image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Di WEF Davos, Airlangga Bahas Peran Strategis Industri Kelapa Sawit dan Usulkan Mekanisme Carbon Credit

Siti Nurfaizah

Image

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto saat menjawab pertanyaan para wartawan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019). Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah tokoh untuk diminta menjadi menteri atau kepala lembaga yang akan membantunya menjalankan pemerintahan periode 2019-2024. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pertemuan yang mengusung topik Collective Action for Forest Positive Future dan diselenggarakan oleh organisasi Tropical Forest Alliance (TFA) menjadi pembuka kegiatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada hari terakhir rangkaian Pertemuan Tahunan World Economic Forum (WEF) Davos, Kamis 23 Januari 2020. 

Sesi ini bertujuan untuk mendorong terciptanya pemahaman yang sama terkait masa depan hutan tropis dunia.

“Sebagai produsen minyak kelapa Sawit terbesar, Indonesia memanfaatkan forum ini untuk memberikan penjelasan yang utuh mengenai penanganan komoditas kelapa Sawit serta menyampaikan berbagai program Pemerintah untuk mengatasi deforestasi,” terang Airlangga. 

baca juga:

Para peserta yang hadir, termasuk mantan Wapres AS Al Gore menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Pemerintah Indonesia yang telah berhasil menekan angka deforestasi secara signifikan selama beberapa tahun terakhir.

Pada kesempatan ini, Menko Airlangga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melihat industri Sawit secara holistik, termasuk dari aspek lingkungan, ekonomi, kontribusi terhadap pembangunan global, terutama untuk pencapaian SDGs, perspektif bisnis, serta kebijakan yang telah diambil Pemerintah Indonesia. 

“Indonesia merupakan produsen minyak Sawit utama dunia. Komoditas ini berkontribusi terhadap 3,5 persen PDB nasional. Dengan memanfaatkan tidak lebih dari 10 persen (sekitar 6 persen-7 persen) dari total global land bank for vegetable oil, Indonesia mampu menghasilkan 40 persen dari total minyak nabati dunia,” ujar Menko Perekonomian.

Selain itu, lanjutnya, sektor minyak Sawit nasional telah berkontribusi mengentaskan kemiskinan bagi 10 juta orang. Dengan kata lain, industri kelapa Sawit merupakan sektor strategis bagi perekonomian masyarakat yang perlu dikawal oleh Pemerintah. 

Menko Airlangga menyampaikan, Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengembangkan kebijakan yang mendorong domestic demand dari produk Sawit, antara lain melalui pengembangan B30 sebagai salah satu alternatif BBM untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar berbasis fosil. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan mengimplementasikan pembangunan rendah karbon.

“Indonesia juga sedang mengembangkan skema kredit karbon guna mendukung upaya pelestarian lingkungan," kata Menko Airlangga. 

Sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki luas perkebunan kelapa Sawit sekitar 14 juta hektar yang dapat menyerap sekitar 2,2 miliar ton karbon dioksida (CO2) dari udara setiap tahun. Menko Airlangga mengakui bahwa tantangan utama terletak pada upaya mengonversikan carbon footprint ke dalam suatu skema bisnis yang bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, Indonesia mengajak para peserta yang hadir, khususnya dari kalangan bisnis, untuk mulai berinvestasi di sektor karbon. 

Bagi Indonesia, investasi lingkungan, terutama menyangkut reforestasi, tidak harus dibatasi hanya dalam konteks replanting. Namun perlu diperluas hingga mencakup aspek monetization dari emisi karbon yang dapat diserap oleh perkebunan Sawit.

Oleh karenanya, Indonesia mengusulkan agar para stakeholders yang hadir bisa ikut memikirkan mekanisme/skema penerapan carbon credit yang tepat dalam merealisasikan potensi Indonesia sebagai the capital of carbon credit.

Terkait pencapaian SDGs, Menko Airlangga mengemukakan peranan minyak Sawit dalam mencapai target yang telah disepakati secara global, antara lain: sebagai sumber energi bersih dan terbarukan yang mendukung ketahanan energi nasional; penyediaan bahan makanan; penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan; serta pengurangan ketimpangan sosial dan ekonomi.

"Presiden Jokowi memiliki komitmen untuk peremajaan (replanting) sebanyak 500 ribu hektar kebun kelapa Sawit milik petani. Tujuannya adalah agar masyarakat yang bekerja di sektor ini bisa mendapatkan hasil yang optimal,” ujar Menko Perekonomian.

Pada sesi di siang hari, Menko Airlangga menjadi kontributor dalam Informal Gathering of World Economic Leaders (IGWEL) bertajuk “Finding Resilience in A Global Economy with New Rules”. Dalam kesempatan ini, Menko Perekonomian kembali menyampaikan strategi kebijakan Indonesia dalam menghadapi kondisi ketidakpastian global. 

Selanjutnya, Menko Airlangga menjabarkan agenda pembangunan Indonesia tahun 2020-2024 dengan target pertumbuhan ekonomi nasional rata-rata 6 persen. Disampaikan pula bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dicapai melalui sinergi antara upaya penguatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi dan birokrasi, transformasi ekonomi, serta kebijakan moneter dan fiskal yang solid.

Menko Perekonomian juga berkesempatan untuk mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura untuk membahas peningkatan kerja sama Indonesia dan Singapura, terutama di bidang e-commerce. Ia juga menerima kunjungan sejumlah pimpinan perusahaan, yakni dari General Atlantic, Astra Zeneca, Amazon Web Services, serta Temasek. []



Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Jepang Ingin Impor Limbah Sawit Indonesia Untuk Penuhi Produksi Listrik

Image

News

Komitmen PP AMPG Terhadap Kebesaran Partai Golkar dan Program Pemerintah

Image

News

Airlangga Minta AMPG Sosialisasikan Kinerja Pemerintah

Image

News

AMPG Siap Berkolaborasi Menangkan Golkar dan Kawal Program Pemerintah

Image

Ekonomi

Mendag Bahas Hambatan Perdagangan Guna Tingkatkan Ekspor ke India

Image

Ekonomi

Menko Airlangga: Daya Beli Kuat Penting untuk Jaga Perekonomian dari Dampak Virus Corona

Image

Gaya Hidup

Sisterhood Empowerment, Cara Cegah Sesama Perempuan Saling Menjatuhkan

Image

Gaya Hidup

Budaya dan Tekanan Sosial Hambat Kesetaraan Gender di Indonesia

Image

Ekonomi

Dukung Indonesia, Belanda Tak Mau Patuhi Larangan Sawit Uni Eropa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Rupiah Remuk Kena Gebuk Virus Corona Lagi

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan awal pekan (24/2/2020) melemah 0,68% atau 93 poin ke Rp13.858 per satu dollar AS di pasar spot

Image
Ekonomi

G20 Bersama-sama Pantau Ekonomi Global Akibat Wabah Virus Corona

Kepala keuangan 20 negara teratas di dunia berjanji memantau dampak wabah virus corona pada pertumbuhan global dan bertindak jika diperlukan

Image
Ekonomi

IHSG Makin Terpuruk Karena Corona dan Pertikaian AS-India

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan awal pekan (24/2/2020) melanjutkan pelemahan.

Image
Ekonomi

Menkop Teten Inisiasi Konglomerasi Koperasi Pondok Pesantren

Peta persaingan di luar khususnya dengan usaha besar sudah sangat ketat.

Image
Ekonomi

Jepang Ingin Impor Limbah Sawit Indonesia Untuk Penuhi Produksi Listrik

Image
Ekonomi

IHSG Diprediksi Masih Galau, Pilih Saham-saham Ini

IHSG hari ini akan bergerak mix cenderung menguat.

Image
Ekonomi

Kemenkop UKM Tuntut Lulusan Perguruan Tinggi Berkarya Kreatif dan Inovatif

Bangsa Indonesia sedang mengalami bonus demografi.

Image
Ekonomi

Lampaui Target, BTN Raih Potensi Kredit Baru Rp4,56 Triliun Dalam Gelaran IPEX ke-20

Ijin prinsip KPR/KPA yang sudah disetujui tersebut mayoritas mengalir ke segmen KPR/KPA Non Subsidi mencapai Rp 3,51 triliun.

Image
Ekonomi

Menhub Putuskan Pemulangan WNI di Diamond Princess Pada Selasa Lusa

Pemerintah telah menyiapkan rumah sakit terapung KRI dr Soeharso untuk memulangkan WNI.

Image
Ekonomi

DPR dan Bakornas LAPMI PB HMI Dorong Adanya Program Asuransi Pertanian

Petani dan usaha tani padi selalu berhadapan dengan tingginya risiko ketidakpastian dan kerugian usaha tani.

terpopuler

  1. Ditahan, Tersangka Penyebab Hanyutnya Siswa SMPN 1 Turi Diduga Gagal Paham Manajemen Risiko

  2. Kontroversi Ucapan Kehamilan di Kolam Renang, Komisioner KPAI: Saya Minta Maaf kepada Publik karena Berikan Statement yang Tidak Tepat

  3. Cek Ruang Radiologi RSCM, Terawan: Oh Ternyata Sudah Dikeringkan, Kita Sudah Panggil Para Vendor untuk Periksa

  4. Wilder: Petinju Terbaik telah Menang Malam Ini

  5. Sindir Anies Usai Jadi Korban Banjir, Yunarto: Makasih dan Silakan Lanjutkan Tiktoknya Pak, Ditunggu Kata-kata Ajaibnya untuk Menyurutkan Air

  6. Indo Barometer: Pilpres 2024, Suara Jokowi Lebih Banyak Pindah ke Prabowo Ketimbang Anies

  7. Tengku Zulkarnain: Sekelompok Pembesar Ribut Soal Formula E di Monas, Tapi Diam Soal Rampok Jiwasraya dan Asabri

  8. Dituding Rajin Keliling Indonesia untuk Persiapan Nyapres, Ini Penjelasan Ganjar Pranowo

  9. Anthony Ginting Berpeluang Naik ke Ranking Dua Dunia

  10. Survei Indo Barometer: Nama Jokowi Masih Dipilih untuk Jadi Capres 2024

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212