image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Panik Virus Corona China, Harga Emas Turut Tergerus

Prabawati Sriningrum

Image

Petugas menunjukan logam mulia emas batangan, di gerai Butik Emas Aneka Tambang (Antam), di Jakarta, Jumat (28/6/2019). Setelah sempat turun dalam dua hari terakhir, hari ini Jumat (28/6) mengalami kenaikan Rp4.000 dengan harga jual Rp711.000 per gram. Meskipun harga emas semakin melejit, tidak menyurutkan warga untuk berinvestasi emas. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO emas turun sedikit pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena sentimen risiko pulih dan dolar menguat setelah kekhawatiran atas Virus China berkurang.

Tetapi ekspektasi kebijakan moneter dovish dari bank sentral global membatasi kerugian emas dan mempertahankan harga di atas 1.550 Dolar AS per ounce.

Harga spot emas turun 0,1 persen menjadi 1.556,67 Dolar AS per ounce pada pukul 1.41 sore waktu setempat (18.41 GMT). Sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup turun 0,1 persen atau 1,2 Dolar AS menjadi 1.556,7 Dolar AS per ounce.

Investor sebenarnya menjual kelebihan posisi, dan itu menjaga harga tetap terbatas," kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

"Di sisi lain, kami juga melihat aliran minat (emas) yang stabil, dan pasar saat ini sedang kuat karena modal terlihat melindungi diri dari suku bunga riil negatif di seluruh dunia," seperti diberitakan Antara.

Investor akan mengawasi rapat kebijakan pertama Bank Sentral Eropa (ECB) tahun ini pada Kamis waktu setempat, sementara pertemuan pertama Federal Reserve AS dijadwalkan pada 28-29 Januari.

baca juga:

Kedua bank diperkirakan akan dovish.

Indeks dolar telah naik sekitar 1,2 persen sejak awal tahun ini.

Pada 2020, "logam mulia tetap menjadi cerita yang terkait dengan kebijakan moneter yang longgar secara global dan kelemahan Dolar AS yang luas," kata analis UBS dalam sebuah catatan.

"Terlepas dari suku bunga riil AS yang rendah dan dolar yang lebih lemah, emas akan mendapat manfaat dari lonjakan tiba-tiba dalam volatilitas pasar karena dinamika siklus akhir dan kebisingan geopolitik yang sedang berlangsung, terutama ketika kita mendekati pemilihan presiden AS 2020," kata UBS, memperkirakan emas akan naik menjadi 1.600 Dolar AS tahun ini.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi potensi kerugian memegang logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil dan membebani Dolar AS.

"Kekhawatiran tumbuh bahwa kita akan melihat kembalinya penghindaran risiko begitu Fed memberi sinyal neraca tidak akan lagi tumbuh pada kecepatan 60 miliar Dolar AS per bulan atau jika kita melihat pembicaraan fase dua (perdagangan AS-China) terhenti,” kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, dalam sebuah catatan.

Tanggapan China dan pembaruan cepat tentang virus korona baru telah meningkatkan optimisme bahwa penyebarannya akan terkendali, membantu pasar saham dunia pulih.

Kekhawatiran wabah itu bisa melanda aktivitas ekonomi menjelang perayaan Tahun Baru Imlek di China telah membuat ekuitas turun dari rekor tertinggi pada Selasa (21/1/2020).

Di pasar spot perak naik 0,2 persen menjadi 17,81 Dolar AS per ounce dan platinum naik 1,4 persen pada 1.013,37 Dolar AS per ounce.

Sementara di pasar berjangka, perak untuk penyerahan Maret naik dua sen atau 0,11 persen, menjadi ditutup pada 17,828 Dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan April bertambah 13,8 dolar atau 1,37 persen, menjadi menetap di 1.021,3 dolar per ounce.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Tembus Rp800 Ribu Per Gram! Ini 7 Fakta Menarik Emas Antam

Image

Ekonomi

Emas Kinclong, Terdorong Permintaan Melonjak

Image

News

Komisi III Sepakat Akan Kembali Bahas RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan

Image

News

Mahfud MD: Intoleransi Hambat Indonesia Emas 2045

Image

News

Protes Tambang Emas Tumpang Pitu, Warga Kayuh Sepeda 300 Kilometer ke Surabaya Supaya Khofifah Bertindak

Image

Ekonomi

Investor Buru Aset Safe Haven Logam, Emas Makin Cemerlang

Image

Ekonomi

Jembatan Emas dan Paxel Beri Akses Permodalan Untuk UMKM

Image

Ekonomi

Berkat Transformasi Digital, Nasabah Pegadaian 2019 Tembus 13,86 Juta Jiwa

Image

Ekonomi

Pegadaian Targetkan Jumlah Nasabah Naik 2,2 Juta di 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Virus Corona Diprediksi Mulai Menghampiri Ekonomi RI Maret 2020

Covid-19 berdampak pada ekonomi Indonesia salah satunya melalui penerimaan negara dari sektor impor yang menurun.

Image
Ekonomi

Menkop Teten Klaim Hadirnya Omnibus Law Mampu Permudah Pendirian Koperasi

Selama ini KUMKM cenderung tak berkembang karena menghindari menjadi usaha formal dengan alasan kerumitan administrasi serta perpajakan.

Image
Ekonomi

Jubir Erick Bareng 100 BUMN Kunjungi Rumah Kreatif di Sleman

Keberadaan Rumah Kreatif Sleman menjadi bukti nyata bahwa UMKM Sleman benar-benar di dukung oleh Disperindag Sleman.

Image
Ekonomi

Ganti Status Jadi Negara Maju, Kadin Sarankan Pemerintah Perkuat Lobi Perdagangan

Beberapa negara yang semula ada di daftar negara berkembang seperti China, Brazil, India kini juga naik kelas jadi negara maju.

Image
Ekonomi

Dongkrak Pertumbuhan, Industri Furnitur Targetkan Generasi Milenial

Tingkat belanja konsumen di Indonesia mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir.

Image
Ekonomi

Tembus Rp800 Ribu Per Gram! Ini 7 Fakta Menarik Emas Antam

Emas Antam dengan kadar kemurnian 99,9 persen atau nyaris murni telah diakui oleh LBMA (London Bullied Market Association).

Image
Ekonomi

Legislator Apresiasi Langkah Erick Rekrut Putra-Putri Papua ke BUMN

Terdapat 522 putra-putri Papua dan Papua Barat yang direkrut untuk berkiprah di 38 BUMN berbagai sektor.

Image
Ekonomi

Bappenas Luncurkan Platform P4G untuk Percepatan SDG's, Apa Itu?

Dalam rangka mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG's) dan Kesepakatan Iklim Paris, platform kemitraan P4G resmi diluncurkan.

Image
Ekonomi

Menkop Teten Tegaskan Koperasi Jangan Dijadikan Kedok Pencucian Uang

Nama koperasi harus dijaga, lantaran koperasi merupakan konsep ideal dalam sistem ekonomi kerakyatan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Bakal Gelar Roadshow di 18 Kota, Sosialisasikan Omnibus Law

Seluruh pelaksanaan roadshow akan bergantung dari proses yang berjalan di DPR RI.

terpopuler

  1. Ditahan, Tersangka Penyebab Hanyutnya Siswa SMPN 1 Turi Diduga Gagal Paham Manajemen Risiko

  2. Polisi Cari Alamat Pemilik Akun Instagram @pedulijakarta

  3. Unggah Foto Rumahnya yang Baru Pertama Kali Banjir, Yunarto Wijaya Ngadu ke Anies Baswedan

  4. Kontroversi Ucapan Kehamilan di Kolam Renang, Komisioner KPAI: Saya Minta Maaf kepada Publik karena Berikan Statement yang Tidak Tepat

  5. Tengku Zulkarnain: Sekelompok Pembesar Ribut Soal Formula E di Monas, Tapi Diam Soal Rampok Jiwasraya dan Asabri

  6. Dituding Rajin Keliling Indonesia untuk Persiapan Nyapres, Ini Penjelasan Ganjar Pranowo

  7. Indo Barometer: Pilpres 2024, Suara Jokowi Lebih Banyak Pindah ke Prabowo Ketimbang Anies

  8. Cek Ruang Radiologi RSCM, Terawan: Oh Ternyata Sudah Dikeringkan, Kita Sudah Panggil Para Vendor untuk Periksa

  9. Sindir Anies Usai Jadi Korban Banjir, Yunarto: Makasih dan Silakan Lanjutkan Tiktoknya Pak, Ditunggu Kata-kata Ajaibnya untuk Menyurutkan Air

  10. Anthony Ginting Berpeluang Naik ke Ranking Dua Dunia

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Pernah Jadi Dosen hingga Tenaga Ahli MPR, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty

Image
News

5 Fakta Menarik Faye Simanjuntak, Cucu Luhut Binsar Pandjaitan yang Masuk 30 Under 30 Majalah Forbes 2020

Image
News

5 Fakta Penting Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Daftar Capres Unggulan 2024-2029