi oleh beberapa faktor seperti pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan meningkat pada 2020 di level 3,2 persen sehingga dapat menjadi faktor pendorong Ekspor.

“Pertumbuhan ekonomi dunia 2018 itu 3,6 persen, langsung anjlok di 2019 perkiraan kami 2,9 persen karena itu Ekspor kita turun. Tapi 2020 kami perkirakan pertumbuhan ekonomi dunia 3,2 persen sehingga bisa mendorong Ekspor kita,” jelasnya.

Faktor berikutnya adalah terkait volume perdagangan global yang akan membaik pada 2020 yaitu 0,3 persen setelah pada 2019 mengalami penurunan hingga -0,2 persen, padahal untuk 2018 mengalami peningkatan hingga 3,4 persen.

“Di bawah volume perdagangan dunia di 2018 3,4 persen dan 2019 perkiraan di bulan November turun atau -0,2 persen tapi 2020 akan membaik 0,3 persen,” ujarnya.

Selain itu, harga komoditas yang untuk 2020 akan diproyeksikan tumbuh sebesar 2,1 persen setelah mengalami negatif 3 persen pada 2019 turut menjadi faktor pendorong perbaikan Ekspor tanah air.

“Memang yang terbesar adalah palm oil yaitu sekitar 17 persen perkiraan kami, kemudian nikel kenaikannya kurang lebih sekitar 12 persen,” katanya.

Perry menuturkan meskipun harga komoditas lain akan mengalami penurunan namun tidak setajam pada 2019 sehingga masih tetap mampu mendorong pertumbuhan Ekspor pada 2020.

“Setidaknya ada perbaikan di harga komoditas jadi pertumbuhan yang lebih tinggi, harga komoditas lebih baik, dan volume perdagangan yang naik akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita dari sisi Ekspor,” katanya. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Habiburokhman: Pak Yudian BPIP Sukses Membuat Ane Bingung Apa itu Pancasila

Image

News

Tembok Penahan Tebing Rubuh Usai Gempa 4,9 SR di Garut

Image

Ekonomi

Lima UKM Cetak Transaksi Miliaran Rupiah di Biofach 2020 Jerman

Image

Ekonomi

Ekspor ke China Kecil, Bos Barata Klaim Virus Corona Tak Berpengaruh

Image

Ekonomi

Menteri Teten Inisiasi Terbentuknya Koperasi Slankers

Image

News

Spanduk Bergambar Habib Rizieq dan Habib Bahar Warnai Aksi 212

Image

Iptek

Dunia Games Hadirkan Gim Mobile Baru, Rise of Nowlin

Image

Gaya Hidup

Kombinasi Makanan yang Tak Baik untuk si Kecil

Image

Gaya Hidup

Pengusaha Kopi Rasakan Manfaat Pelatihan UMKM Bank Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Promosi Tepat hingga Siap Tampung Kritik! 7 Tips Jitu Bikin UKM Sukses Kelola Bisnis Kedai Kopi

Kedai kopi yang lebih sering mendengarkan berbagai saran dan kritik dari konsumennya cenderung dapat bertahan lebih lama.

Image
Ekonomi

Oxford Prediksi Virus Corona Bikin PDB Dunia Anjlok 1,3 Persen

Menurut laporan Pertumbuhan terbaru Oxford Economics, PDB China diperkirakan akan turun menjadi 5,4 persen.

Image
Ekonomi

Mendag Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan Pelaku Usaha India untuk Tingkatkan Perdagangan

Mendag Agus menekankan pentingnya berkolaborasi dengan pelaku usaha India dalam meningkatkan perdagangan antara Indonesia dan India.

Image
Ekonomi

Erick Tengah Kaji Pembentukan Kluster Industri Manufaktur

Ada tiga cara melakukan penyehatan perusahaan pelat merah yang akan masuk kedalam kluster.

Image
Ekonomi

Kasus Gagal Bayar Jiwasraya Tak Akan Pengaruhi Industri Asuransi

(AAJI) sebelumnya juga menyampaikan bahwa kasus tersebut tidak mewakili industri asuransi jiwa secara keseluruhan.

Image
Ekonomi

Kader Partai Jadi Komisaris BUMN, Erick Thohir: Sah Aja!

Pemilihan semua figur yang masuk dalam jajaran komisaris itupun pasti memiliki alasan dan latar belakang yang tidak menyalahi aturan.

Image
Ekonomi

Sehari Jelang Musda, Ketum BPP Gapensi Tiba di Bangka Belitung

Gapensi Bangka Belitung akan menggelar Musda V, Sabtu (22/2/2020)

Image
Ekonomi

Lima UKM Cetak Transaksi Miliaran Rupiah di Biofach 2020 Jerman

Lima UKM unggulan yang telah melalui proses kurasi dalam ajang Biofach yang merupakan jaringan trade show dunia untuk produk organik.

Image
Ekonomi

Ekspor ke China Kecil, Bos Barata Klaim Virus Corona Tak Berpengaruh

Hingga saat ini pangsa ekspor perseroan tidak banyak ke China.

Image
Ekonomi

Ada Virus Corona, Apa Kabar Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung?

Dirut KCIC Chandra Dwiputra menjelaskan dampak wabah virus corona terhadap progres pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

terpopuler

  1. Jawab Kritikan Megawati Soal Formula E, Pemprov DKI: Kalau Mau Terkenal Jangan Tanggung-tanggung

  2. Turki Ancam Lancarkan Operasi Militer ke Suriah, Rusia Tak Gentar

  3. Sejak Dilatih Shin Tae-yong, Asep Berlian Mengaku Rasakan Perbedaan

  4. Doa yang Diajarkan Rasulullah Agar Selamat dari Siksa Kubur

  5. Kapolres Jakarta Barat Lepas Kasat Narkoba ke Bondowoso

  6. Pertahanan Timnas Indonesia Sempat Kejutkan Pelatih Korsel

  7. Begini Lucunya Isi Chat Grup WA Menteri Jokowi saat Grogi Mau Tampil di Mata Najwa

  8. Dampak Corona, Bos BCA Yakin Banyak Perusahaan Lakukan 'Buffer Stock'

  9. Pemerintah Berdalih Salah Ketik Pasal 170 RUU Ciptaker, Benny: Sama dengan Alasan Menkumham Terkait Harun Masiku

  10. Gelaran Formula E di Monas Dikritik Megawati, Pemprov DKI: Kita Ingin Indonesia Terkenal Dunia Akhirat

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Dari Divisi Korporasi hingga Dirut BNI, 5 Fakta Perjalanan Karier Herry Sidharta

Image
News

Jadi Sorotan Karena Rangkap Jabatan Komut BRI, 6 Fakta Penting Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo

Image
News

Tampil Santai hingga Elegan, 10 Gaya Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat Bekerja