image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

LPS Pangkas Lagi Bunga Penjaminan 25 Bps, Ini Alasannya

Denny Iswanto

Image

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), memutuskan untuk menurunkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan Rupiah di Bank Umum dan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing turun sebesar 25 bps. Dan LPS juga mengambil kebijakan untuk mempertahankan tingkat bunga penjaminan untuk valuta asing di Bank Umum.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah, mengungkapkan rincian untuk tingkat bunga penjaminan simpanan di Bank Umum dalam Rupiah yaitu 6 persen dari semula 6,25 persen. Sementara, valuta asing 1,75 persen. Sedangkan, untuk simpanan Rupiah di BPR sebesar 8,75 persen dari semula 9 persen.

"Tingkat Bunga Penjaminan tersebut berlaku sejak tanggal 25 Januari 2020 sampai dengan 29 Mei 2020," kata saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

baca juga:

Dia menegaskan sesuai dengan peraturan LPS, bank wajib memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.

"Kami juga ingin menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan ketentuan tingkat penjaminan Suku Bunga simpanan. LPS juga meminta Perbankan memberi tahu ke nasabah," tambah Halim.

Kebijakan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan didasarkan pada beberapa pertimbangan antara lain, Suku Bunga simpanan Perbankan yang masih menunjukkan tren penurunan meski dengan laju yang lebih lambat pasca berakhirnya tren penurunan Suku Bunga kebijakan moneter di bulan Oktober 2019.

LPS mencatat, dari 62 bank yang dipantau sejak 23 Desember 2019 sampai 23 Januari 2020, tercatat Bank Umum mengalami penurunan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah sebesar 8 basis poin (bps) jadi 5,28 persen. Sementara untuk simpanan Valas naik 1 bps jadi 1,06 persen persen dalam periode 10 Desember 2019 sampai 22 Januari 2020.

"Pasca penurunan Suku Bunga kebijakan moneter domestik (BI 7DDR) sebesar 100 bps dan The Fed sebesar 75 bps sepanjang Juli-Oktober 2019, Suku Bunga simpanan Perbankan masih menunjukkan tren penurunan diawal tahun 2020 dengan laju yang lebih lambat," urai Halim.

Kemudian, kondisi dan prospek likuiditas Perbankan terpantau stabil dengan kecenderungan membaik sejalan dengan pertumbuhan simpanan yang lebih seimbang dengan laju ekspansi Kredit.

Dan Stabilitas sistem Keuangan (SSK) yang terjaga seiring membaiknya kinerja pasar Keuangan serta adanya sinyal positif dari faktor eksternal.

Federal Reserve memutuskan untuk memempertahankan Suku Bunga kebijakan di level 1,75-1,50 persen pada rapat FOMC akhir Desember. The Fed mengatakan tidak akan ada lagi pemangkasan bunga acuan pada sepanjang tahun 2020, mempertimbangkan kondisi ekonomi AS yang cukup positif.

"Di saat yang sama, BOJ dan ECB diperkirakan tidak akan memangkas Suku Bunga acuannya lebih dalam lagi yang kini telah berada pada zona negatif," ucap Halim.

Mempertimbangkan bahwa proses penyesuaian Suku Bunga simpanan Perbankan masih terus berlangsung, dan memperhatikan dinamika berbagai faktor ekonomi serta stabilitas sistem Keuangan yang akan mempengaruhi kondisi likuiditas ke depan, maka LPS akan terus melakukan pemantauan.

"Pemantauan terhadap perkembangan Suku Bunga simpanan Perbankan dan penyesuaian terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan," tutup Halim. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Menkop Dorong Koperasi Simpan Pinjam Terapkan Teknologi Setara Bank

Image

Iptek

Perang Siber

Cara Melindungi Diri dari Trojan Ginp

Image

Iptek

Leasing Minta Masyarakat Tak Salah Gunakan Putusan MK Jika Kredit Macet

Image

Iptek

Perang Siber

Waspada Trojan Ginp, Palsukan Pesan Masuk SMS untuk Curi Data Perbankan

Image

Ekonomi

Rupiah Lesu Dihantam Corona dan Sentimen Suku Bunga BI

Image

Ekonomi

DJP Wajibkan Penerima Tax Allowance Laporkan Realisasinya

Image

Ekonomi

Adira Bakal Siapkan Kredit Kendaraan Listrik

Image

Ekonomi

Adira Finance Catat Laba Bersih Rp2,1 Triliun Sepanjang 2019

Image

Ekonomi

Kasus Gagal Bayar Jiwasraya Tak Akan Pengaruhi Industri Asuransi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Rekrut SDM Bersama BUMN, Pertamina Pekerjakan 44 Orang Papua

Pertamina sangat berkepentingan untuk mendapatkan SDM yang memiliki kompetensi yang baik dari berbagai wilayah.

Image
Ekonomi

Oops! Kapal Ikan Asing Ilegal Tertangkap Lagi di Selat Malaka

KKP kembali menangkap kapal ikan asing ilegal dengan nama KM. PFKB 1870, yang beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan 571-Selat Malaka.

Image
Ekonomi

Perkuat Pemberantasan IUU Fishing, KKP Bakal Tingkatkan Kesejahteraan Awak Kapal Pengawas Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan meningkatkan kesejahteraan awak kapal pengawas perikanan.

Image
Ekonomi

Mendag Minta India Hapus Hambatan Ekspor Produk Sawit hingga Emas

Mendag membahas hambatan perdagangan terkait peraturan impor terbaru untuk produk minyak kelapa sawit, pinang, dan produk perhiasan.

Image
Ekonomi

Bank DKI Gelontorkan Rp400 Miliar ke BUMD untuk Kebutuhan Pangan

"Mereka membutuhkan tambahan permodalan untuk suplai kepada masyarakat."

Image
Ekonomi

Pemerintah Perlu Perkuat Basis Data UMKM Nasional

"Perlu miliki bank data untuk mengetahui jumlah dan memetakan UMKM di Indonesia."

Image
Ekonomi

Pelindo III Genjot Ekspor dengan Penyederhanaan Regulasi

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mendorong pertumbuhan ekspor untuk peningkatan ekonomi nasional dengan penyederhanaan aturan.

Image
Ekonomi

Menperin Yakin Optimalisasi Bahan Baku Lokal Bisa Dongkrak Kinerja Industri TPT

Fasilitas produksi viscose rayon PT Asia Pacific Rayon (APR) di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, mulai beroperasi.

Image
Ekonomi

BRI Gandeng Kemenkop Berupaya Ciptakan UMKM Kelas Dunia

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Bank BRI bersepakat menjalin kolaborasi program untuk menciptakan UMKM tangguh berdaya saing global.

Image
Ekonomi

AP I Targetkan Seluruh Bandara Berstandar Internasional pada 2021

AP I targetkan selutuh bandara yang dikelola dapat berstandar internasional pada 2021 mendatang.

terpopuler

  1. Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212

  2. Ini Dampak Usai Tukang Ojek Pangkalan Ditangkap di Terminal Kalideres

  3. Rustam: Kalau Tengku Mau Obyektif, Minta Lembaga Survei Ilmiah Secara Nasional, Baru Usul Anda Valid

  4. Ahok: Apabila Anda Temukan Praktik Ilegal Terkait Pertamina, Segera Lapor Via Whistle Blowing System

  5. Dai Cilik Asal Palestina: Anak-anak Palestina dan Indonesia yang Membedakan Hanyalah Tempatnya

  6. Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

  7. Ditemui Dengan Ojek Pangkalan yang Perasnya, Korban: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan

  8. Leasing Minta Masyarakat Tak Salah Gunakan Putusan MK Jika Kredit Macet

  9. Isi Lengkap Surat Juergen Klopp untuk Fan Cilik MU yang Minta Liverpool Mengalah, Ajarkan Terima Kenyataan

  10. Singgung Aksi 212, Saidiman: Teriak Basmi Korupsi, tapi Nyuruh Ahok Mundur

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212