image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Surya Paloh: Jika Panja Jiwasraya Tak Efektif, Maka Bentuk Pansus!

Atikah Umiyani

Image

Ketua Umum Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Surya Paloh saat menghadiri peluncuran buku di gedung DPR, Nusantara, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (25/10/2018). Buku yang berjudul " Dari Wartawan ke Senayan " ini mengkisahkan bagaimana seorang Bambang Soesatyo saat menjadi wartawan hingga akhirnya menjadi ketua DPR. Hadir dalam peluncuran buku ini sejumlah tokoh seperti Surya Paloh, Chairul Tanjung dan lainnya. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh meminta agar DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) bila Panitia Kerja (Panja) yang dibentuk DPR tidak efektif untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya yang telah mengakibatkan negara mengalami kerugian triliunan rupiah.

"Saya rasa masalahnya ketika ada tindakan-tindakan yang sudah dilakukan, tingkat Panja itu, maka itu tidak ada salahnya," kata Surya Paloh dilansir dari Antara, Sabtu (25/1/2020).

Namun, bila ternyata kedepannya Panja yang sudah dibentuk DPR tidak efektif, maka sebaiknya memang perlu dibentuk Pansus karena Pansus memang akan memiliki efek yang lebih besar dalam penyelesaian kasus Jiwasraya ketimbang Panja.

"Kalau hasilnya berjalan di tempat dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, saya pikir tingkatkan dari Panja ke Pansus Jiwasraya," tegas Surya.

Surya Paloh pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengawal jalannya proses hukum kasus Jiwasraya.

"Kita buka mata kepala kita dan telinga kita. Kita ikutin itu. Kalau prosesnya memang tidak baik ya kita katakan kenapa tidak baik. Tetapi sekarang dengan bergeraknya, katakanlah Kejaksaan Agung yang sudah menetapkan tersangka, itu berarti kasus itu tidak berjalan di tempat," ujar Surya.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI Mukhtarudin mengungkapkan alasan Komisi VI DPR RI memilih untuk membentuk panitia kerja (Panja) ketimbang panitia khusus (Pansus) sebagai respons terhadap kasus skandal korupsi di PT Asuransi Jiwasraya, salah satunya karena ada skala prioritas yang mesti diselesaikan secara cepat.

"Pertama soal kerugian yang dialami para nasabah harus segera dibayarkan dan itu juga selaras dengan concern Presiden agar memberi perhatian penyelesaian soal nasabah," ujar Mukhtarudin lewat keterangannya di Jakarta, Jumat (24/1).

Di samping itu, lanjutnya, pertimbangan membentuk Panja ketimbang Pansus adalah karena kasus Jiwasraya sudah ditangani secara hukum oleh kejaksaan agung.

"Progresnya bagus, nanti Komisi III yang akan mengawasi penegakan hukumnya. Proses hukum sudah berjalan (ditangani Kejagung)," kata Mukhtarudin.

Ketiga, menurutnya, skenario-skenario penyelamatan dan penyelesaian masalah sedang berjalan dan dalam proses di pemerintah, yaitu Kementerian Negara BUMN dan Kementerian Keuangan.

"Ada keseriusan pemerintah dalam hal itu, jadi tidak perlu saya kira dibentuk Pansus, cukup Panja di masing-masing komisi terkait," ujarnya.

Alasan lain yaitu proses penyelesaian skandal Jiwasraya akan memakan waktu lama jika menggunakan Pansus, sedangkan Panja dinilai lebih sederhana dan cepat dalam proses pembahasan dan menentukan solusi yang cepat dan tepat.

"Kami yakin dengan Panja juga akan angkat semua persoalan di Jiwasraya. Panja juga akan mendorong penyehatan perseroan berkelanjutan sehingga ada solusi, dan lebih fleksibel kerjanya. Sekali lagi kenapa kami gunakan Panja, ya ini persoalan mesti cepat mendapat penanganan, ibaratnya seperti penanganan pasien di Intensif Care Unit (ICU)," pungkasnya.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

KPK Amankan Dokumen Penting di Kantor DPRD Tulungagung

Image

News

DPR Khawatir PP Bisa Cabut UU Lahirkan Rezim Otoriter

Image

News

Follow The Money Kasus Jiwasraya, Kejagung Blokir 212 SID

Image

News

DPRD Yakin Awal Maret DKI Jakarta Punya Wagub Baru

Image

Hiburan

Krisdayanti Bantah Kabar Keretakan Rumah Tangga

Image

Hiburan

Raul Lemos Tegaskan Tak Pernah Kunjungi dan Utus Orang ke PA Jakarta Selatan

Image

Ekonomi

Terpapar Corona, Ekspor Sawit Februari 2020 Turun 77,27 Persen

Image

Ekonomi

DPR Minta Mentan Syahrul Transparansi Data dari Kepemimpinan Periode Sebelumnya

Image

Hiburan

Sambangi Pengadilan Agama, Raul Lemos Akan Gugat Cerai Krisdayanti?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Alasan BUMN Minta Pertamina Bangun Kilang Senilai Rp800 Triliun

Saat ini Pertamina sedang membangun kilang minyak senilai 58 miliar dolar AS.

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Ingin Ada Inovasi Pengawasan Kelautan dan Perikanan

Pokmaswas adalah contoh pendekatan yang baik dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga laut.

Image
Ekonomi

IHSG Lesu Lagi Terserang Virus Corona

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Selasa (18/2/2020) melanjutkan pelemahannya.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Memproses Anak Buah Baru, Tugasnya Urus SDM di BUMN

Posisi SDM cukup vital dalam upaya membenahi BUMN ke depan.

Image
Ekonomi

Minyak Merangkak Tipis, Terangkat Potensi Penurunan Produksi

Minyak mentah berjangka Brent naik tipis 27 sen menjadi diperdagangkan di 57,59 dolar AS per barel.

Image
Ekonomi

IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan, Saham-saham Ini Dinilai Akan Cuan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini akan menguat.

Image
Ekonomi

Pasca 'Nyindir', Erick Minta Telkom Berburu Model Bisnis Tak Hanya Andalkan Infrastruktur

Masyarakat cenderung menghabiskan dananya lebih besar ke aplikasi yang infrastrukturnya dibangun oleh PT Telkom.

Image
Ekonomi

Pinjaman Online Ilegal 'Mangsa' Masyarakat Menengah Bawah

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyebut para perusahaan fintech ilegal menyasar konsumen kelas menengah ke bawah.

Image
Ekonomi

Marak Pinjol Ilegal, CIPS: Pemerintah Perlu Perkuat Sinergi Regulasi Pemerintah dan Perlindungan Konsumen

Pemerintah perlu terus memperkuat sinergi antara regulasi dengan perlindungan konsumen di industri fintech lending.

Image
Ekonomi

Ini Upaya BTN Turunkan NPL, Walau Dihadang Virus Corona

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, sudah menyiapkan langkah-langkah khusus untuk menurunkan NPL.

terpopuler

  1. Kisah Musa Samiri, Pencipta Patung Anak Sapi yang Membuat Kaum Bani Israil Sesat

  2. Kisah Inspiratif Suciati Saliman, Berawal dari Jualan Ayam Kampung hingga Sukses Membangun Masjid Menyerupai Nabawi

  3. Geng Motor Beraksi di Cempaka Putih, Pedagang Pecel Lele Tewas dengan Luka Tusukan

  4. Jasa Marga Dinilai Melanggar UU, Lantaran Banyak Jalan Tol Berlubang

  5. Jadi Sorotan, 6 Artis Bollywood Ini Disebut Berpenampilan Terbaik di Filmfare Awards 2020

  6. Khawatir Terinfeksi Virus Corona, Warga India Hingga Arab Saudi Nekat Lakukan Bunuh Diri

  7. Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

  8. Kandungan Penggalan Ayat "Allah Tidak Akan Mengubah Nasib Suatu Kaum Kecuali Mereka Sendiri yang Mengubahnya"

  9. Tengah Hamil Muda, Ini 10 Potret Baby Bump Vanessa Angel yang Memesona

  10. Washington jadi Kota Pertama yang Legalkan Pengomposan Manusia

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian

Image
News

Korea Hingga Kanada, 10 Potret Hangat Sekretaris Kabinet Pramono Anung Jamu Dubes dari Negara Sahabat

Image
News

10 Potret Putri Ketum PAN Zita Anjani dan Suami, Romantis di Berbagai Kesempatan