image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Hasil Penelitian: Banyak Bank Sentral Dunia Akan Keluarkan Mata Uang Digital

Anggi Dwifiani

Image

Mata uang virtual Bitcoin ditempatkan pada uang kertas Dollar, di samping keyboard komputer, terlihat pada gambar ilustrasi ini, 6 November 2017. | REUTERS

AKURAT.CO Banyak bank Sentral yang kemungkinan akan mengeluarkan Mata Uang Digital mereka sendiri dalam beberapa tahun mendatang, penelitian oleh Bank for International Settlements (BIS) menunjukkan pada Kamis (23/1/2020), karena minat pada Teknologi memanas.

Sekitar 20 persen dari 66 bank Sentral yang disurvei oleh BIS mengatakan mereka kemungkinan akan mengeluarkan Mata Uang Digital dalam enam tahun ke depan, naik dari sekitar 10 persen tahun sebelumnya. Satu dari 10 mengatakan mereka akan melakukannya dalam tiga tahun ke depan.

Secara keseluruhan, 80 persen bank Sentral mengatakan mereka melihat Teknologi tersebut, naik dari tujuh, dari 10 yang disurvei tahun lalu.

Ketika upaya Facebook untuk meluncurkan Mata Uang kripto Libra-nya memicu debat mengenai siapa yang akan mengendalikan uang di masa depan, negara-negara besar telah meningkatkan kecepatan mereka dalam melihat mata bank Sentral Mata Uang Digital (CBDC).

CBDC adalah uang tradisional, tetapi dalam bentuk Digital, dikeluarkan dan diatur oleh bank Sentral negara. Sebaliknya, Mata Uang kripto seperti bitcoin diproduksi dengan memecahkan teka-teki matematika yang rumit, dan diatur oleh komunitas daring yang berbeda alih-alih lembaga yang terpusat.

Lima bank Sentral, termasuk di Jepang, Inggris dan zona euro, mengatakan pada Selasa (21/1/2020) mereka bergabung untuk melihat kasus penerbitan CBDC. Tantangan yang ditimbulkan oleh Libra kemungkinan telah menggerakkan langkah tersebut, seorang mantan eksekutif bank Sentral Jepang (BOJ) mengatakan kepada Reuters.

Sebelum Facebook meluncurkan Libra pada Juni, bank-bank Sentral telah optimis tentang Mata Uang kripto, sebagian besar karena pasar mereka yang relatif kecil dan penggunaan yang terbatas oleh publik.

Tetapi prospek pengguna Facebook yang mendekati 2,5 miliar menggunakan Libra, yang akan diluncurkan tahun ini, telah memicu kekhawatiran tentang dampak Mata Uang kripto yang banyak digunakan dan dikelola secara pribadi terhadap kontrol negara atas kebijakan moneter.

Namun, BIS menemukan bahwa hanya sekitar 10 persen - semuanya dari ekonomi pasar berkembang - telah mengembangkan proyek percontohan atau mulai melihat pertanyaan operasional atau hukum seputar CBDC, yang menunjukkan bahwa Teknologi tersebut masih jauh dari implementasi.

"Tidak ada bukti gerakan luas atau umum untuk memperluas penelitian ini menjadi eksperimen dan pilot percontohan," katanya.

Dari bank Sentral yang disurvei oleh BIS, sekitar sepertiga berasal dari negara maju dan sisanya dari pasar negara berkembang.

Mereka yang berasal dari negara berkembang cenderung memiliki motivasi yang lebih kuat untuk mengeluarkan CBDC yang dapat bertindak sebagai pengganti atau pelengkap uang kertas, kata BIS, sebagian karena kekhawatiran atas efisiensi dan keamanan pembayaran menggunakan uang tunai tradisional.

Bank Sentral Hong Kong dan Thailand mengatakan pada Rabu (22/1/2020) mereka telah bergerak lebih dekat untuk menggunakan CBDC untuk pembayaran lintas batas lebih efisien. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

PDIB Sebut Tidak Mungkin Wanita Bisa Hamil Saat Berenang di Kolam

Image

Ekonomi

Menhub Pastikan Kereta Cepat Akan Sampai Surabaya

Image

Ekonomi

Begini 3 Kunci Strategi Jeff Bezos, Mampu Produktif Jalankan Bisnis

Image

Iptek

Bukan Cuma MWC, Konferensi Teknologi Ini Juga Terdampak Corona

Image

Iptek

Hadapi Industri 4.0, Generasi Muda Diminta Lebih Adaptif Teknologi

Image

Iptek

Layanan Kesehatan dan Pendidikan Paling Butuhkan Teknlologi AI

Image

Ekonomi

Menkop Dorong Koperasi Simpan Pinjam Terapkan Teknologi Setara Bank

Image

Gaya Hidup

Diracik dengan Biskuit Karamel, Kopi Kangen Hadirkan Minuman Terbaru

Image

Gaya Hidup

Memasuki Era Modern, Pengusaha Kopi Harus Melek Digital

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Jepang Ingin Impor Limbah Sawit Indonesia Untuk Penuhi Produksi Listrik

Image
Ekonomi

IHSG Diprediksi Masih Galau, Pilih Saham-saham Ini

IHSG hari ini akan bergerak mix cenderung menguat.

Image
Ekonomi

Kemenkop UKM Tuntut Lulusan Perguruan Tinggi Berkarya Kreatif dan Inovatif

Bangsa Indonesia sedang mengalami bonus demografi.

Image
Ekonomi

Lampaui Target, BTN Raih Potensi Kredit Baru Rp4,56 Triliun Dalam Gelaran IPEX ke-20

Ijin prinsip KPR/KPA yang sudah disetujui tersebut mayoritas mengalir ke segmen KPR/KPA Non Subsidi mencapai Rp 3,51 triliun.

Image
Ekonomi

Menhub Putuskan Pemulangan WNI di Diamond Princess Pada Selasa Lusa

Pemerintah telah menyiapkan rumah sakit terapung KRI dr Soeharso untuk memulangkan WNI.

Image
Ekonomi

DPR dan Bakornas LAPMI PB HMI Dorong Adanya Program Asuransi Pertanian

Petani dan usaha tani padi selalu berhadapan dengan tingginya risiko ketidakpastian dan kerugian usaha tani.

Image
Ekonomi

Omnibus Law Potensi Hilangkan Cuti Haid dan Menikah?

Di dalam RUU Cipta Kerja tidak disebutkan secara spesifik mengenai cuti seperti di haid dan menikah.

Image
Ekonomi

Sriwijaya Air Buka Rute Baru Jakarta-Malang Per 1 Maret 2020

Malang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia.

Image
Ekonomi

Izinkan 30 Kapal Cantrang Beroperasi di Natuna, Kebijakan Menteri Edhy Semakin Mundur?

KKP seharusnya lebih memprioritaskan penguatan kapasitas 7.066 keluarga nelayan di Natuna.

Image
Ekonomi

Ingin Usaha Tapi Modal Minim? Bisnis Ini Patut Dijajal!

Banyak dari kita berpikir, jika untuk memulai bisnis maka memerlukan modal dari kantong sendiri.

terpopuler

  1. Ditahan, Tersangka Penyebab Hanyutnya Siswa SMPN 1 Turi Diduga Gagal Paham Manajemen Risiko

  2. Polisi Cari Alamat Pemilik Akun Instagram @pedulijakarta

  3. Unggah Foto Rumahnya yang Baru Pertama Kali Banjir, Yunarto Wijaya Ngadu ke Anies Baswedan

  4. Sonic The Hedgehog Catat Sejarah Sebagai Film Video Games dengan Opening Terbesar

  5. Kontroversi Ucapan Kehamilan di Kolam Renang, Komisioner KPAI: Saya Minta Maaf kepada Publik karena Berikan Statement yang Tidak Tepat

  6. Polsek Metro Menteng Bidik Satu Akun sebagai Tersangka Kasus Rekayasa Keributan di kawasan Sarinah

  7. Cek Ruang Radiologi RSCM, Terawan: Oh Ternyata Sudah Dikeringkan, Kita Sudah Panggil Para Vendor untuk Periksa

  8. Wilder: Petinju Terbaik telah Menang Malam Ini

  9. Sindir Anies Usai Jadi Korban Banjir, Yunarto: Makasih dan Silakan Lanjutkan Tiktoknya Pak, Ditunggu Kata-kata Ajaibnya untuk Menyurutkan Air

  10. Indo Barometer: Pilpres 2024, Suara Jokowi Lebih Banyak Pindah ke Prabowo Ketimbang Anies

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212