image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Minggu Depan, IHSG Bakal Menguat tapi Terbatad

Anggi Dwifiani

Image

Pengunjung saat berada di sekitar layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (23/10/2019) menguat 0,08% atau 11 poin ke Rp14.029. Menurut analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony menilai penguatan rupiah dipengaruhi oleh pelantikan menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Meskipun pada pekan ini pasar didominasi oleh virus Corona, pada pekan depan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat tetapi terbatas dengan kisaran 6218 - 6312. 

Hal ini diungkapkan oleh Direktur PT. Anugerah Mega Investama Hans Kwee. Menurutnya, ada sejumlah sentimen positif pada minggu depan.

"Pertama, laba korporasi masih akan menjadi sentiment pasar pekan depan," kata Hans melalui rilisnya, Jumat (24/1/2020).

baca juga:

Lebih dari 12% dari perusahaan S&P 500 di AS telah melaporkan keuangannya. Menurut data FactSet 70%, perusahan-perusahaan membukukan laba lebih baik dari perkiraan.

Diperkirakan ekspektasi keuntungan perusahaan menurun pada periode pelaporan kali ini. FactSet memperkirakan laba S&P 500 berpeluang turun 2% pada kuartal keempat secara  year-over-year.

Sedangkan sebagian analis memperkirakan laba emiten pada indeks S&P 500 berpeluang turun 0.8 % pada kuartal keempat.

"Meski begitu, analis memperkirakan terjadi kenaikan laba 5,8 persen pada kuartal pertama 2020," katanya.

Pada kuartal IV memang melebarnya perang dagang perlu mendapat perhatian pelaku pasar. Namun, adanya harapan pada penandatangan fase 1 antara China dan US pernyataan presiden AS Donald Trump.

Kedua, kata Hans, presiden Donald Trump dan Wakil Perdana Menteri China Liu He telah menandatangani perjanjian perdagangan "fase pertama", mengurangi ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia itu. Tetapi optimisme positif kesepakatan perang dangang China dan US mulai memudar di pasar.

Apalagi ditambah pernyataan dari Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, dimana Amerika akan mempertahankan tarif barang-barang China sampai kesepakatan tahap kedua berakhir menjadi sentiment negative pasar.

Laporan Bloomberg News sebelumnya mengatakan AS bisa mempertahankan tarif lebih dari USD300 miliar terhadap barang-barang import dari China sampai November 2020 atau sampai pilpres AS dilakukan.

"Ketiga, dari dalam negeri, kisruh pembubaran Reksadana terbukti masih menekan kinerja IHSG, dimana beberapa pekan terkhir ditengah optimisme penandatangan fase satu perang dagang AS China IHSG beberapa kali mengalami tekanan turun," katanya. 

Pada minggu ini, ketika indeks Dow AS membuat rekor kenaikan baru, IHSG masih tertekan akibat aksi jual Reksadana yang di bubarkan. Beberapa saham blue chip yang ada didalam list produk yang di buarkan telah mengalami tekanan jual.

Lebih dari 35 Reksadana yang NAB nya turun lebih dari 50% ketika melakukan rebalancing untuk mengembalikan dana nasabah juga pasti akan menekan Indeks kedepannya. Belum lagi pembekuan 800 rekening nasabah kami perkirakan akan menimbulkan sentiment negative di pasar. 

"Meski ada sentimen itu dan melihat pola IHSG uang turun hampir sepekan penuh membuka peluang IHSG rebound terbatas. Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas," pungkasnya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Virus Corona Mewabah, Misbakhun Minta Pejabat Tak Bikin Situasi Kian Parah

Image

Ekonomi

IHSG Masih Tak Bertenaga Karena Corona

Image

Ekonomi

Begini Janji OJK Terkait IHSG yang Makin Jeblok

Image

Ekonomi

IHSG Makin Ambyar, Terbebani Banyak Sentimen Tak Hanya Corona

Image

Ekonomi

IHSG Diproyeksi Masih Lemah, Waspada dan Pililah Saham-saham Ini

Image

Ekonomi

Investor Masih Panik dengan Corona, IHSG Makin Parah

Image

Ekonomi

IHSG Makin Lesu Akibat Terjangkit Virus Corona

Image

Ekonomi

IHSG Masih Akan Lesu, Incarlah Saham-saham Ini

Image

Ekonomi

IHSG Tambah Lesu Terserang Virus Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bank Sentral Isyaratkan Pangkas Suku Bunga, Dolar AS Kehilangan Tenaga

Bank sentral akan "bertindak sewajarnya" untuk mendukung ekonomi dalam menghadapi risiko yang ditimbulkan oleh wabah virus corona.

Image
Ekonomi

Corona Tekan Permintaan Energi, Minyak Kembali Merosot

Minyak mentah berjangka Brent paling aktif untuk pengiriman Mei turun 2,06 dolar AS.

Image
Ekonomi

Perbaiki Tata Niaga Nikel, Kementerian ESDM Akan Terbitkan Aturan HPM Akhir Maret

Pemerintah segera menerbitkan aturan yang melindungi penambang dengan menetapkan HPM sesuai biaya produksi dan harga acuan internasional.

Image
Ekonomi

Pasar Saham Terkapar, Emas Ikut Pudar

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Bursa Comex anjlok sebesar 75,80 dolar AS atau 4,6 persen.

Image
Ekonomi

Capai 70 Persen, Pertamina Target Tuntaskan Digitaliasi SPBU Pertengahan 2020

Pertamina terus mendorong pembayaran cashless melalui berbagai channel baik jalur debit perbankan maupun melalui aplikasi MyPertamina.

Image
Ekonomi

Virus Corona Beri Ancaman Resesi, Wall Street Melaju Bervariasi

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 357,28 poin atau 1,39 persen.

Image
Ekonomi

Investor Lebih Tertarik Tarif Listrik EBT Sesuai Harga Pasar

Pemerintah sedang merancang perpres terkait tarif pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan (ET).

Image
Ekonomi

BGR Logistics dan Krakatau Bandara Samudera Kerja Sama Pelabuhan dan Logistik

Dengan sistem digital yang dimiliki BGR Logistics nantinya dapat mendukung setiap kegiatan logistik di pelabuhan.

Image
Ekonomi

Pertamina Buka Peluang Kemitraan Bisnis Pertashop di Seluruh Indonesia

Pertamina membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis Pertashop kepada Pemerintahan Desa, Koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh In

Image
Ekonomi

Penutupan Pendaftaran Pinjaman Online Momentum Restrukturisasi Pasar

Kebijakan OJK untuk menutup pendaftaran perusahaan pinjol atau e-lending harus jadi momentum restrukturisasi pasar teknologi finansial.

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Harta Tak Habis hingga Jaminan Surga, Ini 5 Keutamaan Orang Dermawan Menurut Islam

  3. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  4. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  5. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  6. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  7. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  8. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  9. Presiden PKS: Umat Islam di India Harus Dihormati secara Layak

  10. Tidak Mau Tinggalkan Buah Hati, 7 Artis Ini Ajak Anak Ikut Umrah

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan