Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mentan Syahrul Dorong Bantuan Pangan ke Afrika dan Pasifik

Andi Syafriadi

Mentan Syahrul Dorong Bantuan Pangan ke Afrika dan Pasifik

Menteri Pertanian RI mendorong organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) di bawah naungan PBB untuk aktif membantu negara mitra di Afrika dan Pasifik yang masih terbelakang dalam ketahanan pangan. | DOK. KEMENTAN

AKURAT.CO Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) di bawah naungan PBB untuk aktif membantu negara mitra di Afrika dan Pasifik yang masih terbelakang dalam ketahanan pangan.

"Indonesia selama ini telah banyak membantu negara-negara mitra di Afrika, " tutur Syahrul Yasin Limpo saat bertemu dengan Deputy Director General FAO Laurent Thomas (21/1/2020) di kantor pusat FAO, Roma, Italia dalam keterangan resminya yang diterima Akurat.co.

Adapun dengan membangun training center di Gambia dan Tanzania, lalu membuat proyek percontohan pengembangan kacang kedelai di Madagaskar dan padi di Sudan. Indonesia juga mengirim bantuan traktor tangan untuk beberapa negara pasifik seperti Fiji dan Vanuatu. 

baca juga:

"Indonesia memiliki banyak tenaga ahli dalam berbagai bidang yang siap untuk bekerjasama dengan FAO dalam membantu negara-negara mitra di Afrika dan Pasifik," imbuh Syahrul. 

Dalam pertemuan itu, Syahrul Yasin Limpo bicara delapan poin penting sebagai posisi pertanian Indonesia. Pertama, Indonesia mendorong kerjasama lebih erat dengan FAO sebagai organisasi pangan internasional, sebagai salah satu produsen sumber pangan terbesar di dunia untuk memenuhi pangan nasional dan dunia. 

Mentan juga mengajak FAO dalam mengembangkan Agriculture War Room (AWR) di Indonesia yang berfungsi sebagai pusat kontrol monitoring dan evaluasi mobilisasi sumber daya pertanian. Mentan mengundang seluruh technical team FAO untuk membantu Indonesia. 

Dirinya ingin memastikan validitas data yang lebih kuat dan pencapaian produksi yang lebih efektif, efisien, dan berstandar internasional yang pada implementasinya dikawal secara intensif melalui Kostratani yang baru saja dibentuk. 

FAO diharapkan dapat berperan dalam menyeimbangkan situasi pasar produk pertanian yang cenderung diskriminatif, dan merugikan negara berkembang selaku produsen. Negara-negara importir yang pada umumnya negara maju, menerapkan standar-standar yang seringkali menyulitkan dan menekan daya tawar negara eksportir, dalam hal ini khususnya kelapa sawit bagi indonesia. 

Mentan mendukung hand-in-hand initiative yang menjadi program DG FAO yang baru, yang fokus pada program kemitraan antara negara maju dan berkembang untuk dapat maju bersama dalam berbagai aspek rantai nilai usaha pertanian.

Indonesia juga mengajak FAO untuk bersama-sama membantu negara-negara ketiga yang membutuhkan bantuan teknis, khususnya penguatan kapasitas melalui pusat-pusat pelatihan yang telah dibangun Indonesia di beberapa negara Afrika, seperti Tanzania dan Gambia.

Deputy Director General FAO Laurent Thomas, mengatakan FAO sangat terkesan dengan inisiatif Mentan dalam pengembangan AWR. Inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan program FAO. 

Tim FAO menyampaikan secara singkat data management system yg ada di FAO seperti AMIS, pemanfaatan GIS, early warning system, dan pemanfaatan teknologi artificial intelligent lainnya. FAO berkomitmen penuh untuk mendukung indonesia dalam pengembangan AWR dan program digitalisasi pertanian modern di indonesia.

Dalam pertemuan itu, Menteri Pertanian juga mendapatkan kesempatan untuk meninjau berbagai fasilitas data management system yang dimiliki oleh FAO. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Dengan Asuransi, Petani di Pohuwato Tidak Akan Rugi Meski Lahan Banjir

Image

News

FOTO Pemerintah Kota Bandung Tutup Jalan Protokol Dalam Rangka AKB Diperketat

Image

News

Peluncuran One CGIAR Disambut Baik Sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Pangan

Image

News

Poktan Kabupaten Bima Semangat Mengikuti PLEK IPDMIP

Image

Ekonomi

PBB Ungkap 176 Juta Orang Bisa Jatuh Miskin Akibat COVID-19

Image

Ekonomi

Di Pertemuan G20, Mentan Tekankan Pentingnya Sektor Pertanian Selama Pandemi

Image

Ekonomi

Petani Diminta Manfaatkan Asuransi Pertanian Untuk Antisipasi Gagal Panen

Image

News

Kementan Kebut Pembangunan Lahan Food Estate di Pulang Pisau

Image

News

Bakal Dikunjungi Jokowi, Kapolres Pulang Pisau Dampingi Mentan Tinjau Lokasi Penanaman Padi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ini Perbandingan Plus Minus Antara Beli Tanah atau Rumah

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini ada beberapa perbandingan beli tanah atau rumah.

Image
Ekonomi

Seknas KPA: Omnibus Law Belum Disahkan Saja Perampasan Tanah Begitu Marak!

Seknas KPA) mengingatkan, jika Omnibus Law disahkan, maka perampasan tanah milik rakyat akan semakin marak.

Image
Ekonomi

Wow! Ini Total Kekayaan Jessica Nigri Setelah 11 Tahun Berkiprah Jadi Cosplayer

Untuk itu simak fakta kekayaan Jessica Nigri berikut ini.

Image
Ekonomi

Miris, COVID-19 Buat UMKM Terhajar Paling Parah Dalam Sejarah

Pandemi COVID-19 membuat sektor UMKM justru terkena dampak paling parah dalam sejarah, lantaran banyak yang gulung tikar

Image
Ekonomi

Duh, 4 Zodiak Ini Paling Boros di Bulan September!

Karakter seseorang bisa diketahui dari zodiak, termasuk mencari tahu zodiak yang paling boros di bulan September

Image
Ekonomi

Jadi 'Monster' Bagi Industri Properti, DPR Didesak Revisi UU Kepailitan

Pemerintah dan DPR RI didesak revisi UU Kepailitan dan PKPU lantaran mampu melindungi industri properti termasuk konsumen dan developer

Image
Ekonomi

KSPN Danau Toba Ditata sebagai Destinasi Wisata Unggulan

Kementerian PUPR terus melakukan pembangunan infrastruktur pada KSPN Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan.

Image
Ekonomi

Waskita Karya Klaim RS COVID-19 di Pulau Galang Aman Dari Puting Beliung

Waskita Karya memastikan RS COVID- 19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau aman dari terjangan angin puting beliung

Image
Ekonomi

Menilik Aksi Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Fasilitas Kesehatan Penanganan COVID-19

Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah melakukan peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan baik tempat tidur ICU maupun ruang isolasi

Image
Ekonomi

Viral Curhatan Soal Bayaran Orang Asia Lebih Rendah dari Bule, Warganet: Banyak yang Cuma Modal Google

Dalam utas, disebutkan rate jasa USD 80 (Rp1,1 juta) untuk orang luar negeri terutama Eropa dan AS dan USD 25 (Rp360 ribu) untuk orang Asia.

terpopuler

  1. WHO Prediksi Kehidupan Kembali Normal seperti Sebelum COVID-19 di Tahun 2022

  2. Beli Celana Dalam Dinar Candy Rp50 Juta, Bobby Stuntrider Langsung Pamer

  3. Beda Kota Beda Penyebutannya, Ini Lho Nama Lain Odading dari Berbagai Daerah

  4. Khotbah Tentang Yahudi, Imam Masjidil Haram Mekkah Tuai Kontroversi

  5. Pernah Putus karena Beda Agama, Deretan Cowok yang Sempat Dekat dengan Febby Rastanty

  6. Ilmuwan China Klaim COVID-19 Buatan Manusia, Fadli Zon: Menarik untuk Dikaji Mendalam

  7. Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!

  8. Perkantoran di DKI Ramai-ramai Langgar PSBB Anies Baswedan

  9. Jadi Lokasi Mutilasi Rinaldi, Aparteman Pasar Baru Mansion Sewakan Kamar Lewat Aplikasi RedDoorz

  10. Babe Haikal: Kita Semua Harus Terima Kasih kepada Pak Ahok

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi

Image
News

5 Fakta Karier Alwi Shahab, Wartawan dan Sejarawan yang Kini Tutup Usia