image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Dulunya Bermarkas di AS, Ini 5 Fakta Menarik Saudi Aramco, Perusahaan Minyak Terbesar di Dunia

Tomyzul Habib

Image

Saudi Aramco adalah perusahaan minyak terbesar sekaligus paling profit di dunia | The New York Times

AKURAT.CO, Saudi Aramco adalah salah satu Perusahaan Minyak terbesar di dunia yang tidak hanya menjadi salah satu sumber pendapatan negara Arab Saudi tetapi juga sumber pendapatan kerajaan Saudi. Bahkan, setelah melantai di Bursa Saham beberapa waktu lalu, valuasi perusahan ini mencapai USD 2 triliun atau sekitar Rp27,3 kuadriliun.

Dilansir dari berbagai sumber oleh AKURAT.CO, ini 5 fakta unik tentang Saudi Aramco.

1. Didirikan oleh Chevron

baca juga:

Dikutip dari Britannica, Saudi Aramco didirikan oleh Standard Oil Co. of California (Chevron) pada tahun 1933. Perusahaan yang dulunya bernama Arabian American Oil ini didirikan atas konsesi dari Arab Saudi. Setelah konsesi didapat, barulah pada tahun 1938 beberapa Perusahaan Minyak dari Amerika Serikat lainnya berbondong-bondong untuk bergabung.

2. Penemu ladang minyak lepas pantai pertama di Timur Tengah

Saudi Aramco memecahkan rekor dalam eksplorsi minyak mentah lepas pantai. Seperti diberitakan oleh Forbes, Saudi Aramco adalah penemu ladang minyak lepas pantai pertama di Timur Tengah sekaligus pemilik ladang minyak lepas pantai terbesar di dunia. Produksi minyak mentah tersebut dimulai pada tahun 1957 dan sekarang ladang minyak tersebut dapat menghasilkan 1,5 juta barel per harinya.

3. Perusahaan paling untung di dunia

Saudi Aramco mengalahkan berbagai perusahaan di dunia dalam hal profit atau keuntungan, bahkan mengalahkan dua perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Apple dan Facebook. Valuasi pasarnya bahkan mencapai Rp27,3 kuadriliun. Pada kuartal ketiga 2019 lalu, profit yang didapat oleh Aramco sebesar Rp1,5 kuadriliun. Hal tersebut disebabkan oleh mudahnya administrasi yang disyaratkan oleh Arab Saudi bagi perusahaan yang ingin memproduksi minyak di Arab Saudi, di mana sebagian besar dikuasai Aramco.

4. Dulunya bermarkas di New York

Sejak didirikan pada tahun 1933 hingga tahun 1951, kantor utama dari Saudi Aramco berada di New York, Amerika Serikat. Namun, pada tahun 1952, pemerintah Arab Saudi melalui Raja Abdul Azis berhasil mengakuisisi aset Aramco sehingga memindahkan markasnya ke Dharan, Arab Saudi. Hal tersebut juga menegaskan bahwa Saudi Aramco adalah perusahaan milik pemerintah sekaligus kerajaan Saudi yang sekarang dipimpin oleh Pangeran Mohammed Bin Salman.

5. Biaya produksi minyak mentah terendah di dunia

Aramco adalah satu-satunya Perusahaan Minyak yang menawarkan biaya rata-rata produksi minyak mentah per barel sebesar Rp40 ribu. Bahkan, di tahun 2018, harga rata-rata produksinya lebih murah Rp38 ribu daripada berbagai pesaingnya, seperti Shell, Exxon, Total, hingga Chevron. Hal tersebut menjadikan Perusahaan Minyak terbesar di dunia ini sebagai Perusahaan Minyak yang menawarkan harga produksi terendah per barelnya.

Meski menjadi perusahaan yang memiliki profit tertinggi di dunia, orang-orang yang ada di posisi manajemennya memiliki pendapatan yang lebih kecil dari para manajemen di bidang perusahaan yang sama, bahkan selisihnya bisa sampai 50 persen.[]

Editor: Nafilah

berita terkait

Image

News

Pasangan Lesbian Arab Saudi Kabur ke Inggris demi Hindari Hukuman Mati

Image

News

Manfaatkan Haji untuk Menangkan Pemilu, Rencana Netanyahu Ditolak Muslim Israel

Image

News

Menag Optimis Arab Saudi Tambah Kuota Haji untuk Indonesia

Image

Ekonomi

Arcandra Tahar Sebut Pasokan Minyak Mintah RI Tak Terlalu Bergantung Timur Tengah

Image

News

Wabah Corona

Khawatir Terinfeksi Virus Corona, Warga India Hingga Arab Saudi Nekat Lakukan Bunuh Diri

Image

News

Menlu Saudi Sebut Tak Ada Rencana Pertemuan MBS dan Netanyahu

Image

News

Arab Rayakan Hari Valentine, Begini Sindiran Ruhut Kepada yang Menolak Merayakannya

Image

News

Bukan Perayaan Haram, Media Arab Saudi Sediakan Panduan Valentine Lengkap untuk Warganya

Image

News

Mau Traveling Setelah Umrah? Ini 6 Destinasi Wisata Populer di Jeddah dan Makkah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Investor Pasar Modal Sultra Naik 70 Persen

Pertumbuhan jumlah investor di beberapa daerah di Sultra, yakni di Kota Kendari sebanyak 1.616 investor.

Image
Ekonomi

Menhub Klaim Corona Tak Ganggu Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Semua pengerjaan proyek berjalan sesuai dengan rencana dan target sehingga target selesai akhir 2021 optimistis tercapai.

Image
Ekonomi

IHSG Bakal Galau Seminggu, Masih Karena Corona

Pasar keuangan dunia nampaknya akan membaik, ketika ditemukan perlambatan penyebaran virus sebagai tanda awal teratasinya wabah corona.

Image
Ekonomi

KAI Pastikan Jalur Kereta Api Aman Selama Curah Hujan Tinggi

Jalur selatan Pulau Jawa merupakan yang paling rawan dan sering mengalami banjir dan tanah longsor.

Image
Ekonomi

Corona Merajalela, Cahaya Bahari Klaim Justru Siap Ekspansi Ekspor

Sebagai negara maritim terbesar di Asia Tenggara, potensi perikanan Indonesia sangat besar.

Image
Ekonomi

IHSG Menanjak Tipis di Tengah Serangan Corona

Tekanan pasar juga terjadi karena ada kekawatiran penyebaran virus corona di luar China.

Image
Ekonomi

Antisipasi Banjir, Intip Rekayasa Pola Operasi KRL di Sejumlah Wilayah Jakarta

PT Kereta Commuter Indonesia pun memohon maaf atas kendala perjalanan yang terjadi di sejumlah lintas pelayanan KRL pada pagi hari ini.

Image
Ekonomi

4 Hal Ini Harus Disiapkan, Jika Ingin Terjun Ke Agribisnis

Pertanian zaman kini lahan bisa dari media tanah, polibag ataupun hidroponik.

Image
Ekonomi

Rekrut SDM Bersama BUMN, Pertamina Pekerjakan 44 Orang Papua

Pertamina sangat berkepentingan untuk mendapatkan SDM yang memiliki kompetensi yang baik dari berbagai wilayah.

Image
Ekonomi

Oops! Kapal Ikan Asing Ilegal Tertangkap Lagi di Selat Malaka

KKP kembali menangkap kapal ikan asing ilegal dengan nama KM. PFKB 1870, yang beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan 571-Selat Malaka.

terpopuler

  1. Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212

  2. Ini Dampak Usai Tukang Ojek Pangkalan Ditangkap di Terminal Kalideres

  3. Rustam: Kalau Tengku Mau Obyektif, Minta Lembaga Survei Ilmiah Secara Nasional, Baru Usul Anda Valid

  4. Dai Cilik Asal Palestina: Anak-anak Palestina dan Indonesia yang Membedakan Hanyalah Tempatnya

  5. Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

  6. Ditemui Dengan Ojek Pangkalan yang Perasnya, Korban: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan

  7. Singgung Aksi 212, Saidiman: Teriak Basmi Korupsi, tapi Nyuruh Ahok Mundur

  8. Leasing Minta Masyarakat Tak Salah Gunakan Putusan MK Jika Kredit Macet

  9. Yudian Janji Tidak Lagi Buat Pernyataan Kontroversial, HNW Mendukung

  10. Isi Lengkap Surat Juergen Klopp untuk Fan Cilik MU yang Minta Liverpool Mengalah, Ajarkan Terima Kenyataan

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212