image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Rupiah Lesu Terkena Imbas Obligasi AS dan Wabah Corona

Anggi Dwifiani

Image

Petugas teller bank Mandiri KCP Jakarta saat menunjukan uang dolar di salah satu kantor cabang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Posisi rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat di level RP 14.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/1/2019) yang bergerak di angka Rp 14.225. Penguatan nilai tukar rupiah imbas dari faktor global dan domestik. Faktor global yaitu melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utama. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) sempat menyebut penguatan rupiah imbas aliran masuk dana asing seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah pada 3 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan Jumat (24/1/2020) melemah 0,04% atau 5 poin ke Rp13.635 per satu dollar AS di pasar spot. Untuk pasar Bank Indonesia (BI), rupiah lesu 0,04% atau 6 poin ke Rp13.632.

Pelemahan ini, menurut Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, dipicu oleh wait and see perkembangan Virus Corona. Selain itu, rendahnya imbal hasil obligasi AS mendorong penguatan rupiah.

"Meredanya kekhawatiran terhadap dampak corona virus masih menjadi pendorong penguatan. Tapi pasar masih mewaspadai wabah ini kalau-kalau wabah ini meluas," kata Ariston kepada Akurat.co.

baca juga:

Selain itu, tambahnya, tingkat imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun, yang masih di level rendah juga membantu penguatan terhadap dollar AS. Saat ini yield berada di kisaran 1.74% setelah kemarin berhasil menyentuh kisaran 1.71%, level terendah sejak 5 Des 2019.

Ariston memprediksi rupiah dapat menguat seiring penguatan mata uang Asia tenggara lainnya pagi ini terhadap dollar AS. 

"USDIDR berpotensi bergerak di kisaran 13600-13670 hari ini," tambahnya.

Direktur riset Centre of Reform on the Economics (Core) Piter Abdullah Redjalam pun menilai pelemahan rupiah memang dipicu oleh Virus Corona dan rendahnya imbal hasil obligasi AS. Tak hanya itu, jelang weekend ini, pasar wait and see perkembangan yang ada.

"Isu global masih diwarnai oleh Virus Corona dan menurunnya imbal hasil surat berharga AS," kata Piter kepada Akurat.co.

Sementara, kata Piter, di domestik pasar juga merespon kebijakan BI yang mempertahankan Suku Bunga

"Secara keseluruhan sentimen pasar masih cukup positif untuk mendorong penguatan rupiah. Kalau rupiah bergerak melemah saya kira sifatnya temporer karena pasar wait and see, ambil nafas dulu menjelang weekend," tutupnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Bank Sentral Isyaratkan Pangkas Suku Bunga, Dolar AS Kehilangan Tenaga

Image

Iptek

Wabah Corona

Game Developers Conference 2020 Ditunda Akibat Corona

Image

News

Keberangkatan Umroh Ditunda, Politisi: Mohon Sabar Demi Kebaikan Bersama, Apalagi Dalam Beribadah, Kita Senantiasa Dituntut Kesabaran

Image

Ekonomi

Virus Corona Beri Ancaman Resesi, Wall Street Melaju Bervariasi

Image

News

Belajar dari Sikap Orang-orang Cina Hadapi Corona, Rustam: Andaikan Kita Punya Tekad Seperti Ini, Bukannya Saling Membully

Image

Olahraga

Inter Milan 2-1 Ludogorets

Conte Merasa Aneh Inter Lakoni Laga Tanpa Penonton

Image

Olahraga

Wabah Corona

Pemain Serie C Jadi Pesepakbola Pertama yang Terkena Corona

Image

Ekonomi

Virus Corona Mewabah, Misbakhun Minta Pejabat Tak Bikin Situasi Kian Parah

Image

Hiburan

Ada yang Sampai Rp2,2 Miliar, 10 Selebriti Korea Ini Berdonasi untuk Tangani Virus Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bank Sentral Isyaratkan Pangkas Suku Bunga, Dolar AS Kehilangan Tenaga

Bank sentral akan "bertindak sewajarnya" untuk mendukung ekonomi dalam menghadapi risiko yang ditimbulkan oleh wabah virus corona.

Image
Ekonomi

Corona Tekan Permintaan Energi, Minyak Kembali Merosot

Minyak mentah berjangka Brent paling aktif untuk pengiriman Mei turun 2,06 dolar AS.

Image
Ekonomi

Perbaiki Tata Niaga Nikel, Kementerian ESDM Akan Terbitkan Aturan HPM Akhir Maret

Pemerintah segera menerbitkan aturan yang melindungi penambang dengan menetapkan HPM sesuai biaya produksi dan harga acuan internasional.

Image
Ekonomi

Pasar Saham Terkapar, Emas Ikut Pudar

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Bursa Comex anjlok sebesar 75,80 dolar AS atau 4,6 persen.

Image
Ekonomi

Capai 70 Persen, Pertamina Target Tuntaskan Digitaliasi SPBU Pertengahan 2020

Pertamina terus mendorong pembayaran cashless melalui berbagai channel baik jalur debit perbankan maupun melalui aplikasi MyPertamina.

Image
Ekonomi

Virus Corona Beri Ancaman Resesi, Wall Street Melaju Bervariasi

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 357,28 poin atau 1,39 persen.

Image
Ekonomi

Investor Lebih Tertarik Tarif Listrik EBT Sesuai Harga Pasar

Pemerintah sedang merancang perpres terkait tarif pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan (ET).

Image
Ekonomi

BGR Logistics dan Krakatau Bandara Samudera Kerja Sama Pelabuhan dan Logistik

Dengan sistem digital yang dimiliki BGR Logistics nantinya dapat mendukung setiap kegiatan logistik di pelabuhan.

Image
Ekonomi

Pertamina Buka Peluang Kemitraan Bisnis Pertashop di Seluruh Indonesia

Pertamina membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis Pertashop kepada Pemerintahan Desa, Koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh In

Image
Ekonomi

Penutupan Pendaftaran Pinjaman Online Momentum Restrukturisasi Pasar

Kebijakan OJK untuk menutup pendaftaran perusahaan pinjol atau e-lending harus jadi momentum restrukturisasi pasar teknologi finansial.

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Harta Tak Habis hingga Jaminan Surga, Ini 5 Keutamaan Orang Dermawan Menurut Islam

  3. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  4. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  5. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  6. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  7. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  8. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  9. Tidak Mau Tinggalkan Buah Hati, 7 Artis Ini Ajak Anak Ikut Umrah

  10. Presiden PKS: Umat Islam di India Harus Dihormati secara Layak

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan